MANAGED BY:
MINGGU
22 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 31 Januari 2019 12:38
Mahasiswa Galang Aliansi untuk Gusti

Kasus Skorsing Mahasiswa UIN Antasari

MULAI BERGEJOLAK: Gerbang kampus UIN Antasari di Jalan Ahmad Yani kilometer 4,5 dipotret kemarin (30/1). Aliansi mahasiswa dari berbagai fakultas menuntut audiensi kepada rektorat untuk membela rekan mereka yang dikenai skorsing.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Nasib Gusti Muhammad Thoriq Nugraha memicu aksi solidaritas. Sejumlah mahasiswa dari berbagai fakultas membentuk aliansi demi membela Gusti. Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari yang diskorsing kuliah selama dua semester.

Namanya AMUBA. Singkatan dari Aliansi Mahasiswa UIN Banjarmasin Bersatu. Aliansi telah melayangkan surat permohonan audiensi ke rektorat. Di depan dekan dan rektor, aliansi menuntut kesempatan untuk membela Gusti.

Gusti adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Kuliah pemuda asal Martapura itu padahal baru menginjak semester tiga.

"Aliansi lahir dari kepedulian kawan-kawan. Atas perlakuan tak adil yang menimpa teman kami. Sanksi skorsing telah mengabaikan nilai-nilai keadilan," kata salah seorang pentolan aliansi, Zainul Muslihin, kemarin (30/1) kepada Radar Banjarmasin.

Surat skorsing Gusti diterbitkan tanggal 21 Januari 2019. Pemuda 20 tahun itu dituduh tak berakhlak karena telah melecehkan dekanat. Atas unjuk rasa di depan gedung fakultas pada 7 Mei 2018 silam.

Aksi diikuti sekitar 20 mahasiswa. Mereka menuntut perbaikan fasilitas kampus seperti toilet yang mampat, keran air kerap mati, dan ketiadaan proyektor. Fakultas juga diminta menindak oknum dosen yang malas mengajar.

Sebagai koordinator aksi, Gusti dipanggil pihak dekanat. Dia diancam DO (drop out, dipecat). Selama berbulan-bulan, kedua kubu menjalani mediasi yang melelahkan. Setelah menempuh ishlah, malah terbit surat skorsing.

"Target kami jelas. Menuntut pencabutan surat skorsing. Dan meminta rektor mencopot pejabat fakultas yang telah memuluskan terbitnya surat skorsing itu," imbuh mahasiswa Fakultas Syariah tersebut.

Zainul menilai, ada prosedur yang dilanggar. Merujuk buku saku tata tertib mahasiswa. Contoh, surat skorsing diterbitkan tanpa jalur persidangan.

"Skorsing itu menyimpang dari prosedur dan mengabaikan nilai-nilai keadilan," tukas mahasiswa semester 13 itu.

BEM Memilih Membela Fakultas

Sikap berbeda ditunjukkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Presiden BEM UIN Antasari, Miftah Al Farhan menyatakan Fakultas Tarbiyah tidak anti kritik.

Dalam pandangannya, mahasiswa atau organisasi mahasiswa mestinya bisa menyelesaikan masalah melalui jalur musyawarah.

"Pengalaman saya kuliah di fakultas ini, masalah selalu bisa diselesaikan lewat forum musyawarah. Bukan dengan cara berdemonstrasi," ungkap mahasiswa semester 7 Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris itu.

Miftah menekankan, tak ada yang salah dengan tuntutan mahasiswa. Dari perbaikan fasilitas kampus hingga penindakan dosen nakal.

Apalagi aksi itu dibekali dengan data dan bukti. "Tak ada yang salah dengan keluhan Gusti," imbuh pemuda 20 tahun tersebut.

Melihat jumlah massa dan tuntutannya, aksi ini sebenarnya kecil. Lalu, mengapa bisa seheboh itu? Sampai-sampai seorang mahasiswa diskorsing dan satu organisasi fakultas dibekukan.

Dia menilai, terjadi bentrokan sudut pandang. "Rumit. Mahasiswa menyoal hak berpendapat dalam alam demokrasi.

Sementara fakultas meminta sikap calon tenaga pendidik yang patut dicontoh," tukasnya. Dalam bahasa sederhana, mahasiswa keguruan tak pantas menjadi demonstran.

Secara tak langsung, BEM telah menyatakan menahan diri dari kasus skorsing Gusti.

"Jadi kasus ini terkait cara mengkritik. Bukan isi kritiknya. " pungkas Miftah. (fud/ay/ran)


BACA JUGA

Minggu, 22 September 2019 10:52

PDIP Pilih Rosehan Pasangan Sahbirin

BANJARMASIN - PDI Perjuangan nampaknya bukan partai yang bisa diabaikan…

Minggu, 22 September 2019 10:51

YA AMPUN..! Kebakaran Lahan Sasar Kompleks Perumahan

BANJARBARU - Meski Jumat (20/9) sempat diguyur hujan, namun kebakaran…

Minggu, 22 September 2019 10:42

Semua Terkesima Simak Puisi Karawang Bekasi

Para tamu undangan yang hadir dalam Penutupan Pekan Kerja Nyata…

Sabtu, 21 September 2019 16:36

Lubang Jalan Menganga Ditanami Pisang, PUPR: Akan Ditindaklanjuti

BARABAI - Kepala Bidang Bina Marga di Dinas Pekerjaan Umum…

Sabtu, 21 September 2019 12:01

Ketika Aturan Kampus UIN 'Bikin Sakit’ Mahasiswi Bercadar

Suara Sherly Novita terdengar berat. Baru tiga bulan memakai penutup…

Sabtu, 21 September 2019 11:54

Surat Tak Kunjung Digubris, Lubang Jalan ini Ditanami Pohon Pisang

BARABAI - Habis sudah kesabaran warga RT 6, Jalan Surapati…

Sabtu, 21 September 2019 11:47

Politisi Cantik Partai Golkar Resmi Lamar PDIP

BANJARMASIN - Isyarat koalisi antara Golkar dan PDI Perjuangan menguat.…

Sabtu, 21 September 2019 11:40

Nadjmi-Jaya Harap Berjodoh dengan PDIP, Halim Lamar PKS

BANJARBARU – Duet petahana di kota Idaman; Nadjmi Adhani dan…

Sabtu, 21 September 2019 11:38

Hari Terakhir, 4 Kandidat Daftar ke PDIP Banjar

MARTAPURA – Meski hanya memiliki 2 dari 45 kursi DPRD…

Sabtu, 21 September 2019 11:36

Siapa Pendamping Paman Birin? Golkar Buka Pendaftaran Cawagub Kalsel

BANJARMASIN - DPD Golkar Kalsel sudah memastikan Sahbirin Noor untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*