MANAGED BY:
KAMIS
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Minggu, 31 Maret 2019 12:10
Pak Walikota, Potensi Kampung Purun Perlu Dipoles
WISATA EDUKASI: Puluhan pelajar mengamati proses pembuatan purun menjadi olahan kerajinan tangan di Kampung Purun Palam Banjarbaru beberapa waktu lalu di suatu acara | Foto: Muhammad Rifani

PROKAL.CO, BANJARBARU – Di antara beberapa kampung tematik yang ada di Banjarbaru. Kampung Purun di Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka Banjarbaru termasuk yang menyuguhkan destinasi unik.

Berbeda dengan kampung tematik buatan lainnya. Kampung Purun termasuk yang cukup alami. Ditambah kultur dan aktivitas warga yang setiap harinya memproduksi berbagai kerajinan tangan berbahan purun.

Namun menurut keterangan Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Banjarbaru. Kampung Purun yang sekarang masih belum cukup.

"Masih harus terus dibina. Ini untuk menarik wisatawan berkunjung ke sana," jujur Kabid Pariwisata Disporabudpar Banjarbaru, Dhiah Tri Widhiningsih.

Pihaknya katanya menyadari kalau potensi Kampung Purun perlu dipoles lagi. Apalagi Pemko sebut Dhiah akan menjadikan Kampung Purun sebagai wisata unggulan Kota Idaman. "Kita akan membuat galeri kerajinan purun. Tapi konsepnya dipusatkan di satu lokasi. Tidak tersebar-sebar. Sehingga wisatawan lebih dimudahkan," katanya.

Satu lokasi pun ucap Dhiah sudah dicanangkannya untuk jadi galeri Kampung Purun. "Kita sedang menjajaki dengan pihak Kelurahan untuk dicarikan tanah sebagai galeri. Targetnya tahun ini juga dibangun."

Mengapa Kampung Purun dipilih sebagai unggulan? Dhiah menjawab ringkas. Baginya, di antara kampung tematik lainnya, Kampung Purun yang menawarkan keasrian dan lebih alami.

Lanjutnya, keberadaan produk purun di Banjarbaru memang tidak setenar daerah lain. Apalagi ujar Dhiah, ada kabupaten lain yang memang sudah terkenal dengan kerajinan purunnya.

"Konsepnya kita tidak hanya menjual produk purunnya. Sebab di daerah lain ada yang juga jual produk purun. Makanya kita akan menggencarkan wisata edukasinya," paparnya.

Wisata edukasi ini terang Dhiah lebih kepada proses pembuatan dan pengolahan purun. Baik dari bahan mentah hingga produk siap edar. "Itu yang kita targetkan, wisata edukasinya. Jadi wisatawan terutama pelajar bisa mendapatkan pengalaman melihat atau terlibat langsung mengolah purun," pungkasnya. (rvn/al/ram)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*