MANAGED BY:
JUMAT
10 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 02 Maret 2019 11:17
Melihat Pilot Project Penerapan Kartu Nikah Di Kalsel
DIPAKAI BERSAMA: Satu-satunya alat cetak yang dimiliki Kemenag Banjarbaru untuk mencetak kartu nikah di lima KUA di Banjarbaru. | Foto: Sutrisno/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Ditetapkan sebagai salah satu daerah percontohan nasional untuk menerapkan penggunaan kartu nikah, Kota Idaman nampaknya belum benar-benar siap. Sebab, hingga kini Kemenag Banjarbaru belum mampu menjalankannya secara optimal.

===================

SUTRISNO, Banjarbaru

===================

Mulai diberlakukan sejak Januari 2019, sampai saat ini masih ada Kantor Urusan Agama (KUA) di Banjarbaru yang belum dapat menerbitkan kartu nikah lantaran menghadapi sejumlah kendala. Sehingga, tidak semua pasangan yang baru menikah bisa mendapatkannya.

Kepala Kemenag Banjarbaru Humaidi melalui Kasi Bimas Islam Taufiqurrahman Noor mengatakan, KUA yang belum bisa mengeluarkan kartu nikah yaitu Kecamatan Liang Anggang. Karena, operatornya kesulitan untuk mengakses server Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH).

"Mereka tidak bisa mengakses, lantaran paket internet yang digunakan kecepatannya kurang mendukung. Nanti dalam waktu dekat paketnya akan ditambah," katanya.

Lanjutnya, hal serupa sebelumnya juga dialami KUA Cempaka. Namun, setelah paket internet Wifi diganti dengan yang lebih cepat. Operator akhirnya bisa mengakses aplikasi SIMKAH untuk memasukkan data para pasangan yang baru menikah.

"Sebelum kartu dicetak, pasangan yang baru menikah harus terdaftar dulu di SIMKAH. Agar pemerintah dapat memantau status pernikahan masyarakat yang terintegrasi dengan sistem di Dukcapil," ucapnya.

Namun, dia menyebut meski jaringan internet kuat server SIMKAH terkadang sulit diakses pada jam kerja. Dikarenakan, digunakan oleh KUA di seluruh Indonesia.

"Jadi untuk bisa mengaksesnya, operator memilih untuk memasukkan data pada malam hari atau subuh," ujarnya.

Selain server SIMKAH yang sulit diakses, pria yang akrab disapa Taufiq ini menyebut bahwa Kemenag Banjarbaru juga kekurangan mesin cetak atau printer untuk mencetak kartu nikah.

"Printernya khusus. Harganya 16 jutaan satu unitnya. Kami baru bisa beli satu unit digunakan untuk lima KUA," ungkapnya.

Alat cetak sendiri ditempatkan di Kantor Kemenag Banjarbaru, sehingga jika ingin mencetak kartu pihak KUA harus datang ke sana.

"Walaupun cuma satu, untuk sementara masih bisa melayani seluruh KUA. Tapi, alangkah lebih baik setiap KUA memiliki printer. Supaya bisa mencetak sendiri," kata Taufiq.

Dia pun berharap, pihaknya mendapatkan suntikan dana dari pemerintah pusat. Agar dapat menambah alat cetak untuk para KUA.

"Selain printer, tintanya juga lumayan mahal. Harganya Rp950 ribu untuk bisa mencetak 200 kartu nikah," ucapnya.

Sampai kemarin, Kemenag Banjarbaru sendiri sudah mengeluarkan, 186 kartu nikah, masing-masing untuk KUA Banjarbaru Utara 53 kartu, Banjarbaru Selatan 45, Cempaka 27, Landasan Ulin 61. Sedangkan KUA Liang Anggang tidak ada.

Secara terpisah, Kepala KUA Cempaka Amrullah sepakat jika setiap KUA difasilitasi alat cetak kartu. Supaya, mereka tak perlu lagi datang ke Kantor Kemenag Banjarbaru.

"Sekarang kami harus mengirim data ke Kemenag, lalu kalau kartu sudah dicetak harus diambil. Jadi, memakan waktu cukup panjang," ujarnya.

Meski begitu, dia mengungkapkan bahwa untuk saat ini program penerapan kartu nikah di KUA Cempaka berjalan dengan baik.

"Sudah ada puluhan kartu nikah yang kami terbitkan untuk pasangan yang baru menikah," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kalsel Noor Fahmi menyampaikan bahwa penambahan mesin printer untuk mencetak kartu nikah belum mereka pikirkan. Sebab, saat ini sifatnya masih uji coba.

"Kita lihat dulu bagaimana perkembangannya. Sambil jalan saja kita, kalau memang harus ada penambahan maka akan ditambah," katanya.

Dia menuturkan, di Kalsel sendiri ada dua daerah yang menjadi pilot project penerapan kartu nikah. Yaitu, Banjarbaru dan Banjarmasin. Di mana, keduanya sama-sama baru memiliki satu mesin cetak.

"Dua daerah itu ditunjuk untuk memperkenalkan ke masyarakat, bahwa kartu nikah dibuat bukan untuk menghapus buku nikah. Melainkan, supaya kita tak perlu membawa buku nikah untuk membuktikan sebagai pasangan suami istri. Cukup dengan menunjukkan kartu nikah," pungkasnya. (ris/bin)


BACA JUGA

Kamis, 09 April 2020 23:36
BREAKING NEWS

Satu Warga Balangan Positif Terpapar Corona

PARINGIN - Satu warga Balangan yang sebelumnya masuk dalam Pasien…

Kamis, 09 April 2020 10:38

Corona Belum Mereda, Belajar di Rumah Diperpanjang

BANJARBARU - Belum redanya wabah virus corona atau Covid-19 di…

Kamis, 09 April 2020 10:35

Masker Langka di Daerah, Ombudsman: Itu Termasuk Maladministrasi

BANJARMASIN – Kabar baik datang dari Gugus Tugas Covid-19 Kalsel.…

Kamis, 09 April 2020 10:27

Ada Warga Banjarbaru yang Terkonfirmasi Positif Corona, Dinkes Banjarbaru Tak Punya Identitasnya

BANJARBARU - Kota Banjarbaru telah terkonfirmasi ada satu kasus positif…

Kamis, 09 April 2020 10:21

Mahasiswa Tantang Dewan Potong Gaji

BANJARBARU - Enam Organisasi Kemasyarakatan Pemuda; PD KAMMI Banjarbaru, PC…

Kamis, 09 April 2020 10:19

Ditolak Warga, Rumah Karantina Ditunda; Warga Kayu Tangi II Sarankan Lingkar Selatan

BANJARMASIN - Penggunaan gedung Balai Diklat di Jalan Kayu Tangi…

Kamis, 09 April 2020 10:16

Terganjal Peraturan Pusat, Wali Kota Tetap Ingin Menutup Kota Banjarmasin

BANJARMASIN - Kota ini berstatus zona merah sebagai local transmission.…

Kamis, 09 April 2020 10:11

Stok Krisis, PMI Buka Gerai Darah

BANJARMASIN - Stok darah sudah lama kosong. Pasokan darah segar…

Kamis, 09 April 2020 10:04

Dermaga Feri Disemprot

BANJARMASIN - Pintu masuk Banjarmasin mulai diperketat. Bukan hanya jalur…

Kamis, 09 April 2020 09:35
Pemko Banjarbaru

Wawali Serahkan Sertifikat Koperasi Anggota PKH

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan didampingi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers