MANAGED BY:
JUMAT
13 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 15 April 2019 08:36
Jangan Lagi Berkampanye di Medsos
Kampanye politik di media sosial | Ilustrasi: Radar Madura/Jawapos.com

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Masa kampanye pemilu sudah tuntas. Tahapan pencoblosan tinggal dua hari lagi, yakni 17 April lusa. Bawaslu Banjarmasin mewanti-wanti kepada seluruh peserta pemilu untuk menghentikan semua kegiatan kampanye.
 
Dalam masa tenang saat ini. Semua alat peraga kampanye (APK) pun harus sudah dilepas oleh peserta pemilu. Bawaslu memberi batas waktu hingga H-1 pencoblosan. Atau hingga 16 April besok. Jika masih terpasang. Peserta pemilu akan dikenakan tindak pidana pemilu.
 
Tak hanya mewanti-wanti soal APK, Bawaslu mengingatkan soal penggunaan media sosial (Medsos). Pasalanya, kampanye terselubung melalui medsos ini sangat sulit dipantau oleh bawaslu.
 
Komisioner Bawaslu Banjarmasin Subhani mengatakan, untuk penggunaan medsos, peserta pemilu sudah harus menghentikannya sejak masa tenang kemarin. Berbeda dengan APK yang diberi waktu hingga H-1. “Jangan coba-coba masih mempromosikan diri melalui medsos,” ingat Subhan kemarin.
 
Pihaknya sudah memiliki bukti, dimana masih ada peserta pemilu yang secara sengaja memasang status di media sosial. Seperti Facebook, Instagram hingga WhatsApp. “Sama saja berkampanye. Kampanye sudah berakhir mulai Sabtu kemarin,” tegasnya.
 
Dia mengingatkan, sebelum pihaknya menindak, hendaknya peserta pemilu secara sadar untuk menghapus postingan di akun media sosial mereka. “Yang kami temukan, akan kami kirim ke Bawaslu RI langsung,” tambahnya.
 
Lalu bagaimana dengan yang memosting bukan peserta pemilu. Contohnya para simpatisan? Subhan menerangkan, pihaknya tak bisa menindak. Pasalnya simpatisan ini adalah bukan peserta pemilu.
 
Namun demikian, pihaknya menghimbau tindakan ini hendaknya tak dilakukan demi terjaganya kondusifitas daerah. “Selain medsos, kami juga mengingatkan peserta pemilu untuk tak melakukan hal-hal yang dapat menggangu ketentraman,” pesannya.

Di masa tenang ini, tindakan-tindakan yang tak terpuji pun rentan terjadi. Seperti masifnya money politik. “Kami terus menggiatkan patroli. Berkaca dari pemilu-pemilu sebelumnya, ada saja yang berani membagikan uang dengan dalih macam-macam,” ujarnya. (mof/ema)


BACA JUGA

Kamis, 12 Desember 2019 12:35

Denyut Perekonomian Bandara Berpindah

BANJARBARU - Baru dua hari terminal Bandara Internasional Syamsudin Noor…

Kamis, 12 Desember 2019 11:53

Habib Banua: Ngapain Ngurusin Seragam Honorer..?

BANJARMASIN - Keluarnya surat edaran Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina…

Kamis, 12 Desember 2019 11:19

HST Akhirnya Punya Wabup

BARABAI - Setelah melalui proses panjang, Berry Nahdian Forqan akhirnya…

Kamis, 12 Desember 2019 10:51

Warga Minta DM Perbaiki Fasilitas Pendidikan

BANJARMASIN - Urusan Duta Mall dan warga sekitar lokasi proyek…

Kamis, 12 Desember 2019 10:49

PDAM Bandarmasih Berubah Status Demi Saham Tunggal

BANJARMASIN - Rencana perubahan status badan hukum PDAM Bandarmasih sudah…

Kamis, 12 Desember 2019 10:38

Ingin Tahu Perkembangan Politik Kalsel, Kedubes AS Kunjungi DPRD

BANJARMASIN - Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK menerima kunjungan…

Kamis, 12 Desember 2019 10:22

Dikeluhkan, Jalan Lorong Bupati Memprihatinkan

RANTAU - Setiap kali hujan deras, Jalan Lorong Bupati Rt…

Kamis, 12 Desember 2019 10:07
Pemko Banjarbaru

Serahkan Tali Asih ke Petugas Rumah Ibadah

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani didampingi Kepala Bagian…

Kamis, 12 Desember 2019 10:03
PARLEMENTARIA

Dinilai Kecolongan, Komisi I Sayangkan Kejadian Hepatitis

BANJARBARU - Kasus virus hepatitis A yang terjadi di wilayah…

Kamis, 12 Desember 2019 09:56
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Raih Penghargaan Peduli HAM

BATULICIN - Pemkab Tanbu menerima penghargaan sebagai pemerintah kabupaten yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.