MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Sabtu, 06 April 2019 09:49
Wajib..! Mobil Angkutan Pasang Stiker Pemantul, Kalau Melanggar: Ditilang !
SIMBOLIS: Stiker pemantul cahaya wajib dipasang di semua angkutan untuk menghindari kecelakaan tabrak belakang pada malam hari.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Mulai 1 Mei mendatang, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mewajibkan kendaraan angkutan memasang stiker pemantul cahaya. Tak memasang, siap-siap ditilang.

Kebijakan ini usai lahirnya Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat No.SK 5311/AJ.410/DRJD/2018 tentang Pedoman Teknis Alat Pemantul Cahaya Tambahan pada Kendaraan Bemotor, Kereta Gandengan, dan Kereta Tempelan.

Bahkan, pemasangan stiker ini juga sebagai salah satu syarat pengurusan perpanjangan uji KIR. “Stiker pemantul cahaya ini membantu menekan terjadinya kecelakaan tabrak samping dan tabrak belakang,” kata Kepala BPTD Wilayah XV Kalsel, Ardono, kemarin.

Tak ingin penindakan nanti dikatakan tanpa sosialisasi, kemarin pihaknya sengaja mengundang para pelaku usaha angkutan di Aula Calamus Rattan Inn Banjarmasin. Tak hanya menyosialisasikan aturan ini, kemarin secara simbolis dilakukan pula pemasangan stiker di bodi bus dan pikap box.

Dia mengakui, pentingnya angkutan memasang stiker pemantul ini karena masih ada saja kecelakaan lalu lintas yang disebabkan matinya lampu kendaraan. “Efektif Mei mendatang bagi kendaraan angkutan yang lama,” terangnya.

Dia menambahkan, lampu di belakang kendaraan selama ini belum menjamin keselamatan pengendara di jalan raya. “Kegunaan stiker pemantul cahaya dapat mengatasi semua masalah tersebut, karena bisa terlihat pada jarak 200 meter,” tambahnya.

Ardono mengimbau, para pengusaha angkutan agar segera memasang stiker ini. Ketika sudah efektif diberlakukan maka tindakan tegas akan diterapkan bagi yang melanggar. “Ini demi keselamatan para sopir juga,” tukasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, Rusdiansyah mengatakan pihaknya menyambut baik stiker ini sebagai salah satu syarat terbitnya KIR. “Stiker ini sangat perlu. Apalagi belum lama tadi kejadian kecelakaan tunggal dengan menabrak truk parkir terjadi,” kata Rusdi.

Dia menambahkan, aturan ini akan disampaikan pula kepada diler mobil. Supaya sebelum mobil keluar dari diler sudah terpasang stiker pemantul ini. “Dengan begitu pembeli pun tak ada alasan lagi tak memasang,” cetusnya.

Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Kalsel, AKBP Nina mengatakan pihaknya akan melakukan pengawasan pada awal Mei mendatang. “Aturan harus dijalankan. Kami tak segan ketika peraturan ini diterapkan,” tegasnya.

Meski harus memasang stiker pemantul, Asprindo Kalsel tak keberatan. Mereka yakin penggunaan stiker ini akan membuat keselamatan lalu lintas.

“Kami siap mendukung program Balai Pengelola Transportasi Darat dalam bentuk alat pemantul cahaya tambahan ini. Saya akui masih banyak kecelakaan karena sopir tak melihat jelas pandangan di depan. Makanya kami sangat mendukung,” ujar Pengurus Asprindo Kalsel, Alimusa Siregar.

Hal senada dituturkan Rahman, anggota Organda Pal 6. Menurutnya, stiker ini begitu penting. Penerang jalan masih jauh dari harapan. “Kalau sudah lepas di kawasan Kabupaten Banjar, jalan sangat gelap,” ujarnya.(mof/ema)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*