MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 05 Februari 2019 12:08
Berharap Keberuntungan di Tahun Babi Tanah
NYALAKAN LILIN: Seorang warga Tionghoa menyalakan lilin di Kelenteng Karta Raharja, Banjarmasin, tadi malam. Tahun baru Imlek diiringi harapan optimis semua bisnis dan rezeki dilancarkan.

BANJARMASIN - Masyarakat Tionghoa menyambut Tahun Baru Imlek 2019. Mengucapkan selamat datang kepada Tahun Babi Tanah. Sembari melambaikan tangan kepada Tahun Anjing Tanah. Apa yang diharapkan atas tahun ini?

"Tahun lalu, elemen tanahnya besar sekali. Kurang mujur. Kita melihat bencana gempa, longsor, dan banjir terjadi dimana-mana," kata pengurus Kelenteng Karta Raharja, Li Wo kepada Radar Banjarmasin, Senin (4/2) malam.

Tahun ini, dalam perhitungan Li Wo, elemen tanahnya memang tak sekuat tahun lalu.

"Sekarang tanahnya kecil. Apalagi babi kan makannya lahap," imbuhnya terkekeh.

Dalam bahasa berbeda, orang Tionghoa memandang tahun ini dengan lebih optimis. Lelaki 66 tahun itu juga mengingatkan, dalam urutan 12 Shio, babi merupakan Shio terakhir.

"Ibaratnya, inilah buntutnya. Tahun penutup," tukasnya.

Apapun peruntungannya, masyarakat Tionghoa selalu bergembira menyambut Imlek. Tepat jam 12 malam, digelar Sembahyang Tuhan. Inilah momen turunnya para dewa ke bumi.

"Turunnya sebentar sekali. Tiga hari kemudian, para dewa ini akan kembali ke pos tugasnya masing-masing," jelasnya.

Karena datangnya hanya sebentar, maka itulah kesempatan emas untuk memanjatkan doa-doa.

"Ada yang memohon dipertemukan dengan sang jodoh. Meminta bisnis dan rejekinya dilancarkan. Adapula yang meminta diberikan keturunan. Isi hati manusia siapa yang tahu," tukas Li Wo.

Kelenteng Po An Kiong merupakan klenteng tua di Banjarmasin. Diperkirakan dibangun pada tahun 1898. Nama Karta Raharja atau Po An Kiong sebenarnya tak terlalu populer. Masyarakat Banjarmasin kerap menyebutnya Kelenteng Pasar.

Sebab, kelenteng ini berada di tengah pusat perdagangan yang ramai. Berada di Jalan Niaga Timur, kelenteng ini diapit Pasar Cempaka, Pasar Niaga, dan Pasar Malam Balauran. Tak jauh dari Pasar Sudimampir Baru. Li Wo sudah membantu mengurusi kelenteng ini sejak 14 tahun silam.

Selain membakar dupa, dalam Sembahyang Tuhan, orang Tionghoa juga membakar Kim Cua. Yakni uang kertas berbentuk emas. Kim Cua dipersembahkan kepada para dewa. Sedangkan Gin Cua atau uang perak dibakar untuk roh leluhur.

Ditanya makna, dia menjawab tak jauh-jauh dari doa.

"Kalau lipatan uang kertas itu dibuka, ada lukisan para dewa. Yang biasa kami mintai untuk kesehatan badan, rejeki dan perlindungan atas keturunan," pungkas warga Kertak Baru Ulu ini. (fud/ay/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 18:56

Abdul Karim Resmi Dipecat dari KPU Banjar

BANJARMASIN - Abdul Karim Omar resmi dipecat sebagai Komisioner KPU…

Sabtu, 18 September 2021 18:49

Ratusan Sopir Bus Divaksin

BANJARBARU - Vaksinasi di Kalimantan Selatan mulai menyasar ke sejumlah…

Sabtu, 18 September 2021 18:12
Pemkab Tanah Bumbu

Penyegaran Kembali Dilakukan

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kembali melakukan penyegaran di…

Sabtu, 18 September 2021 17:48
Pemkab Tanah Bumbu

Posyandu Widuri Dinilai

BATULICIN – Posyandu Widuri Desa Ringkit, Kecamatan Kuranji, mewakili Kabupaten…

Sabtu, 18 September 2021 09:45
Pemkab Tanah Laut

3000 Vaksin Untuk Ponpes dan Madrasah Di Tanah Laut

PELAIHARI - Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mencapai herd…

Sabtu, 18 September 2021 09:40
Pemkab Tanah Laut

PKM Bumi Makmur Akan Menjadi PKM Rawat Inap

PELAIHARI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut sedang menyusun perencanaan…

Sabtu, 18 September 2021 09:38
Pemkab Tanah Laut

Tim Wastib Beraksi Lagi

PELAIHARI – Sempat berjalan lancar, keluhan akan kelangkaan Liquid Petroleum…

Jumat, 17 September 2021 18:43

Mesti Rampung Tahun ini, Jalan Mesjid Jami Bakal Dilebarkan Sampai 12 Meter

BANJARMASIN – Proyek pelebaran jalan di kawasan Masjid Jami Sungai…

Jumat, 17 September 2021 18:30

Banjarmasin Seleksi 1.516 Calon Guru PPPK, Jangan Tunggu Kesempatan Ketiga

BANJARMASIN – Sebanyak 1.851 calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja…

Jumat, 17 September 2021 15:39

Yatim karena Covid-19 dapat Bantuan, Langsung dari Menteri Risma

BANJARMASIN – Anak-anak di Banjarmasin yang menjadi yatim setelah ditinggal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers