MANAGED BY:
SELASA
31 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 02 Maret 2019 11:09
Sosok
Ditertawakan Ingin Jadi Camat, Dewasa Jadi Bupati

Lebih Dekat dengan H Ahmad Chairansyah, Bupati Hulu Sungai Tengah

JADI BUPATI: H Ahmad Chairansyah resmi jadi Bupati HST usai dilantik Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, Jumat (30/3/2019).

PROKAL.CO, Umur empat tahun, Chairansyah, ditertawakan seisi rumah karena tiba-tiba berceloteh ingin menjadi camat. Tapi kemarin, ibundanya, Hj Nuramiah bisa tersenyum bangga, putranya malah sudah jadi bupati.

============================

WAHYU RAMADHAN, Banjarmasin

============================

Deretan karangan bunga berisi ucapan selamat, memadati halaman Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Jumat (1/3) siang. Mobil-mobil pribadi hingga mobil dinas dengan berbagai bentuk dan merek, antre memasuki halaman gedung. Menurunkan satu persatu undangan.

Di gedung megah bercorak putih itu, H Ahmad Chairansyah, yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati, dilantik oleh Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menjadi Bupati HST sisa masa jabatan 2016-2021. Setelah selama kurang lebih satu tahun, diputuskan menjadi Pelaksana tugas (Plt) Bupati HST, menggantikan Abdul Latif yang menjabat sebagai Bupati sebelumnya.

Di mata keluarga besarnya, Chairansyah, kecil sudah dikenal sebagai anak yang berprestasi. Hal itu terbukti, sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) hingga menamatkan Sekolah Menengah Atas (SMA), lelaki kelahiran Birayang 27 September 1953, ini kerap mendapatkan ranking tertinggi di kelasnya.

“Selalu masuk ranking tiga besar, tidak pernah di luar itu,” ungkap sang ibu, Hj Nuramiah yang ditemui Radar Banjarmasin di Mahligai Pancasila, kemarin.

Ibu delapan anak, ini juga menilai bahwa Chairansyah memang punya keunggulan dari tujuh saudara-saudarinya. Dia, menurut sang ibu, memiliki otak yang tak hanya pintar. Tapi juga cerdas. Bahkan, hampir tak ada satu pun mata pelajaran yang tak disukainya.

“Sampai-sampai, semasa kecil dia pernah ngomong kalau besar nanti mau jadi Camat. Seisi rumah tertawa. Saya yang melihat tingkahnya, cuma bisa senyum-senyum sendiri sambil mendoakan yang terbaik,” ungkapnya, seraya menambahkan bahwa dirinya tak menyangka, kini anak tertuanya itu menjadi pimpinan tertinggi di Bumi Murakata.

Bergelar Bumi Murakata, yang memiliki makna rakat mufakat seiya sekata, Kabupaten HST terkenal akan kawasan yang memiliki hutan lebat, pegunungan, serta sumberdaya alamnya yang melimpah. Hal itu pula yang membuat Chairansyah, semasa mudanya gemar menjelajahi tanah kelahirannya itu. Mulai dari mendaki bukit, menjelajahi hutan, serta bercengkrama dengan para penduduk adatnya.

“Terkadang, saya jalan-jalan sendirian. Keluar masuk hutan melihat banyak tumbuh-tumbuhan, atau sekadar ikut masyarakat setempat melihat mereka bagarit (berburu, red),” ungkap Chairansyah, sembari tertawa.

Baginya, dengan menjelajahi hutan mau pun gunung tak hanya memberikan kesenangan. Melainkan juga pelajaran. Ada banyak pengalaman yang dia dapatkan. Mulai dari bersosialisasi dengan masyarakat pedalaman, hingga belajar bagaimana caranya hidup mandiri.

“Yang paling saya sukai itu, saya bisa bertemu dengan hal-hal baru terkait perjalanan saya,” ucap ayah dari M Fathra Khalista dan Putri Maulida, ini.

Sementara itu di mata sang anak, Chairansyah, merupakan sosok orang tua yang gemar berdiskusi. Senang menjadi pendengar sekaligus menjadi tempat bertukar pikiran. Selain itu, juga gemar bercanda dengan anak-anaknya.

“Tapi di balik hal itu, beliau orang yang tegas. Apalagi kalau sudah menyangkut soal agama dan ibadah,” ungkap M Fathra Khalista, seraya berharap semoga sang ayah selalu diberikan kesehatan, mengingat kini amanah yang diberikan oleh negara menjadi bertambah.

Ya, H Ahmad Chairansyah, kini tak lagi menjabat sebagai wakil atau pelaksana tugas Bupati Kabupaten HST. Melainkan seorang Bupati definitif. Di tengah kisruh isu-isu pertambangan, yang kian menghantam dan menginginkan Kabupaten HST untuk ditambang, dia tetap dengan kukuh bahwa tak akan membiarkan Bumi Murakata dimasuki oleh aktivitas pertambangan.

