MANAGED BY:
RABU
27 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 29 Maret 2016 23:58
Agen Kapal TB Brahma yang Dibajak di Filipina Tak Jelas
DIJUAL: Kantor Agen Kapal TB Brahma di Banjarmasin bertuliskan dijual.

PROKAL.CO,

BANJARMASIN - Tugboat Brahma 12 yang dibajak dan 10 ABK-nya disandera oleh kelompok bersenjata Abu Sayyaf dibenarkan oleh  Kepala Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas I Banjarmasin, Takwim Masuku, memang berangkat dari Banjarmasin.

Awak kapal berangkat setelah meminta surat persetujuan berlayar di Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas I Banjarmasin pada 15 Maret 2016. “Saya juga kaget ketika mengetahui berita dari media ada 10 kru kapal yang berangkat dari Banjarmasin  diculik oleh kelompok bersenjata di Filipina,” ucapnya kepada wartawan ketika ditemui di kantornya, kemarin. 

Sejak informasi penculikan ini ramai diberitakan, Takwim mengaku tidak ada dihubungi oleh pemerintah pusat atau pihak terkait yang mencari informasi soal data kru TB Brahma 12. Namun, sejak mendapat informasi tersebut, ia langsung melapor ke pimpinan di Syahbandar Pusat terkait data kru kapal dan dokumen-dokumen kapal. “Memang mereka ada meminta izin berlayar ke Syahbandar Banjarmasin untuk mengangkut batu bara ke Filipina,” bebernya. 

Ia menjelaskan, berdasarkan data dan dokumen kapal dari Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, TB Brahma 12 yang menarik tongkang BG Anand 12 ini mengangkut 7,533 MT batu bara milik PT Antang Gunung Maratus yang akan melakukan deviasi ke luar negeri tujuan Batagas, Filipina, dari pelabuhan Sungai Puting pada 11 Maret 2016.

Usai mengambil batu bara di pelabuhan Sungai Puting, TB Brahma 12 bersandar di Trisakti Banjarmasin mengurus surat persetujuan berlayar di Syahbandar Banjarmasin. Setelah mendapatkan izin berlayar, kapal ini berangkat dari Trisakti pada 15 Maret 2016 menuju Filipina. “Setelah berangkat dari Banjarmasin kami tidak tahu lagi tentang kondisi TB Brahma 12 ,” tandasnya.  

---------- SPLIT TEXT ----------

Radar Banjarmasin  kemudian mencoba menelusuri kantor agen kapal bernama PT Rara Duta Armada Banjarmasin yang tertera di dalam dokumen kapal yang didapat di Syahbandar Banjarmasin. Dalam dokumen kapal disebutkan PT Rara Duta Armada merupakan agen atau ship agent TB Brahma 12 tidak ada mencantumkan alamat kantor.  Sementara pihak Syahbandar mengaku tidak tahu alamat kantor agen tersebut. 

PT Rara Duta Armada (ARD) sendiri seperti yang tertera dalam situsnya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang shipping (perkapalan)  muat dan bongkar-muat,  dengan alamat kantor pusat 12A floor unit  B1 Jalan HR Rasuna Said Kav 20, Kuningan, Jakarta Selatan. Sedangkan alamat cabang di Banjarmasin Jalan Yos Sudarso No 9F Banjarmasin.

Penasaran dengan alamat kantor ARD di Banjarmasin, Radar Banjarmasin kemudian mencari alamatnya di Jalan Yos Sudarsono. Setelah menemukan alamat yang persis dengan di situs tersebut ternyata kondisi kantornya dipenuhi semak belukar. Gedung lantai satu yang tepat berada di ujung Jalan Yos Sudarso ini ternyata sudah berstatus “dijual”. 

“Gedung ini sudah lama kosong. Sudah setahun ditinggalkan. Dulu disini kantor pelayaran,” ucap salah seorang penjual sepeda bekas yang berjualan di depan pagar kantor yang penuh semak belukar. Radar Banjarmasin kemudian menghubungi nomor yang tertulis di spanduk tersebut.

Seorang pria yang mengaku berada di Jakarta mengatakan gedung itu memang bekas kantor pelayaran, tapi bukan kantor PT Rara Duta Armada. “Saya cuma menawarkan saja karena perusahaannya tutup maka dijual. Harganya Rp3 miliar nego,” ucapnya. (hni/gmp/ran)

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers