MANAGED BY:
MINGGU
22 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Rabu, 03 April 2019 11:19
Harga Tiket "Singa Merah" Masih Mahal
MASIH MAHAL: Maskapai Lion Air saat parkir di Bandara Syamsudin Noor. Meski ada pengumuman penurunan harga tiket dari Lion Air Group, namun harga rute Kalsel masih mahal. | FOTO: LION AIR BANJARMASIN FOR RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Meski telah mengumumkan penurunkan harga tiket pada 29 Maret 2019 lalu, namun nyatanya, hingga Selasa (2/4) kemarin harga maskapai singa merah ini masih relatif mahal.

Harga tiket Lion Air untuk jadwal penerbangan Rabu (3/4) jurusan Banjarmasin-Surabaya misalnya, masih dipatok Rp800 ribu sampai Rp1 juta. Apalagi tujuan Bali, harganya mencapai Rp1,3 juta hingga Rp1,4 juta.

Sekretaris Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Kalsel Siti Aisyah mengatakan, harga tiket Lion Air di Kalsel masih tinggi lantaran belum diturunkan oleh pihak maskapai.

"Sepertinya penurunan harga tiket hanya di beberapa daerah, di sini (Kalsel) masih sama saja dengan bulan-bulan sebelumnya. Jurusan Jakarta misalnya, masih di atas Rp1 juta," katanya.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, dia menyebut harga tiket Lion Air turun di daerah-daerah asal yang penumpangnya dianggap sepi atau low season.

"Seperti bisnis dagang, kalau penumpangnya masih ramai untuk apa harga diturunkan," ucapnya.

Pemilik biro perjalanan Camesa Travel ini menuturkan, dalam beberapa pekan terakhir penumpang di Bandara Syamsudin Noor memang terlihat ramai. Akibat musim berangkat umrah.

"Ada hari-hari tertentu penerbangan pagi akan penuh, karena diisi oleh jemaah umrah," ujarnya.

Sementara itu, Area Manager Lion Air Banjarmasin Agung Purnama menyampaikan, tiket masih mahal dikarenakan proses penurunan harga dilakukan secara bertahap.

"Ini masih proses penurunan, sehingga tiket masih ada yang harga lama," paparnya.

Dia menambahkan, jika proses penurunan harga selesai. Maka harga tiket Lion Air bakal turun antara 35 sampai 50 persen. "Penurunan tergantung rute penerbangannya," tambahnya.

Sebelumnya, dalam press rilis Lion Air Group pada 29 Maret 2019 tadi. Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro menyampaikan, penurunan harga jual tiket merupakan kesungguhan Lion Air Group untuk menjawab tantangan. Serta peluang dinamika bisnis atau pasar traveling.

"Keputusan ini juga untuk mengakomodir permintaan jasa penerbangan yang sejalan meningkatkan aktivitas penerbangan," jelasnya. (ris/ema)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*