MANAGED BY:
SENIN
06 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 13 Maret 2019 10:33
Nampaknya Hulu Sungai Butuh Jalan Raya Baru
LANCAR: Team Rescue Tapin (TRT) membagikan makanan kepada jemaah Haul Guru Sekumpul yang melintas di Bundaran Bungur. | Foto: Rasidi Fadli/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Hari kedua pasca Haul Guru Sekumpul, kemarin (12/3), Jalan Ahmad Yani arah ke Hulu Sungai masih dirundung kemacetan. Pemprov Kalsel dituntut memikirkan jalan baru. Demi memutus ketergantungan akut pada jalan nasional tersebut.

---

Berkaca pada pengalaman, selama 14 tahun terakhir, jemaah haul terus bertambah, bukan berkurang. Jika dibiarkan, Jalan Ahmad Yani dipastikan takkan sanggup menampung arus kedatangan maupun arus kepulangan jemaah.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Nurul Fajar Desira menjamin, pemprov tak menutup mata atas fakta itu. "Betul, kebutuhan atas jalan baru semakin mendesak. Sekarang, ada dua solusi. Satu sedang dikerjakan, satu masih direncanakan," ungkapnya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Yang pertama pembangunan Jalur Barat. Melintasi empat kabupaten dari Barito Kuala sampai Tabalong. Jalan baru itu dibangun dari Marabahan, tembus ke Margasari, melewati Amuntai, dan berakhir di Tanjung.

"Jalur Barat sedang dikerjakan dengan bantuan pemerintah pusat," sebutnya. Dibiayai oleh APBN dan dikerjakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XI Banjarmasin.

Jalur Barat lebih pantas disebut jalur alternatif. Yang digadang-gadang sebagai jalan baru untuk Hulu Sungai adalah Jalan Trikora di Banjarbaru. "Posisinya sejajar dengan Jalan Ahmad Yani. Dua lajur seperti penampakan Trikora sekarang. Jadi Trikora inilah cikal bakal Ahmad Yani baru itu," jelasnya.

Masalahnya, pembangunan Trikora tersetop di Cempaka. Antara Sungai Ulin dan Mataraman (Kabupaten Banjar) masih terputus karena terkendala pembebasan lahan.

Informasi terbaru, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kalsel sedang menggelar kajian trase untuk perencanaan jaringan jalan baru tersebut. "Kajian trase selesai, baru beranjak pada pembuatan DED (Detail Engineering Design)," tambahnya.

Namun, Fajar mengakui, masyarakat masih harus bersabar. Pengembangan Jalan Trikora merupakan proyek jangka panjang. "Setidaknya perlu lima tahun untuk merampungkannya. Karena anggarannya juga besar sekali," tukasnya.

Sebenarnya, masih ada satu solusi. Yakni pembangunan jalur kereta api Kalimantan. Dengan rute Palangkaraya, Banjarmasin dan Tanjung. Pernah ramai beberapa tahun silam, belakangan rencana itu menguap.

Fajar menegaskan, megaproyek itu hanya ditunda, bukan dibatalkan. "Kajian trase kereta api sebenarnya sudah lama tuntas. Sudah oke. Tinggal menunggu pembebasan lahan," jelasnya.

Pembebasan lahan dan pembangunan jalur kereta itu membutuhkan triliunan rupiah. APBD Kalsel takkan sanggup menanggungnya. Sementara pemerintah di Jakarta belum menunjukkan tanda-tanda bakal membantu.

"Kejelasan nasib kereta api bakal sangat tergantung pada hasil Pilpres nanti," pungkasnya. (fud/ema)


BACA JUGA

Minggu, 05 April 2020 15:06
Pemkab Balangan

Bupati Perketat Akses Keluar Masuk Kabupaten

PARINGIN – Bupati Balangan Ansharuddin bersama sejumlah jajarannya yang masuk…

Minggu, 05 April 2020 09:15

Lab Corona Banjarbaru akan Beroperasi Pekan Depan

BANJARBARU - Tinggal menghitung hari, laboratorium pemeriksaan Covid-19 untuk wilayah…

Minggu, 05 April 2020 09:10

Innalillahi...Satu Pasien PDP Meninggal, PDP Juga Bertambah Satu

BANJARMASIN - Satu pasien dalam pengawasan (PDP) dinyatakan meninggal dunia,…

Minggu, 05 April 2020 09:07

Tak Bisa WFH, Driver Online Silakan Jalan

BANJARMASIN - Belakangan beredar kabar bahwa aktivitas transportasi online akan…

Minggu, 05 April 2020 09:05

Tak Pulang Dulu, 25 Personel Polda Kalsel Dikarantina

BANJARMASIN – Sebanyak 25 anggota Polda Kalsel yang mengikuti Sekolah…

Minggu, 05 April 2020 09:03

Jadi Zona Merah, Warga Banjarmasin Utara Wajib Siaga

BANJARMASIN - Masuk zona merah penyebaran COVID-19, Banjarmasin Utara membutuhkan…

Minggu, 05 April 2020 08:58

Diskon PDAM Tunggu Regulasi

BANJARMASIN - Meski wali kota telah menyatakan bakal ada pemotongan…

Minggu, 05 April 2020 08:44

Jika Ada Pasien Corona Meninggal, Lokasi Khusus Pemakaman Sudah Disediakan

MARTAPURA – Hingga kini sudah ada tiga pasien positif virus…

Sabtu, 04 April 2020 07:55

Wapres Minta Fatwa Haram Mudik ke MUI

JAKARTA – Di tengah kurva wabah Covid-19 yang terus menanjak,…

Sabtu, 04 April 2020 07:52

Mayoritas Terpapar di Luar, PDP Ulin 26 Meninggal Dunia

BANJARMASIN – Imbauan pemerintah agar tetap berada di rumah di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers