MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 11 Februari 2019 10:45
Larangan Kantong Plastik Melahirkan Tas Sasirangan Bejebe
TAS SASIRANGAN: Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani saat mempromosikan tas sasirangan Bejebe di media sosialnya. (FACEBOOK FOR RADAR BANJARMASIN)

PROKAL.CO, BANJARBARU - Peraturan Walikota (Perwali) Banjarbaru Nomor 66 Tahun 2016, tentang pengurangan penggunaan kantong plastik yang diterapkan sejak awal 2019 mulai dimanfaatkan perajin untuk mengambil peluang.

Salah satunya para ibu PKK Landasan Ulin Selatan, mereka berinisiatif membuat tas unik sebagai pengganti plastik dengan motif sasirangan. Lantaran, sejumlah toko modern di Banjarbaru tak lagi menyediakan kresek.

Lurah Landasan Ulin Selatan, Adi Royan menuturkan, tas sasirangan pengganti kantong plastik tersebut diberi nama Bejebe.

"Pak walikota yang memberi nama tas sasirangan Bejebe. Kita akan perdayakan ibu-ibu PKK di wilayah kita untuk pembuatan tas ini," katanya.

Dia menambahkan, tas sasirangan Bejebe dibuat dengan ukuran lebar 40 sentimeter dan tinggi 33 sentimeter. Sehingga cocok digunakan untuk berbelanja.

"Warna dasar untuk sementara abu-abu. Karena saat ini tahun politik. Dari semua warna yang ada, abu-abu yang tidak ada kaitannya dengan warna politik," tambahnya.

Namun tidak menutup kemungkinan untuk warna akan ada perubahan. Apalagi bila ada pemesan yang meminta warna lain.

"Kita bisa menyesuaikan untuk warna bila ada yang memesan. Namun untuk saat ini penggunaan warna dasar kita menggunakan abu-abu," ucap Adi.

Tas sasirangan rencananya dipasarkan ke toko modern yang ada di Kota Banjarbaru, sebagai pengganti kantong plastik. Harganya dipatok Rp5 ribu.

Kreatifitas dari PKK Kelurahan Landasan Ulin Selatan tersebut mendapatkan apresiasi dari Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani. Bahkan secara khusus dirinya mempromosikannya melalui media sosialnya.

Orang nomor satu di Banjarbaru ini mengupload fotonya sedang memegang tas sasirangan di medsosnya, dengan menuliskan keterangan untuk memperkenalkan tas itu.

"Tas ini akan dijual di retail modern yang ada di Kota Banjarbaru sebagai pengganti kantong plastik. Keluarnya Perwali tentang pengurangan penggunaan kantong plastik memberi peluang kepada pengusaha kecil untuk kreatif," tulisnya di medsos. (ris/al/ris)


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 11:53

4 Nama Pimpinan DPRD Kalsel Tunggu Disahkan

BANJARMASIN - Empat nama calon pimpinan definitif DPRD Provinsi Kalsel…

Selasa, 17 September 2019 11:48

Di HST, Tiga Calon Sudah Mengambil Formulir

BARABAI - Para politisi mulai berebut tiket PDI P untuk…

Selasa, 17 September 2019 11:44

IP Jeblok, Beasiswa Ditarik

BANJARMASIN - Mahasiswa penerima beasiswa Indonesia Bright Future Leade (IBFL)…

Selasa, 17 September 2019 11:41

Tak Selicin Trotoar Lama

BANJARMASIN - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Banjarmasin…

Selasa, 17 September 2019 11:30

Hoax Sekolah Masuk Jam 9: Disdik Tegaskan Tak Pernah Sebar Kabar Lewat WA

BANJARBARU - Sejak Senin (16/9) pagi. Beredar pesan di aplikasi…

Selasa, 17 September 2019 11:27
Pemko Banjarbaru

Walikota Instruksikan SKPD Piket Karhutla

BANJARBARU - Naiknya status Karhutla dari Siaga ke Darurat membuat…

Selasa, 17 September 2019 10:57

Bolos Kerja, 43 PNS Terjaring Razia

SATPOL PP merazia PNS yang keluyuran pada jam kerja di…

Selasa, 17 September 2019 10:50

Hibah Dana Pilkada Pertama Diteken

BANJARMASIN - Ketua KPU Banjarmasin Gusti Makmur meneken perjanjian hibah…

Selasa, 17 September 2019 09:59

Paman Birin Dinobatkan Jadi Warga Kehormatan Dayak Pitap

BALANGAN- Perhatian Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dalam melestarikan kearifan…

Selasa, 17 September 2019 09:43
Pemko Banjarbaru

Kemah Bhakti Milenial dan MBL Sukses Digelar

BANJARBARU - Kegiatan Kemah Bhakti Milenial di lapangan di Jalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*