MANAGED BY:
RABU
21 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 02 April 2019 09:23
Penutupan Jembatan Alalak I: Angkutan Besar Kecele

Jembatan Alalak II Biang Kemacetan

PERLAHAN: Penumpukan kendaraan tak cuma terjadi di kabupaten tetangga. Di Banjarmasin, Jalan Hasan Basry juga merayap. Termasuk jalur Tembus perumnas dan Cemara Ujung. | Foto: Noorhidayat/Radar Banjarmasin.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Cahyono terlihat kesal. Dia terpaksa putar balik di depan RSUD Ansyari Saleh. Truknya harus kembali masuk kota untuk menuju ke Km 17 Banjarmasin.

Dia tak tahu kalau Jembatan Alalak I resmi ditutup, sejak kemarin (1/4) sore. Baru akan dibuka kembali jika kelar dibangun. Targetnya sih dua tahun lagi.

Truk kontainer yang ia kemudikan membuat Jalan Hasan Basri (Kayu Tangi Ujung) semakin macet. “Tak ada rambu larangan. Andaikata ada rambu terpasang di Jalan Sutoyo S Banjarmasin, saya tak masuk ke jalan ini,” keluhnya.

Yang dia sayangkan pula, truknya tak dicegat saat melintasi Bundaran Kayu Tangi. Padahal sudah dijaga aparat. "Setelah sampai di depan jembatan, saya baru dilarang masuk,” imbuhnya.

Keluhan senada juga disampaikan Robi. Sopir tangki yang ingin ke Marabahan itu terpaksa putar balik ke dalam kota. "Payah, sosialisasi masih kurang. Harusnya dijaga sejak di area terjah. Ini malah dibiarkan kami masuk,” ucapnya.

Seperti diketahui, khusus angkutan berat mesti melewati Jalan Gubernur Syarkawi (Lingkar Utara). Untuk kendaraan biasa, boleh lewat Jembatan Alalak II.

Tapi Robi tak mempersoalkan itu. Yang dia sesalkan, karena dibiarkan saja truknya melintas untuk menuju ke Jembatan Alalak I.

"Tak masalah lewat Jalan Gubernur Syarkawi. Tapi harusnya kami dihalau dulu. Seperti ini kami harus dua kali jalan,” katanya.

Pada hari pertama penutupan jembatan kemarin, baru 15 menit, arus di Jembatan Alalak II sudah melonjak. Terjadi penumpukan kendaraan.

Pasalnya, pertemuan dua arus dari Banjarmasin dan Barito Kuala terjadi di jalur sempit itu. “Sudah saya prediksi, di sini yang akan terjadi kemacetan hebat,” keluh Syarwani, pengendara asal Handil Bakti.

Dia hanya bisa pasrah dengan kondisi tersebut. Mesti rela terkena macet. “Akhirnya ditutup juga. Mau bagaimana lagi,” ucapnya.

Meski demikian, dia meminta kepada pekerja proyek untuk terus menempatkan petugasnya di jalur alternatif itu. Yang menjadi biang kerok kemacetan. “Aparat harus terus berjaga di sini. Selain menjadi titik pertemuan, oprit jembatan juga rawan,” sebutnya.

Kemarin saja, satu mobil harus didorong petugas untuk naik karena mogok mendadak di bagian oprit. Sontak, macet pun semakin menjadi. Di titik ini juga yang menjadi perhatian Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah XI Kalsel, Banjarmasin I.

Kasatker BBPJN Wilayah XI Kalsel, Banjarmasin I, Syahriliansyah mengatakan, khusus di titik itu dia memastikan petugas selalu ada. Bahkan dilengkapi dengan penyangga ban. Untuk menghindari mogok dan mundur mendadak mobil. “Salah satu yang akan kami lengkapi pula adalah rambu lalulintas,” janjinya.

Pria yang akrab disapa Iril ini terlihat lega. Dengan ditutupnya Jembatan Alalak I mulai kemarin. Karena sebelumnya sempat molor. Bahkan dua bulan dari waktu ideal. “Akhirnya kami bisa fokus dengan pekerjaan,” tukasnya.

