MANAGED BY:
MINGGU
22 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 13 Maret 2016 09:15
Banjir Datang, Padi jadi Membusuk
RUSAK: Tanaman padi milik warga yang lebih dulu dipanen sebelum rusak akibat terendam air

PROKAL.CO, style="text-align: justify;">MARTAPURA –  Memasuki musim penghujan membuat petani menjerit. Akibat curah hujan yang tinggi, banyak padi warga yang terendam dan sebagian besar belum sempat memanen. Namun, petani masih berharap air kembali surut dan tidak merendam lahan persawahan seperti yang terjadi saat ini.

    Seperti yang dialami warga Pingaran, Salasiah, yang mengalami kerugian karena permukaan sungai yang meninggi membuat padi yang sudah ditanamnya membusuk dan mati. Padahal padi tersebut sudah berumur sekitar satu bulan. “Air merendam batang padi selama beberapa hari sehingga membusuk dan mati. Semoga kondisi seperti ini cepat berlalu dan kami dapat kembali menanam padi,” ujarnya.

    Menurutnya, busuknya padi di sawah dialami banyak petani lainnya, terutama yang memiliki lahan di dataran rendah.  “Bulan lalu cuaca sudah panas, kami kira tidak ada hujan lebat dan terus menerus seperti sekarang ini.  Makanya diputuskan untuk menanam, ternyata cuaca berubah dan curah hujan bertambah tinggi sampai merendam lahan persawahan,” katanya.

    Tidak hanya di kawasan Pingaran, Kecamatan Astambul, di kawasan Pematang Baru, Kecamatan Martapura Timur, juga sudah mulai mengalami hal yang sama. Di desa tersebut air sudah mulai menggenangi kawasan pertanian warga.

    Hanya saja, lahan pertanian di desa itu sebagian sudah siap panen karena sudah ditanam lebih dulu. Mengetahui hal tersebut banyak petani yang langsung memanen padinya menghindari kerugian yang lebih besar jika tidak dipanen.

    Warga Desa Pematang Baru, Iman, mengungkapkan padinya yang sudah siap panen langsung dipanen. Ia khawatir mengalami gagal panen karena air bisa merusak tanaman padinya. Karena pada tahun sebelumnya lahan pertanian mereka gagal akibat kekeringan yang melanda.
“ini dipanen agar jangan sampai rugi dua kali. Hasil panen tahun ini lumayan banyak dari yang diperkirakan,” katanya. (ins)

 

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 21 September 2019 12:01

Ketika Aturan Kampus UIN 'Bikin Sakit’ Mahasiswi Bercadar

Suara Sherly Novita terdengar berat. Baru tiga bulan memakai penutup…

Sabtu, 21 September 2019 11:54

Surat Tak Kunjung Digubris, Lubang Jalan ini Ditanami Pohon Pisang

BARABAI - Habis sudah kesabaran warga RT 6, Jalan Surapati…

Sabtu, 21 September 2019 11:47

Politisi Cantik Partai Golkar Resmi Lamar PDIP

BANJARMASIN - Isyarat koalisi antara Golkar dan PDI Perjuangan menguat.…

Sabtu, 21 September 2019 11:40

Nadjmi-Jaya Harap Berjodoh dengan PDIP, Halim Lamar PKS

BANJARBARU – Duet petahana di kota Idaman; Nadjmi Adhani dan…

Sabtu, 21 September 2019 11:38

Hari Terakhir, 4 Kandidat Daftar ke PDIP Banjar

MARTAPURA – Meski hanya memiliki 2 dari 45 kursi DPRD…

Sabtu, 21 September 2019 11:36

Siapa Pendamping Paman Birin? Golkar Buka Pendaftaran Cawagub Kalsel

BANJARMASIN - DPD Golkar Kalsel sudah memastikan Sahbirin Noor untuk…

Sabtu, 21 September 2019 11:29

Riam Kanan Surut, Sisa Satu Turbin Beroperasi, Nafsu Makan juga Ikan Ikut Turun

MARTAPURA - Panasnya cuaca dan minimnya curah hujan dalam beberapa…

Sabtu, 21 September 2019 11:25

Alhamdulillah, 7 Daerah di Banua Dapat Cipratan Hujan Ringan

BANJARBARU - Setelah beberapa bulan dirundung cuaca panas dan kekeringan,…

Sabtu, 21 September 2019 11:05

Masih Banyak PR, Ibnu Sina Tetap Optimis Sambut Pemindahan Ibu Kota

BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina optimis melihat pemindahan…

Sabtu, 21 September 2019 10:47

Jumat Berkah Bersama Polsek Banteng

BANJARMASIN - Polsekta Banjarmasin Tengah memberikan bantuan kepada korban kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*