MANAGED BY:
JUMAT
15 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Minggu, 17 Maret 2019 08:20
Delegasi Finlandia Balanting di Loksado
BAMBU RAFTING: Sejumlah delegasi mancanegara menjajal objek wisata Loksado Kalsel.

PROKAL.CO, BANJARMASIN -- - Duta Besar RI untuk Finlandia dan Estonia, Wiwiek Setyawati Firman berkunjung ke Kalsel, sejak Selasa (12/3) tadi. Dia tak sendiri melainkan membawa serta sejumlah wartawan, akademisi dan profesor dari Finlandia.

Sabtu (16/3) kemarin menjadi hari terakhir bagi rombongan turis dari negara Nordik tersebut untuk menikmati keindahan alam dan budaya di Kalsel. Pada akhir kunjungan itu, mereka menghabiskan waktu di destinasi wisata Loksado, Hulu Sungai Selatan.

Di sana para turis asing tersebut mendapatkan kesempatan untuk mengarungi Sungai Amandit, dengan bamboo rafting. Rasa senang, bercampur tegang tampak jelas di wajah mereka ketika menaiki susunan bambu yang sudah dibentuk seperti perahu itu.

Selain menikmati keindahan Loksado, mereka juga diajak oleh Dinas Kehutanan Kalsel untuk bersama-sama melakukan penanaman bibit pohon secara serentak dalam rangka Hari Bakti Rimbawan 2019.

Usai mengikuti sederet kegiatan di Loksado, para tamu dari Finlandia selanjutnya mendapatkan jamuan makan di Pendopo Bupati Hulu HSS. Di mana pada kesempatan itu juga dihadiri Bupati HSS H Achmad Fikry, Sekdaprov Kalsel Haris Makkie dan Kepala Dinas Kehutanan Kalsel Hanif Faisol Nurofiq.

Setelah acara di Pendopo usai, Duta Besar RI untuk Finlandia dan Estonia, Wiwiek Setyawati Firman mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Kalsel dan seluruh pihak terkait yang sudah mendampingi mereka selama lima hari di Banua. "Selama di sini kami mendapatkan pengalaman yang luar biasa mengagumkan," katanya.

Dia mengungkapkan, mereka sengaja berkunjung ke Kalsel punya komitmen untuk mempromosikan wisata alam dan budaya di Banua ke dunia. "Untuk itu, saya bawa serta sejumlah wartawan, akademisi dan profesor dari Finlandia," ungkapnya.

Menurutnya, kehadiran wartawan ke Kalsel dapat mengabarkan kemajuan penghijauan ke publik di Finlandia. "Lewat cara ini, saya juga ingin menyebarluaskan kemajuan penghijauan dan membuka kerja sama internasional. Sebab, pena lebih ampuh daripada senjata," ujarnya.

Wiwiek menyampaikan, sekitar 11 delegasi Finlandia yang diajaknya itu seluruhnya mengaku takjub dengan keindahan Kalsel. "Salah satunya wartawan bernama Merike Halik. Dia menyebut budaya dan sopan santun serta solidaritas di sini tidak ditemukan di negara lain," ucapnya.

Lanjutnya, para tamu dari Finlandia tersebut meminta agar masyarakat selalu menjaga budaya dan kekayaan lingkungan yang ada di Kalsel. "Mereka ingin warisan nenek moyang di sini selalu dijaga. Sebab, semua yang ada di sini tidak ada di negara lain," paparnya.

Wiwiek mengaku mengapresiasi upaya revolusi hijau atau penghijauan kawasan hutan kritis di Kalimantan Selatan. Dirinya berjanji mengkampanyekan konsep revolusi hijau ini ke negara Skandinavia, khususnya Finlandia dan Estonia.

Menurutnya, sangat penting membawa isu pelestarian hutan ke Skandinavia. Sebab, di sana sangat perhatian terhadap isu perubahan iklim dan penggundulan hutan. "Penanaman serentak 29 ribu bibit pohon yang dilakukan Kalsel hari ini (kemarin) juga akan kita digaungkan ke Finlandia," ujarnya.iL

Dia menyampaikan, komitmen penghijauan di Kalsel bisa menjadi modal awal untuk mendapat bantuan donor international. Sebab, negara donor akan melihat komitmen pemerintah dalam hal penghijauan untuk menekan penggundulan hutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan, Hanif Faisol Nurofiq, menuturkan penanaman serentak 29 ribu bibit pohon merupakan komitmen Pemprov Kalsel merestorasi hutan.

Dia berharap kehadiran Duta Besar RI untuk Finlandia dan Estonia, Wiwiek Setyawati Firman bersama delegasi Finlandia membawa dampak positif terhadap upaya Kalsel menekan lahan kritis. "Tahun ini kami menargetkan penghijauan di lahan seluas 32 ribu hektare dari sisa lahan kritis 511 ribu hektare," pungkasnya. (ris/ema)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*