Iril coba menerangkan tahap pekerjaan yang sedang jalan. Menurutnya, kala ini pekerjaan sudah masuk pada pemancangan tiang pendekat jembatan di area Banjarmasin. Mau tidak mau, jembatan pun harus ditutup. “Ada ratusan tiang pancang yang akan dipasang. Makanya penutupan harus dilakukan,” jelasnya.

Terkait arus lalu lintas yang pasti terhambat, dia meminta warga Banjarmasin ataupun Barito Kuala bersabar. Menurutnya, pekerjaan pembangunan jembatan ini memang membawa efek domino.
Namun di sisi lain, dampak positifnya akan dirasakan oleh masyarakat ketika jembatan ini selesai. “Ini demi pembangunan daerah. Masyarakat harap memaklumi dan memahami,” tandasnya.

Sementara itu, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Kalsel, AKBP Haris menegaskan. Pihaknya akan terus berjada di titik-titik rawan kemacetan. Termasuk memastikan truk besar agar tak melintasi Jembatan Alalak II.

“Rambu-rambu sudah kami siapakan di semua titik yang akan menuju ke Batola maupaun yang ingin masuk ke Banjarmasin,” terang Haris.

Dia meminta, para sopir angkutan berat juga menyadari. Agar tak melintasi Jembatan Alalak II. “Yang pasti aparat kami akan konsisten melakukan pengawalan hingga Jembatan Sungai Alalak selesai,” tutupnya. (mof/ema)


BACA JUGA

Selasa, 20 Agustus 2019 16:18
Pemkab Tabalong

Rapat Pendapatan se Kalsel di Tabalong

TANJUNG - Kabupaten Tabalong menjadi tuan rumah Rapat Kerja Kepala…

Selasa, 20 Agustus 2019 14:09
Berita Balangan

Bupati Berikan Penghargaan Kepada Sejumlah Pejabat dan Masyarakat

PARINGIN – Momen peringatan 17 Agustus 2019, dimanfaatkan oleh Bupati…

Selasa, 20 Agustus 2019 14:07
Berita Balangan

Perhimpunan Anggrek Indonesia Balangan, Gelar Orchid Show

PARINGIN - Ambil bagian di gelaran Balangan Expo 2019, Perhimpunan…

Selasa, 20 Agustus 2019 13:14

Turun Hujan, Bukan Berarti Kemarau Akan Berakhir

BANJARMASIN - Dua hari ini, Banjarmasin diguyur hujan. Intensitasnya ringan,…

Selasa, 20 Agustus 2019 12:09

Bupati Luncurkan Sistem SPPD Online

PARINGIN – Sebagai salah satu bentuk perwujudan tata kelola pemerintahan…

Selasa, 20 Agustus 2019 10:13

Catatan Positif Penyelenggaraan Haji 2019: Tidak Ada Kasus Kekurangan Obat

Catatan positif penyelenggaraan haji 2019 juga ada di layanan kesehatan.…

Selasa, 20 Agustus 2019 10:05

Rotasi Guru Berdasarkan Zonasi Bisa Bikin Motivasi Kerja Menurun, Begini Pendapat Pihak Terkait di Banua

BANJARMASIN - Tak hanya menerapkan kebijakan zonasi penerimaan peserta didik…

Selasa, 20 Agustus 2019 09:56

Tanbu atau Kotabaru? Zairullah Azhar Belum Tentukan Sikap

BATULICIN - Niat Zairullah Azhar maju Pilkada 2020 ternyata bukan…

Selasa, 20 Agustus 2019 09:53

Warga Ingin Manfaatkan Air Sungai Belasung

BANJARMASIN - Bangunan yang menghinggapi badan dan bantaran Sungai Belasung…

Selasa, 20 Agustus 2019 09:48

Komisi III DPRD Banjarmasin Sindir Para Pembantu Wali Kota

BANJARMASIN - Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin, Matnor Ali masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*