MANAGED BY:
SELASA
22 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Rabu, 13 Maret 2019 10:48
Biro Umrah Kalsel Kecewa Kebijakan Garuda

Terkait Sistem Baru Pembelian Tiket Umrah

SISTEM: Biro perjalanan umrah sekarang tidak bisa lagi membeli tiket umrah langsung ke Garuda. Pasalnya, harus melalui 3 agen yang ditunjuk Garuda Indonesia. | FOTO: NISA/Radar Banjarmasin.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Biro perjalanan umrah terbesar di Kalsel pengguna Garuda Indonesia merasa kecewa dengan kebijakan baru maskapai pelat merah tersebut. Pasalnya, pembelian tiket umrah saat ini tidak bisa lagi langsung ke Garuda, tapi harus ke 3 agen yang ditunjuk Garuda Indonesia.

Hj Utami Dewi owner Albis mengaku, kebijakan sistem baru pembelian tiket umrah ini sudah diberlakukan sebulan. Pihaknya merasa kesulitan dengan sistem baru ini.

"Selama ini kami langsung membeli tiket umrah lewat perwakilan Garuda di Banjarmasin, sangat nyaman dan lancar karena langsung berhadapan dengan pihak Garuda," ucapnya.

Nah sekarang dengan sistem baru, pembelian tidak bisa lagi langsung ke Garuda, tapi harus melalui 3 Agen yang ditunjuk Garuda yaitu Kanomas, Maktur dan NRA.

"Ini artinya ada monopoli terhadap penjualan tiket Garuda, se-Indonesia harus melalui 3 agen ini dan tentunya membuat prosesnya lebih sulit dan lama," ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Direktur Kaltrabu H Fakhrul Rizani, hampir semua travel umrah yang selama ini menjadi agen besar di Garuda menentang sistem baru ini.

"Kami masih menunggu sikap Garuda apakah mau mencabut sistem baru ini, kalau ternyata sampai akhir Maret tidak ada perubahan, kami akan menentukan sikap bersama kawan-kawan lain," tandasnya.

Terpisah, Manajer Keuangan PT Al Taif Saudi Wisata Martapura Rodian mengaku akan segera melayangkan pernyataan resmi terkait sistem baru Garuda Indonesia. Pasalnya, Al Taif juga merupakan salah satu biro travel umrah terbesar pengguna Garuda Indonesia. "Nanti ada rilis resmi dari kami untuk masalah sistem baru pembelian tiket umrah Garuda ini,"ucapnya.

Sementara itu, Manajer Operasional Garuda Indonesia Banjarmasin Prasetyo saat dikonfirmasi mengaku masih rapat dan belum bisa memberikan penjelasan karena semuanya adalah kebijakan dari pusat. "Saya masih rapat, mohon maaf," ucapnya. (sya/ema)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*