“Saya hanya orang biasa yang sama seperti lainnya. Yang hanya ingin terus bisa menikmati hutan rimbun, pegunungan yang sejuk, dan air sungai yang jernih,” tuntasnya. 

 

Tetap Komitmen Tolak Tambang

 

H Ahmad Chairansyah secara resmi dilantik menjadi Bupati Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) oleh Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor, di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Jumat (1/3) kemarin.

 

Sebelumnya, H Ahmad Chairansyah yang merupakan Wakil Bupati Kabupaten HST, ditunjuk sebagai Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kabupaten HST, menggantikan H Abdul Latif, yang sebelumnya telah dinonaktifkan sebagai Bupati Kabupaten HST.

 

Sejumlah pekerjaan rumah menanti pemerintahan yang bakal dilanjutkan oleh Chairansyah. Mulai dari memanajemen struktur organisasi pemerintahan, hingga terkait penolakan upaya eksploitasi tambang batu bara dan sawit, di Kabupaten HST.

 

“Selaku Pemerintah Kabupaten HST, kami siap meneruskan program-program pemerintahan yang telah baik saat bersama-sama dengan H Abdul Latif dan kita juga tetap pada komitmen awal yakni mendukung masyarakat agar di Bumi Murakata tidak ada pertambangan batu bara dan perkebunan sawit,” ucapnya.

 

Sementara itu, terkait organisasi perangkat daerah, Chairansyah, mengaku telah melakukan assessment kepada para pejabat pratama dan sudah ada hasilnya, untuk nanti menempati jabatan yang saat ini masih Pelaksana tugas (Plt).

 

Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor mengucapkan selamat kepada Bupati yang baru dilantik dan mengharapkan agar meningkatkan sinergisitas baik dengan pemerintah Provinsi maupun pusat.

“Pemerintah daerah wajib mentaati dan mendukung program-program Pemerintah pusat dan juga menjalankan aspirasi serta kebutuhan masyarakatnya,” seraya berharap, para kepala daerah dapat berinovasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menghindari tindakan berupa korupsi hingga pungutan liar atau pungli. (war/bin/ema)


BACA JUGA

Selasa, 31 Maret 2020 11:19

Ibu Kota Banua Tanpa Karantina Wilayah, "KAMI TAKUT..!"

Disinfeksi digencarkan. Imbauan tinggal di rumah, mencuci tangan dan menjaga…

Selasa, 31 Maret 2020 11:16

Manager ASDP Dituding Halangi Pemeriksaan Corona di Kapal, Gugus Tugas Rekomendasikan Arif Budiman Pindah

Sekda Tanbu H Rooswandi Salem marah-marah di Pelabuhan Samudera Batulicin.…

Selasa, 31 Maret 2020 11:11

5 Positif, Kalsel Pertimbangkan Karantina Wilayah

BANJARMASIN - Tanda-tanda ledakan pasien virus corona di banua mulai…

Selasa, 31 Maret 2020 11:07

Dikuburkan di Balikpapan, Keluarga Bantah Covid-19

BANJARMASIN - Ponpes Tahfidzul Quran Al Ikhsan, Banjarmasin berduka. Pimpinan…

Selasa, 31 Maret 2020 11:05

Dua PDP Banjarbaru Dikonfirmasi Negatif Covid-19

BANJARBARU - Status dua orang PDP (Pasien Dalam Pengawasan) asal…

Selasa, 31 Maret 2020 11:02

Bersandar di Kotabaru, Kapal Bawa ODP dari Sulawesi

KOTABARU - Akhir-akhir ini keresahan warga Kotabaru meningkat. Menyusul beredarnya…

Selasa, 31 Maret 2020 10:54

Hari ini, Rapat Paripurna Tetap Digelar; Kursi Rapat Diberi Jarak

BANJARBARU - Meski di tengah situasi Pandemi Covid-19. Agenda penting…

Selasa, 31 Maret 2020 10:50

Karantina Siswa Diperpanjang, Jangan Bebani dengan Pelajaran Berlebih

BANJARMASIN – Dinas Pendidikan Banjarmasin akhirnya memperpanjang masa karantina siswa.…

Selasa, 31 Maret 2020 10:31

Tangani Corona, Ketua DPRD: Dana Perjalanan ke Luar Negeri Bisa Dipakai

BANJARMASIN - Penanganan pandemi virus corona bakal menyedot anggaran besar.…

Selasa, 31 Maret 2020 09:31
Pemko Banjarbaru

Pemko Dapat Bantuan Dua Wastafel dari PT Arutmin

BANJARBARU - Berbagai bantuan terus mengalir, di tengah perlawanan yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers