MANAGED BY:
SELASA
15 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 04 April 2019 09:28
Rekayasa Lalu Lintas Jembatan Alalak Terus Dievaluasi
PROBLEM BARU: Petugas Dishub maupun polisi masih harus bekerja ekstra mengatasi kemacetan di jalur alternatif, pasca ditutupnya Jembatan Alalak I.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Hari ketiga penutupan Jembatan Alalak I masih banyak kendala yang ditemukan di lapangan. Salah satunya masih adanya angkutan tinggi dan besar yang melintas di Jembatan Alalak II. 

Contohnya kemarin, palang portal yang dipasang petugas setinggi 2,1 meter yang berada di Jalan Tembus Perumnas Banjarmasin roboh. Itu artinya, masih banyak pengguna jalan yang tak mengetahui larangan untuk melintas.

Padahal, rekayasa lalu lintas sudah memindakan angkutan bermuatan besar dan tinggi ke Jalan Gubernur Syarkawi. Namun, faktanya para sopir masih mengindahkan hal ini. pengalihan arus untuk angkutan ini bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kemacetan di Jembatan Alalak II yang menjadi jalur alternatif.

Jembatan alternatif ini pun tak kuat menahan beban angkutan berat jika dilintasi. “Sekitar dini hari kami temukan roboh, namun sore ini (kemarin) sudah kami pasang lagi,” terang Manajer Proyek Jembatan Sungai Alalak, Sijadul jamal kemarin.

Dia meminta kepada sopir angkutan berat untuk memahami kondisi ini. Pasalnya, jika dipaksakan hal-hal yang tak diinginkan pun akan terjadi di kawasan tersebut.

“Bayangkan jika tak dialihkan, kemacetan akan terjadi di sana. Belum lagi jika memasuki jalan warga di kawasan Cemara,” sebutnya.

Sementara, Kepala Satuan Kerja Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional XI Wilayah Kalimantan, Banjarmasin I Syahriliansyah mengungkapkan, rekayasa lalu lintas akan terus dilakukan evaluasi. Tim monitoring dan evaluasi terangnya akan melakukan pendataan yang nantinya akan menjadi bahan masukan.

“Memang sebelumnya sudah dilakukan simulasi. Akan tetapi, rekayasa lalu lintas akan terus dilakukan evaluasi dengan menerima masukan pula dari masyarakat,” terang pria yang akrab disapa iril itu.

Hingga hari ketiga kemarin, dia mengungkapkan kemacetan dampak dari penutupan Jembatan Alalak I masih dalam tahap toleransi. Terjadinya pun disaat jam-jam padat lalu lintas.

“Padatnya pagi hari dan sore hari. Ini yang juga akan menjadi bahan evaluasi bagaimana agar tak terjadi lagi,” ujarnya.

Ditarget selesai dua tahun. Pekerjaan Jembatan Sungai Alalak meski terkendala dengan batalnya penutupan jembatan. Dia memastikan pembangunan jembatan selesai tepat waktu.

“Memang seharusnya bulan Februari lalu sudah dilakukan pemancangan tiang bentang pendekat jembatan. Meski terlambat, tetapi masih on the track,” tutupnya. (mof/ema)


BACA JUGA

Senin, 14 Oktober 2019 12:34

Habis Asap, Siaga Lagi Banjir

BANJARMASIN - Asap memang sudah mulai berangsur-angsur hilang, namun masyarakat…

Senin, 14 Oktober 2019 12:30

Amankan Hutan Lindung Liang Anggang..! Dishut Bakal Blokade Izin Pengelolaan dan Pemanfaatan

BANJARBARU – Penyerobotan tanah dan pembalakan liar yang ditengarai terjadi…

Senin, 14 Oktober 2019 12:16

Sampai Bosan Memohon Bantuan ke Pemko, Murung Selong Bak Anak Tiri

BANJARMASIN - Selama 10 tahun terakhir, titian ulin sepanjang satu…

Senin, 14 Oktober 2019 12:12

Baru 2 Bulan, Siswa Disabilitas di PKBM Terus Berkurang

BANJARMASIN - Baru dua bulan berjalan, empat penyandang disabilitas yang…

Senin, 14 Oktober 2019 12:09

Dibenahi, Tiga Jembatan Ulin Dipermak Bareng-bareng

BANJARMASIN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Banjarmasin meneruskan…

Senin, 14 Oktober 2019 12:02

Tak Semua Harus Dilestarikan, Misalnya Budaya ini...

BANJARMASIN - Dijuluki Kota Seribu Sungai, tak aneh jika banyak…

Senin, 14 Oktober 2019 10:29

Bandara Syamsudin Noor Siapkan 5.600 Hektare untuk Aero City

BANJARBARU - Menyambut hadirnya terminal baru Bandara Syamsudin Noor yang…

Senin, 14 Oktober 2019 10:15
Pemko Banjarbaru

Ririen Hadiri Reakreditasi Puskesmas Guntung Payung

BANJARBARU - Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi…

Senin, 14 Oktober 2019 10:12
PARLEMENTARIA

Potensi Lokal Belum Digali Secara Maksimal

BANJARBARU - Anggota DPRD Banjarbaru Emi Lasari menyoroti potensi lokal…

Senin, 14 Oktober 2019 10:10

Paman Birin Gelar Lomba Memancing, Membumi Sekaligus Bangun Keakraban

Ratusan warga Banua tampak antusias mengikuti lomba mancing ikan yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*