MANAGED BY:
RABU
27 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 02 April 2019 10:01
Mantap..! Satpol PP Banjarbaru Bidik Prostitusi Online
ANGKAT WALIKOTA: Personel Satpol PP Banjarbaru mengangkat Walikota Banjarbaru usai acara Upacara Peringatan HUT Satpol PP, Linmas dan Damkar di Lapangan Murjani Banjarbaru pada Senin (1/4). | FOTO: Muhammad Rifani/Radar Banjarmasin.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Lokalisasi Pembatuan sudah ditutup resmi. Statusnya pun saat ini hanya jadi eks lokalisasi. Tapi herannya, bisnis esek-esek masih menggeliat di Kota Banjarbaru.

Praktik di darat mulai berhasil disekat. Kini para pelaku dan penikmat prostitusi merambah ke udara. Jalur daring. Kerap disebut protitusi online.

Di Kota Banjarbaru juga demikian. Jasa layanan pemuas nafsu sesaat ini sudah mulai merambah online. Baik lewat aplikasi pesat singkat berupa WA hingga dengan platform khusus yang erat dimanfaatkan untuk bisnis esek-esek.

Fenomena ini tak ditampik oleh Satpol PP Banjarbaru. Petugas penegak Perda ini menargetkan akan membidik bisnis prostitusi online di Kota Idaman. Perwujudannya; personel dibekali kemampuan IT.

"Di era digital ini, kita akan membekali personel punya kemampuan IT. Salah satunya fokus untuk memberantas prostitusi online," kata Kasatpol PP, Marhain Rahman.

Lanjutnya, di sela peringatan HUT Satpol PP ke-69, Satlinmas ke-57 dan Damkar ke-100 pada Senin (1/4) di Lapangan Murjani Banjarbaru. Marhain menekankan kalau tahun ini pihaknya akan fokus memberantas praktik prostitusi di Kota Idaman.

"Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, kita fokus menindak praktik prostitusi. Tak terkecuali di eks lokalisasi Pembatuan. Karena masih ada praktik terselubung di sana, tak terkecuali salon plus-plus juga jadi incaran," tegasnya.

Meski penyakit masyarakat ini juga penting. Marhain turut menyebut jika konsentrasi tahun ini turut menyasar pengamanan pelaksanaan Pemilu. 2019. Baik Pilpres maupun Pileg. "Tahun ini ada momentum Pilpres dan Pileg. Pasti akan jadi perhatian kita dalam hal pengamanan ketertibannya," ujarnya.

Disinggung soal kesiapan personel. Marhain mengatakan walau secara jumlah ideal pihaknya belum cukup. Satpol PP tegasnya akan menjalankan tugasnya sebagai penegak peraturan di wilayah Kota Banjarbaru.

Memang, personel Satpol PP Banjarbaru saat ini terbilang sedikit. Menyandang status kota, menurut informasi kalau sekarang total personel hanya ada 150 orang.

Padahal idealnya, jumlah personel yang dibutuhkan dari 200-250 personel. Apalagi untuk mengakomodir keseluruhan tugas dan fungsi Satpol PP di Banjarbaru. Dengan segala macam kualifikasi dan macam permasalahan yang terjadi di masyarakat.

Marhain tak menampik saat ini kuantitas petugasnya perlu tambahan. Saat ditanya apakah ada persiapan khusus dalam perekrutan personel baru. Marhain menjawab itu akan diupayakan.

"Tetapi tidak tahun ini. Mungkin di tahun 2020. Kalau tahun 2019 hanya ada penambahan Satlinmas lantaran momen Pemilu. Diupayakan bisa tahun depan jika ada persetujuan," katanya.

Sementara itu, di acara yang sama. Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani didampingi Wakil Walikota Banjarbaru, Jaya Setiawan menjelaskan perihal keterbatasan anggaran di tahun ini.

Berkaitan dengan jumlah personel yang masih minim serta fasilitas yang harus ditambah dan dilengkapi. Nadjmi mengatakan kalau kemungkinan akan bisa diupayakan di tahun 2020. "Memang harus diakui kemampuan keuangan daerah kita tidak begitu maksimal. Sehingga dalam hal fasilitas dan tambahan SDM untuk tahun ini belum bisa terakomodir semuanya," katanya.

Lanjutnya orang nomor satu di Banjarbaru ini. Jika memang ada usulan penambahan, ia akan mencoba menimbang dengan kemampuan dari anggaran ataupun pendapatan daerah. "Jadi memang di tahun 2019 ini tidak ada tambahan personel. Hanya di Linmas kita tambah. Nah semoga di tahun 2020, bertepatan dengan momen Pilkada kemungkinan ada ditambah," paparnya.

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Banjarbaru, AR Iwansyah yang turut hadir di acara mengatakan akan siap mengakomodir jika memang anggaran harus ditambah. "Kalau memang diajukan nanti, Insya Allah kita juga akan bahas dan siap ajukan," kata Iwansyah. (rvn/al/ram)


BACA JUGA

Jumat, 22 Mei 2020 11:32

Kasus Covid-19 Bisa Naik Usai Lebaran, Kemenag Kalsel Imbau Tidak gelar Takbiran

BANJARMASIN - Pawai takbiran malam Lebaran dipastikan akan sepi. Tradisi…

Jumat, 22 Mei 2020 11:26

Profesi Penggali Kubur Semakin Dicari

BANJARBARU - Penggali kubur adalah profesi yang paling dicari akhir-akhir…

Jumat, 22 Mei 2020 11:16

Terindikasi Covid-19, Penumpang Dikarantina

BANJARBARU - Beberapa hari menjelang Lebaran, kondisi Bandara Syamsudin Noor,…

Jumat, 22 Mei 2020 10:56

PSBB Banjarmasin Masuki Jilid 3, Pakar Epidemiologi: Lanjutkan, tapi Harus Lebih Tegas

BANJARMASIN - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II di…

Jumat, 22 Mei 2020 10:44

Kalsel Kewalahan Memusnahkan Arsip

BANJARMASIN - Sudah sebulan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel memulai…

Jumat, 22 Mei 2020 10:34

Kapolda Sowan ke Guru Danau

AMUNTAI - Sudah hampir menjadi agenda rutin bagi pejabat instansi…

Jumat, 22 Mei 2020 10:21

MUI Banjarbaru Bolehkan Salat Id, Dengan Syarat

BANJARBARU - Meski sudah sangat mendekati hari H lebaran Idulfitri.…

Jumat, 22 Mei 2020 09:52
Pemko Banjarbaru

Wali Kota Terima Bantuan dari Notaris

BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, Senin (18/5)…

Jumat, 22 Mei 2020 09:45
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Imbau Masyarakat Salat Idulfitri di Rumah

BATULICIN - Pemkab Tanbu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan…

Jumat, 22 Mei 2020 09:42
Pemkab Tanah Bumbu

Tetap Peduli Atasi Percepatan Penanganan Stunting

BATULICIN - Meskipun ditengah wabah corona, Pemkab Tanbu tetap peduli…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers