MANAGED BY:
SENIN
27 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 09 Maret 2019 09:44
Hanya Karena Utang Rp75 Ribu, Lelaki Ini Tewas ditikam Teman Dekat
MENYESAL:Yandi, mengaku kalap dan terpancing emosi ketika ucapan tantangan duel diucapkan korban. | Foto: Maulana/Radar Banjarmasin.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Penganiayaan berunjung kematian kembali terjadi di Banjarmasin. Kali ini korbannya adalah Fahrulrazi alias Paul (30). Warga Jalan Teluk Tiram, Gang Bakti Banjarmasin Barat.

Ia meninggal dunia setelah ditikam teman dekatnya sendiri; Ahmad Riyandi alias Yandi (38). Warga Gang Sa'adah yang juga berada di Teluk Tiram. Peristiwa itu terjadi, Kamis (7/3) pateng. Sekitar pukul 18.00 Wita.

Penganiayaan berawal dari masalah utang. Korban disebut-sebut berutang kepada pelaku. Nilainya tak banyak. Cuma Rp75 ribu.

Menurut pengakuan pelaku, dua hari sebelum kejadian, ia mencoba menagih utang tersebut. Korban justru meresponsnya dengan marah-marah. Bahkan mengajak berkelahi. Hanya saja, kala itu Yandi tak menanggapinya.

Hingga sampai pada hari kejadian. Yandi kembali datang ke rumah Paul. Dia memanggil korban untuk segera keluar. Tak lama setelah bertemu, lalu ribut. Pelaku yang sudah tersulut amarah langsung menikamkan belatinya ke perut, lengan dan leher teman dekatnya itu.

Pria beristri ini ditemukan terkapar bersimbah darah tak jauh dari rumah mertuanya. Sempat dilarikan ke IGD RSUD Ulin Banjarmasin. Tapi sayang, nyawanya tak tertolong.

Santi (30), kaka ipar Paul menceritakan bahwa Yandi adalah teman dekat korban. Keduanya pernah sama-sama bekerja sebagai buruh angkut di Pasar Teluk Tiram.

"Kurang tahu apa masalahnya, malam itu korban mau makan. Yandi memanggil untuk keluar rumah. Tak lama, terdengar teriakan minta tolong. Saat kami keluar rumah, sudah mendapati Paul terkapar bersimbah darah," ceritanya.

Malam itu Paul tak mengenakan baju. Ia menghampiri Yandi tanpa membawa apa-apa di tangannya. "Jika seandainya kami tahu kalau Yandi mau membikin perhitungan kepada Paul, pasti kami larang," lanjut Santi.

Peristiwa berdarah itupun menggegerkan kawasan Teluk Tiram. Pelaku sendiri langsung bersembunyi. Hingga akhirnya, ia mengakui perbuatannya kepada ketua RT.

"Saya lari dan sembunyi ke rumah usai melukai korban. Tetapi hati tak tenang. Saya lalu mendatangi rumah Ketua RT dan menjelaskan kondisi yang ia lakukan. Saya menceritakan ke ketua RT jika saya habis membunuh Paul," akunya saat di markas Polsekta Banjarmasin Barat, kemarin (8/3) siang.

Yandi sendiri diringkus polisi, satu jam setengah setelah kejadian tersebut. Ia ditangkap setelah Bhabinkamtibmas Kelurahan Telawang melakukan pendekatan kepada keluarganya. Penangkapan pun dipimpin Kanit Reskrim Polsekta Banjarmasin Barat, Ipda Jody Dharma.

"Saya bersembunyi di rumah Ketua RT untuk minta amankan. Tak lama polisi datang menjemput," ucapnya.

Ia mengaku menyesali perbuatannya. Yang mengabisi nyawa temannya sendiri.

"Dia mengajak saya duel ketika ditagih utangnya. Untangnya juga tak banyak hanya Rp75 ribu. Tetapi dia tak mengaku punya utang di warung istri saya," bebernya. Yandi sendiri, mengaku memang selalu membawa pisau ke mana-mana.

Fakta lain juga diakui Yandi. Saat menghabisi nyawa korban, ia sedang mabuk. Sehingga tak bisa mengendalikan diri. "Sebelum itu saya habis tenggak minuman keras sendirian," imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsekta Banjarmasin Barat, AKP Mars Suryo Kartiko menjelaskan, pelaku dikenakan pasal 338 KUHP.

"Motifnya karena masalah utang. Pelaku malah ditantang berkelahi sehingga terjadi seperti itu. Bahkan saat kejadian pelaku dalam kondisi mabuk, dan saat diinterogasi usai ditangkap ngomongnya ngawur," ucapnya. (lan/ema)


BACA JUGA

Minggu, 26 Januari 2020 08:01

Marak Jual Miras Sistem Pesan-Antar, Barang Disimpan Rapi di Jok Motor

BANJARBARU - Jajaran Polsek Banjarbaru Barat mengobok-obok wilayah hukumnya pada…

Minggu, 26 Januari 2020 07:58

Lagi, Remaja Banjarbaru Kedapatan Pesta Miras

BANJARBARU - Meski terus dilakukan razia. Nyatanya, masih saja ada…

Minggu, 26 Januari 2020 07:48

Rumah Ketua BPK Ikut Terbakar

BANJARMASIN - Warga Gang IAIN dan Gang Bayam di Jalan…

Minggu, 26 Januari 2020 07:47

Pembobol Toko Kresek Dibekuk

BANJARMASIN - Pembobol toko di Pasar Sentra Antasari di Jalan…

Sabtu, 25 Januari 2020 08:51
BREAKING NEWS

Subuh, Eks Pasar Binuang Dilahap Si Jago Merah

RANTAU - Sabtu (25/1) sekitar pukul 05.00 Wita. Warga Kelurahan…

Jumat, 24 Januari 2020 11:01

PSK Hamil Tua Diringkus

BANJARMASIN - Sangat miris pemandangan pada malam hari di Banjarmasin.…

Jumat, 24 Januari 2020 10:35

Begal Kejam Diringkus: Ancam Korban dengan Parang, Motor Dibawa Kabur

RANTAU - Hampir 20 hari melarikan diri, dua orang pelaku…

Jumat, 24 Januari 2020 10:34

Ditabrak CBR 250, Kakek Tewas

MARABAHAN - Tabrak lari berujung hilangnya nyawa seseorang terjadi di…

Kamis, 23 Januari 2020 11:01

Cuma Bermodal Seragam Polisi, Pria ini Kumpulkan Duit, Sudah Lama Bercita-cita Tapi Tak Kesampaian

BANJARBARU - Ada-ada saja yang dilakukan Budhi. Agar bisa mendapatkan…

Kamis, 23 Januari 2020 10:54

Ketuanya Tersandung Kasus, Samahuddin: KPU Harus Tegas, Jangan Coreng Intregritas Lembaga

BANJARBARU - Usai terbitnya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) oleh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers