MANAGED BY:
SELASA
20 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 23 Maret 2019 10:19
Kapolda Kalsel: Masyarakat Diteror Politik Identitas dan Hoax

Pemilu Banua Dijaga 4.449 Personel

TAKTIK: Kombes Pol Sumarto menyampaikan paparan taktik pengamanan ibukota provinsi pada 17 April nanti. | Foto Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yazid Fanani menyebut kebangkitan politik identitas dan semburan berita bohong sebagai ancaman utama Pemilu 2019.

Dia menegaskan, aparat bakal bersikap serius. Bahkan tak ragu bertindak keras demi mengamankan Pileg dan Pilpres.

"Ingat, pemilu tak hanya penting bagi masa depan bangsa. Tapi juga bakal ditonton dunia internasional. Sekarang, situasi keamanan menjadi rawan akibat aksi politik identitas. Ditambah hoax yang berhamburan di media sosial," ungkap Yazid.

Dia tak percaya jika penyebaran hoax itu hanya lantaran keisengan netizen. Dibaliknya pasti ada tujuan politis yang hendak diraih. Yakni mengalahkan lawan politik.  Dia menyayangkan ketika cara-cara tak halal pun ditempuh demi memenangkan pemilu.

"Dampaknya besar, persatuan dirusak. Demokrasi menjadi tidak sehat," imbuhnya.

Sama halnya dengan politik identitas. Apalagi ketika sudah menyentuh ranah paling sensitif: agama. "Isu SARA malah dijadikan bagian strategi pemenangan pemilu. Menjadikan pemilih tidak rasional. Politik identitas maupun hoax telah menjadi teror psikologis bagi masyarakat," tukasnya.

Yazid mengutarakan keresahan itu dalam apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata Intan di Taman Kamboja, Jalan Anang Adenansi, kemarin (22/3) pagi. Apel ini digelar secara masif dan serentak di semua daerah di Indonesia.

Tujuannya, agar bisa ditonton masyarakat luas. "Kami ingin meyakinkan warga, bahwa TNI dan Polri itu kompak dan solid. Bahwa kami serius dalam mengamankan pemilu. Agar warga memperoleh rasa aman," ujarnya.

Seusai gelar pasukan, Yazid menyimak paparan taktik pengamanan ibukota provinsi oleh Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sumarto. Lalu menonton simulasi pengamanan yang diikuti personel Polri dan TNI.

Skenarionya meliputi keributan di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Serbuan brutal oleh ratusan pengunjuk rasa ke gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU). Penjarahan kota. Hingga serangan teroris ke objek vital negara.

Simulasi itu terasa mencekam berkat aksi bela diri, asap gas air mata, anjing menyalak, semburan meriam air, desingan peluru, hingga dentuman bom. Bak film eksyen. Apakah simulasi itu tidak terlampau berlebihan? Bagi Yazid tidak.

"Saya tidak mau meremehkan situasi. Semua daerah di Kalsel harus dipandang rawan. Dan personel harus selalu siap menghadapi skenario terburuk," tegasnya.

Yazid menyebutkan, 4.449 personel gabungan dari TNI dan Polri akan dikerahkan guna mengamankan pemilu di Banua. Jumlah yang besar sekali.

Terakhir, dia kembali menekankan tentang pentingnya netralitas TNI dan Polri. "Masa netralitas kami masih diragukan? Kami netral! Silakan anggota mencoblos, tapi setelah menginjak masa pensiun," pungkasnya. (fud/ema)


BACA JUGA

Senin, 19 Agustus 2019 14:10

Aksi Depan Istana Merdeka, Mahasiswa Asal Kalsel Bawa Isu Save Meratus

BARABAI - Merebahkan diri di aspal jalanan, sejumlah masyarakat berbagai elemen…

Senin, 19 Agustus 2019 11:56
Pemkab Balangan

Balangan Expo Digelar Selama Sepekan

PARINGIN – Bupati Balangan Ansharuddin ditemani unsur Forkopimda dan jajarannya…

Senin, 19 Agustus 2019 10:10

Jamin Pengobatan Korban Pasung, Pemko: Jangan Sembunyikan Penderita Gangguan Jiwa..!

BANJARMASIN - Dalam momen perayaan hari kemerdekaan ke-74, pemko mendeklarasikan…

Senin, 19 Agustus 2019 09:07

Maraknya Bisnis Akar Bajakah Bikin Khawatir Walhi Kalsel

BANJARBARU - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalsel sedang was-was dengan…

Senin, 19 Agustus 2019 09:03

Bursa Cabup Banjar: Masruf Buka Pintu Koalisi, Habib Abdullah Ingin Diusung Gerindra

MARTAPURA - Pemilihan bupati (pilbup) Kabupaten Banjar dipastikan menjadi salah…

Senin, 19 Agustus 2019 08:21

Duh, Masih Saja Ada Spanduk Diikat di Pohon, Kan Sudah Jelas itu Pelanggaran..!

BANJARBARU - Momentum HUT ke-74 RI kembali dimanfaatkan para tokoh…

Senin, 19 Agustus 2019 08:14

Sudah Celakai Warga, Tumpukan Material di Jalan Sapta Marga Dikeluhkan, Begini Tanggapan Dinas Terkait...

BANJARBARU - Warga Jalan Sapta Marga, Kelurahan Guntung Payung dibuat…

Senin, 19 Agustus 2019 08:09
Pemko Banjarbaru

Gelar Resepsi Kenegaraan Sembari Berbagi Piagam

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani dan Wakil Walikota…

Senin, 19 Agustus 2019 08:04
PARLEMENTARIA

DPRD Banjarbaru Minta Antisipasi Banjir Dilakukan Sejak Dini

BANJARBARU - Meski sekarang masih kemarau. Namun, Pemko Banjarbaru diminta…

Senin, 19 Agustus 2019 07:59
Pemkab Tanah Bumbu

Ratusan Obor Meriahkan Malam Taptu

BATULICIN - Ratusan anggota pramuka, pelajar SLTA, ASN Pemkab Tanbu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*