MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Sabtu, 16 Maret 2019 11:53
Kaji Tari Maantan Dara, FKIP ULM Gelar PKM
TERJUN KE MASYARAKAT: Melalui Program PKM, Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP ULM melakukan pengabdian ke masyarakat di wilayah Tanah Bumbu beberapa waktu lalu. | FOTO: PRODI PSP FKIP ULM FOR RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan (PSP) FKIP ULM menggelar Pentas Kreativitas Mahasiswa (PKM). Program dari Himpunan Mahasiswa prodi ini digelar di Tanag Bumbu dari 28 Februari hingga 1 Maret 2019.

Selama menggelar PKM. Jajaran Staf, Dosen serta mahasiswa Prodi PSP langsung terjun ke masyarakat. Mereka melakukan pengkajian serta upaya pelestarian salah satu kesenian tradisional yang di lokasi tersebut.

"Kita lebih mengutamakan kepada aktivitas nyata sebuah kreativitas yang dilakukan oleh mahasiswa. Sehingga keberadaannya di tengah masyarakat dapat memberikan manfaat, khususnya warga masyarakat yang berada di lokasi PKM," kata Ketua Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan, Edlin Yanuar Nugraheni.

Ditambahkannya, selain bentuk pengabdian masyarakat langsung. Program ini sebut Edlin juga untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa atau personality development.

"Dari ini kita juga bertujuan untuk mengkaji, mengembangkan, dan menerapkan ilmu yang telah dipelajari mahasiswa di perkuliahan kepada masyarakat," bebernya.

Adapun kata Edlin, selama di sana. Salah satu tarian tradisional Tanah Bumbu, yakni Tari Maandat Dara adalah target program PKM. Yang mana diungkapkannya, salah satu tarian asal Banua ini tidak begitu populer di khalayak umum.

"Sehingga perlu dilakukan pengkajian serta upaya pelestarian. Juga di lokasi PKM, kita memilih Sanggar Seni Citra Luhur Budaya Banua (S2CLB2) karena sanggar ini masih mengajarkan tarian Maantan Dara hingga sekarang," kata Edlin.

Selain mempelajari dan mengkaji tarian ini. Program PKM ini kata Edlin juga menyambangi tokoh seni di Tanah Bumbu. "Kita bersilaturhami dengan tokoh seni di Tanbu. Ini juga untuk mendapat pengetahuan tentang kesenian - kesenian yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu, dimana kesenian tersebut kurang diketahui masyarakat umum," pungkasnya. (adv/ema)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*