MANAGED BY:
SELASA
20 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 08 Februari 2019 10:57
Keluarga Korban Kecelakaan Minta Dituntaskan Secara Baik-baik
PENYOK: Kanit Laka Satlantas Polres Banjarbaru, Aipda Heriyadi memperlihatkan bagian pintu mobil yang penyok akibat dihantam korban saat terjadi laka maut di Sungai Ulin pada Kamis (7/2) pagi.(MUHAMMAD RIFANI/RADAR BANJARMASIN)

PROKAL.CO, BANJARBARU - Musibah laka lantas yang mengakibatkan satu keluarga meninggal dunia meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

Tangis pun pecah kala jenazah dari ayah, ibu dan anak ini tiba di rumah duka. Usai dari Ruang Jenazah RSD Ulin setelah dievakuasi pasca kecelakaan maut di depan Gereja Betel Indonesia Sungai Ulin Banjarbaru pada Kamis (7/2) pagi.

Rumah duka yang terletak di Gang Petai RT 002 RW 001 Kelurahan Sungai Ulin disesaki sanak keluarga.

Ketiga korban yang diketahui bernama Poldin Panjaitan (suami), Susilawaty (istri) dan Mareelina Panjaitan (anak) memang menyisakan kisah haru bagi keluarga yang ditinggalkan.

Saat Radar Banjarmasin ke rumah duka. Kondisi jenazah sudah dibaringkan saling berdampingan. Almarhum dikelilingi anak keluarga. Baik di area dalam rumah hingga halaman rumah.

S Panjaitan, keluarga dekat dari korban menuturkan begitu kehilangan atas musibah kecelakaan ini. Ia tidak menyangka bahwa nasib keluarganya harus berakhir dalam laka maut.

"Poldin Panjaitan ini orangnya sangat ramah. Dia suka bergaul dan juga mudah berkomunikasi dengan orang lain. Tentu kita kaget atas kabar ini," kata paman dari korban ini.

Korban sendiri kata S Panjaitan meninggalkan satu orang anak yang masih kecil. Usianya 3 tahun. Alhasil anak almarhum ini akan hidup sebatang kara lantaran ayah, ibu dan kakaknya telah menutup usia.

"Untuk bagaimana ke depannya anak almarhum yang paling kecil. Kita akan rundingkan siapa yang akan mengasuh atau seperti apa nantinya. Karena kakek & neneknya juga sudah tiada," katanya.

Ditanya bagaimana harapannya terhadap penyelesaian kasus kecelakaan yang merenggut nyawa keponakannya tersebut. S Panjaitan berharap agar pihak berwenang menuntaskannya dengan adil.

"Saya harap bisa diselesaikan secara baik-baik. Kita percayakan kepada aparat kepolisian," harapnya. (rvn/by/bin)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*