MANAGED BY:
RABU
20 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 25 Maret 2016 11:53
Segel Depot Penjual Miras, Mobil Satpol PP Digedor di Lampu Merah
DISITA: Minuman keras dalam kemasan botol dan kaleng disita petugas Satpol PP saat merazia Depot Ujung Pandang di Banjarmasin.

PROKAL.CO, style="text-align: justify;">BANJARMASIN - Penyegelan rumah makan yang menjual minuman keras tanpa mengantongi SIUP-MB (Surat Izin Usaha Perdagangan Minum Beralkohol) berlanjut. Awal pekan tadi Depot Eskimo di Jalan Pangeran Samudera yang disegel, kemarin (24/3) siang giliran Rumah Makan Ujung Pandang di Jalan Kolonel Sugiono.

Satpol PP menyita ratusan botol miras beragam merek dari dua lemari pendingin di dekat kasir. Namun, saat Satpol PP menggeledah gudang yang berada di lantai dua dan tiga, hanya didapati tumpukan kardus berisi botol-botol kosong.

Saat dirazia, rumah makan itu sedang sepi pengunjung. Pemiliknya pun tidak terlihat. Hanya ada tiga pemuda berjaga di meja kasir. Penyegelan pun berlangsung mudah. Kelar memutus meteran listrik, stiker segel ditempel petugas di pintu depan.

Namun, ketika Satpol PP hendak beranjak pulang, sempat terjadi kericuhan kecil. Mobil-mobil patroli yang sedang menunggu lampu merah berganti hijau, mendadak digedor pria tak dikenal. Dia meminta petugas untuk turun dari mobilnya. Syukurlah, petugas tak terpancing dan enggan meladeni.

Ujung Pandang sebenarnya target lawas. Saban kali razia miras digelar, rumah makan ini termasuk target favorit. Bukan hanya bagi Satpol PP, tapi juga untuk razia pekat (penyakit masyarakat) pihak kepolisian.

Sementara target lainnya, Depot Mutiara di Jalan Veteran, tidak disegel karena nihil temuan. "Habis menyegel Depot Eskimo kemarin, mereka protes dan minta depot-depot serupa juga disegel," kata Kepala Satpol PP Kota Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik.

---------- SPLIT TEXT ----------

Ichwan tak keberatan melepas stiker segel tersebut. Dengan syarat, rumah-rumah makan itu hanya berjualan makanan dan minuman biasa tanpa unsur alkohol. Terkecuali mereka mampu mendapatkan SIUP-MB. "Tadi pagi perwakilan Eskimo kemari. Dia minta meteran listriknya dikembalikan, ya saya kembalikan," ungkapnya.(fud/dye)

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 20 November 2019 13:03

8000 Liter Habis Dalam 3 Jam, Stok Solar di SPBU Masih Kurang

BANJARBARU - Dalam beberapa hari terakhir, antrean panjang truk yang…

Rabu, 20 November 2019 11:05

Heboh Mayat dengan Kepala Tenggelam

BANJARBARU - Warga di kawasan Handil Berkat Karya Kelurahan Landasan…

Selasa, 19 November 2019 13:26

Masih Banyak Juru Parkir Liar, Sulit Dibasmi karena Dibeking Preman

BANJARMASIN – Merespons keresahan terkait maraknya aksi juru parkir liar…

Selasa, 19 November 2019 13:21

Rokok Ilegal di Kapal Buah, Informasi Awal Penyelundupan Obat Daftar G

BANJARMASIN - Jutaan batang rokok putih tanpa pita cukai nyaris…

Selasa, 19 November 2019 13:18

Pakai Mobil Rental, Antar Sabu Hampir Sekilo

BANJARMASIN - Dua pengedar narkoba lintas kabupaten diringkus anggota Subdit…

Selasa, 19 November 2019 13:15

Truk Versus Motor, Satu Tewas

BANJARMASIN - Jalan Gubernur Subarjo kembali menelan korban. Seorang pengendara…

Selasa, 19 November 2019 12:54

Amandit Aquatic Makan Korban, Pengunjung Ilegal Ditemukan Tewas Tenggelam

KANDANGAN – Kolam renang Amandit Aquatic Center Kandangan, Kabupaten Hulu…

Selasa, 19 November 2019 12:50

Aparat Incar Penambang Ilegal Mantewe

BATULICIN - Polisi berjanji akan menindak tegas pelaku penambangan emas…

Selasa, 19 November 2019 11:04

BEJAT..! Di Tamban, Guru Agama Cabuli Belasan Murid

MARABAHAN - Seorang guru agama di sebuah sekolah menengah atas…

Selasa, 19 November 2019 11:01

Dikepung, Hijrah Tiarap di Rawa Tanjung Rema

BANJARBARU – Kelakuan tak seindah namanya, Hijrah (24) tahun ditangkap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*