MANAGED BY:
RABU
21 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Jumat, 29 Maret 2019 15:08
Ramadhan Sebentar Lagi, Pengawasanan Produk Diperketat
WAWANCARA: Kepala Disdag Kalsel Birhasani saat menjelaskan soal pengawasan produk. | FOTO: NISA/RADAR BANJARMASIN.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Mendekati Ramadan tahun 2019 ini, Dinas Perdagangan (Disdag) Kalsel makin memperketat pengawasan barang yang beredar di masyarakat.

Diungkapkan Kepala Disdag Kalsel Birhasani, diperketatnya pengawasan untuk dapat menjamin masyarakat Banua dalam mendapatkan produk yang aman untuk dipakai maupun dikonsumsi.

Hal tersebut diungkapkannya di sela kegiatan rapat kordinasi pengawasan barang beredar dan jasa Provinsi Kalsel dengan tema "Peningkatan sinergitas dalam implementasi pengawasan barang beredar dan jasa di wilayah Kalsel", di Hotel Banjarmasin Internasional (HBI), Rabu (28/3) kemarin.

"Jelang Ramadan biasanya pelaku usaha mulai memilah produk yang dijual menjadi dua bagian, baik itu produk yang masih bagus maupun yang cacat dan mendekati kedaluwarsa. Ini lah yang harus  diawasi agar mereka tidak menjual produk yang cacat dan mendekati kadaluarsa kepada konsumen," tegasnya.

Dalam melakukan pengawasan yang intensif, Disdag Kalsel akan membentuk tim satgas pengawasan dengan melibatkan berbagai pihak. Baik itu Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kepolisian hingga Disdag di seluruh Kabupaten Kota di Kalsel.

"Setelah membentuk tim Satgas pengawasan, kami akan segera berkordinasi dalam melakukan sidak ke lapangan. Baik itu ke pasar tradisional hingga ke pasar modern," tambahnya.

Ia pun berharap melalui cara ini masyarakat Banua dapat lebih terlindungi haknya untuk mendapatkan produk yang aman untuk dipakai maupun dikonsumsi. Selain itu cara tersebut diharapkan bisa menekan pelaku usaha curang yang hanya ingin mendapatkan keuntungan pribadi dengan cara merugikan orang lain.

"Kalau dalam sidak lapangan kami temukan pelaku usaha yang curang, maka tentu akan kita tindak sesuai aturan yang berlaku. Bahkan jika pelanggarannya masuk kategori berat, maka kami tidak segan melibatkan BPOM dan Kepolisian dalam pengusutannya," tandasnya. (sya/ema)

 


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*