MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 22 Januari 2019 13:17
Guru Honorer Jadi Korban Peralihan Kewenangan
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Peralihan kewenangan Sekolah Menengah Atas (SMA) ke provinsi rupanya juga membawa dampak tak mengenakan bagi guru honorer di daerah. Penghasilan mereka ternyata juga ikut menurun saat dikelola provinsi.

Keluhan ini diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanbu, Hasanuddin dalam pertemuan dengan Komisi IV DPRD Kalsel. Dia mengaku sangat prihatin karena para pengajar di Tanbu juga kerap menyampaikan hal ini ke DPRD setempat.

“Kami melihat secara pribadi ini sangat menyedihkan,” ujar Hasanuddin usai pertemuan, kemarin (21/1) siang.

Sebelumnya, sebut Hasan, setiap bulannya guru honorer di Tanbu mendapat penghasilan sebesar Rp1.850.000. nilai itu terbilang cukup untuk menghidupi keluarga.

Tapi pasca perpindahan kewenangan ke provinsi, mereka hidup dibawah bayang-bayang serba kekurangan, karena dari provinsi hanya dibayar Rp1 juta setiap bulannya.

Berkaca dengan keresahan ini, DPRD Tanbu mendesak DPRD Kalsel mempertimbangkan untuk meminta pemprov menaikkan honor guru non PNS.

Kenapa Pemprov Kalsel tak berani meniru kebijakan Pemprov Kalteng yang memberikan gaji guru honorer sebesar Rp2,5 juta, padahal APBD Kalsel lebih besar dibanding provinsi tetangga.

“Gaji guru honorer kalah dibanding penghasilan buruh harian,” tandasnya.

Anggota komisi IV DPRD Kalsel, Harianto mengatakan pemprov Kalsel sebenarnya berkomitmen memprioritaskan kesejahteraan guru honorer.

Namun hal ini dilakukan bertahap mengingat kemampuan keuangan daerah. Buktinya mulai tahun ini, Pemprov Kalsel menambah insentif guru non PNS sebesar 50 persen.

“Akan terus kita perjuangan agar penghasilan mereka sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP),” ujarnya.

Senada dengan Harianto, Kepala Dinas Pendidikan Kalsel, Muhammad Yusuf Efendi mengatakan bahwa honor guru non PNS sebenarnya sudah ditambah. “Sekarang naik Rp1,5 juta,” katanya.

Bahkan tambah Yusuf, nilai yang diterima guru non PNS itu bisa lebih meningkat jika ditambah dengan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda).

“Itu tergantung dengan jumlah jam mengajar masing-masing guru,” tambahnya. (gmp/ay/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 08:31

Tarik Menarik Posisi Bupati: Wacana Koalisi PDIP-Nasdem di Kotabaru

KOTABARU – Politik di Saijaan makin dinamis. Para tokoh politik…

Sabtu, 24 Agustus 2019 08:29

Berangkat Haji Sendiri, Nini Kayuh Meninggal di Pesawat

RANTAU - Duka mendalam diterima keluarga Noorjannah dan keluarga Kayuh…

Sabtu, 24 Agustus 2019 08:25

Pengesahan Raperda Retribusi Minuman Beralkohol Ditunda, Ibnu Hindari Polemik

BANJARMASIN - DPRD Banjarmasin menggelar rapat paripurna, kemarin (23/8) sore.…

Sabtu, 24 Agustus 2019 08:21

Belum Dilantik, Anggota DPRD Sudah Minta Laptop

BANJARMASIN - Anggota DPRD Banjarmasin periode 2019-2024 baru akan dilantik…

Sabtu, 24 Agustus 2019 08:16

Pedagang Pasar Beras Belum Tahu Akan Dipindah ke Mana, Penyiringan Muara Kelayan Terancam Molor

BANJARMASIN – Rencana pembangunan Siring Muara Kelayan sepanjang 400 meter…

Sabtu, 24 Agustus 2019 07:59

Dana Cadangan Pilkada Kalsel, Siap

BANJARMASIN - Dana cadangan pelaksanaan Pilkada 2020 di Kalsel sebesar…

Sabtu, 24 Agustus 2019 07:42

Pembangunan SMA di Landasan Ulin: Lahan harus Tersedia Tahun 2019

BANJARBARU - Sempat jadi polemik. Pelajar SMP/sederajat di Kecamatan Landasan…

Sabtu, 24 Agustus 2019 07:19
Pemkab Tanah Bumbu

Wabup Hadiri Pencanangan ZI Karang Bintang

BATULICIN - Wabup Tanbu H Ready Kambo menghadiri Pencanangan Pembangunan…

Sabtu, 24 Agustus 2019 07:17
Pemkab Tanah Bumbu

Pererat Silaturahmi Penyuluh Pertanian

BATULICIN - Dinas Pertanian menggelar berbagai lomba dalam rangka memperingati…

Sabtu, 24 Agustus 2019 07:14
Pemkab Tanah Bumbu

Sekda Hadiri haul KH Zakaria

BATULICIN - Sekda Tanah Bumbu H Rooswandi Salem menghadiri Haul…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*