MANAGED BY:
SELASA
20 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Jumat, 22 Maret 2019 09:56
Pelapor SPT Pajak Belum Ada Separuh
TAAT PAJAK: Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama dipadati para wajib pajak (WP) yang ingin melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) Tahunan, (20/3)

PROKAL.CO, BANJARBARU - Jelang berakhirnya bulan Maret, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama dipadati para wajib pajak (WP). Mereka datang untuk melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) Tahunan-nya.

Saking banyaknya masyarakat yang ingin menyampaikan SPT, kantor pelayanan pajak yang beralamat di Jalan A Yani Km 33,8 itu sampai harus menambah tempat pelayanan di teras kantor mereka.

Meski lokasi pelayanan ditambah, antrean tampak masih panjang. Sejumlah WP terlihat menunggu giliran di tempat duduk yang sudah disediakan di teras KPP Pratama.

Salah satunya Buhran. Dia mengaku sudah menunggu selama 15 menit untuk melaporkan SPT Pajak Orang Pribadi miliknya.

"Banyak juga ya yang melapor. Saya baru tahun ini melapor, karena tahun lalu baru dapat NPWP," katanya.

Dia mengaku menyampaikan SPT, lantaran disuruh oleh pihak kantor di tempatnya bekerja sebagai Petugas Manggala Agni, Daerah Operasi Kabupaten Banjar.

"Kalau tidak disuruh, mungkin tidak saya laporkan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Banjarbaru Muhammad Na'im Amali menyampaikan batas akhir masa penyampaian SPT Tahunan bagi WP OP sampai 31 Maret ini. Hal itu yang mengakibatkan, KPP Pratama dalam beberapa hari terakhir dipadati masyarakat.

"Luar biasa, setiap tahun warga Kalsel sangat antusias untuk melaporkan SPT mereka," ungkapnya.

Meski masyarakat tampak antusias, namun dia menyebut jumlah WP yang melaporkan SPT belum ada setengahnya. Bahkan, WP OP non karyawan yang terdaftar 19.546 orang yang menyampaikan SPT baru 3.936.

"Kalau WP OP Karyawan lumayan, dari 54.954 sudah ada 31.674 yang melapor. Sedangkan untuk WP Badan, dari 6.287 baru 1.738 yang menyampaikan SPT," ucap Na'im.

Namun, bagi WP Badan dia menyebut tenggat waktu penyampaian SPT lebih panjang yaitu sampai 31 April 2019.

"Jadi yang fokus kami sekarang ialah WP OP. Khususnya yang melapor melalui elektronik e-filing," paparnya.

Walaupun pelapor SPT belum setengahnya dari jumlah WP, dia optimis tahun ini KPP Pratama Banjarbaru yang melayani daerah Banjarbaru, Banjar dan Tanah Laut akan kembali mencapai target.

"Kami tahun ini dapat target 26.688 WP melaporkan SPT melalui e-filing. Nah, sampai Rabu (20/3) sudah ada 22 ribu lebih yang melapor. Jadi, tinggal sedikit," ucapnya.

Target penyampaian e-filing sendiri dilakukan, guna mengedukasi masyarakat supaya terbiasa menggunakan sistem elektronik.

"Ke depannya 'kan semua bakal menggunakan sistem online, jadi kantor pusat hanya menargetkan jumlah SPT melalui e-filing," ungkap Na'im.

Dia mengimbau kepada para WP agar segera menyampaikan SPT sebelum tenggat waktu yang ditentukan. Sebab, jika melebihi batas bakal dikenakan sanksi denda.

"Bagi WP OP dendanya Rp100 ribu. Kalau badan, Rp1 juta," pungkasnya. (ris/ema)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*