MANAGED BY:
RABU
21 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 23 April 2019 09:08
Serunya Pertarungan Dapil 2 Kalsel
Aditya Mufti Ariffin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Pertarungan memperebutkan kursi DPR RI di Dapil Kalsel tak berhenti di hari pemilu. Peta penghitungan awal menimbulkan banyak spekulasi tentang siapa yang lolos dan gagal. Pendatangan baru justru melenggang dengan nyaman, sementara para petahana masih deg-degan.

Di daerah pemilihan (dapil) 2 Kalsel, informasi yang dihimpun Radar Banjarmasin menyebut perolehan suara rekapitulasi C1 yang masuk 75 persen, posisi pertama diraih Caleg PDIP Nomor Urut 1 Sulaiman Umar dengan raihan pada kisaran 107 ribu suara.

Posisi kedua ditempati Hasnuryadi Sulaiman dari Partai Golkar dengan 100 ribu suara, disusul M Mur dari Gerindra 93 ribu suara, Zairullah Azhar PKB 90 ribu suara dan terakhir Aditya Mufti Ariffin dari PPP dengan perolehan 81 ribu suara.

Aditya mengakui data tersebut mirip dengan data yang dimilikinya. Ia masih yakin suaranya berkisar pada angka 80 ribu suara ke atas. "Ya hitungan kami berdasarkan data dari kawan-kawan di lapangan memang sekitar 80 ribuan lebih. Tapi data ini belum final, harapan saya bisa terus naik," ucapnya.

Ovi --sapaan akarbnya-- yakin bisa kembali melenggang ke Senayan. Dia meminta doa kepada masyarakat Kalsel khususnya dari Dapil Kalsel 2 agar perolehan suaranya bisa terus meningkat untuk mengamankan posisinya sebagai peringkat 5.

"Saya mohon doa semoga data ini tidak banyak berubah, kita berharap perolehan suara bisa terus naik," sebutnya.

Diakui Ovi, persaingan di Dapil 2 cukup ketat. Namun dengan modal sebagai petahana, beberapa wilayah basis yang selama ini menjadi kantong suara bisa dipertahankan.

"Alhamdulillah di Banjarbaru dan Kotabaru suara masih cukup bagus, daerah lain meski ada penurunan tapi juga tidak terlalu signifikan," cetusnya.

Masih di Kalsel 2, PDIP sudah memastikan satu kursi untuk Sulaiman Umar. Adik ipar H Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam) ini memperoleh suara yang signifikan jika dibandingkan dengan caleg lain di dapilnya.

Satu kursi lagi dari PDIP kemungkinan akan diperoleh Syafruddin H Maming. Meski masih melakukan penghitungan, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kalsel ini pun masih optimistis lolos. Meski demikian, Cuncung--sapaan akrab adik Syafruddin H Maming--menolak berkomentar terkait hasil Pemilu 2019. Kakak dari Mardani H Maming ini memilih untuk menunggu hasil rekapitulasi penghitungan suara di KPUD Provinsi Kalsel.

"Saya tidak mau berkomentar dulu, tunggu Pemilu selesai," katanya singkat via telpon.

Kolega Syafruddin H Maming di PDIP, M Syaripuddin sedikit memberi informasi terkait nasib Syafruddin H Maming. 

"Kami masih melakukan penghitungan suara. Insya allah (Syafruddin H Maming), lolos," ujarnya via whatsapp tanpa merinci berapa jumlah suara yang sudah diperoleh Syafruddin H Maming.

---

Pemilu yang Membuat Gugup

Sementara itu, dari temuan Bawaslu Banjarmasin, sedikitnya ada 11 TPS di 7 kelurahan di Banjarmasin yang menderita kekurangan surat suara Pilpres dan DPD RI. Jika dugaan kecurangan disisihkan, maka muncul dua dugaan lain yang mencuat. Jumlah logistik yang memang kurang atau distribusi logistik yang kacau-balau.

Komisioner KPU Kalsel, Hatmiati membantahnya. Dia menuding putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No 20 Tahun 2019 sebagai biang kerok. Putusan itu mengizinkan perpanjangan registrasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

Diingatkannya, percetakan dan distribusi surat suara ke provinsi sudah rampung sebelum putusan itu terbit. "Tiba-tiba, pada akhir Maret terbit lah putusan MK tersebut. Dalam waktu sesempit itu, kemana kami mencarikan kekurangan surat suara?" ujarnya.

KPU tak punya pilihan selain mematuhinya. Maka pada 12 April lalu, lima hari menjelang hari pencoblosan, disahkan DPTb Kalsel. Jumlahnya mencapai 3.739 pemilih. Terbanyak di Banjarmasin dan Banjarbaru. Masing-masing menambah 707 pemilih dan 868 pemilih.

Dampaknya, ada 25 TPS tambahan di empat kabupaten dan satu kota. "Nah, masalah DPTb ini ternyata merembet kemana-mana. Solusinya, KPPS harus berkeliling mencari surat suara sisa ke TPS-TPS terdekat," jelasnya.

Paling terasa adalah DPTb dari lembaga pemasyarakatan. Ada ratusan narapidana dan tahanan di Kalsel yang menuntut diberikan hak pilih. "Satu lagi, pemilih di rumah sakit. Jumlahnya jangan dikira sedikit," tukasnya.

Jika tak kekurangan surat suara, maka KPPS mengaduh karena surat suara caleg tertukar antar dapil. Belum terhitung tinta atau formulir C1 yang lupa dimasukkan ke kotak suara.

Secara tak langsung, Hatmiati mengakui terjadi human error selama distribusi logistik. "Pemilu kali ini benar-benar membuat gugup penyelenggara pemilu," ujarnya.

---

HST Mulai Pemilu Ulang

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), melaksanakan pemungutan suara ulang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 3 Kelurahan Matang Ginalon, Kecamatan Pandawan, pagi (23/2) ini.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten HST melalui Ketua Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) Pandawan menemukan adanya pelanggaran saat pelaksanaan pencoblosan Pemilu di TPS 3, Rabu (17/4) lalu.

“Ada tujuh warga yang memiliki KTP luar Kabupaten HST. Mereka ikut mencoblos di TPS 3. Padahal tidak terdaftar, baik dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) atau memiliki surat pindah memilih (A5),” ungkap Ketua Bawaslu Kabupaten HST, Muhammad Ahasani.

Terkait hal tersebut, Ketua KPU Kabupaten HST, Johransyah, menjelaskan bahwa pelaksanaan pemungutan suara ulang hanya bisa dilakukan sepanjang ada rekomendasi dari Bawaslu setempat. “Kami jalankan berdasarkan peraturan Pemilu, kemudian dengan adanya rekomendasi Bawaslu,” ujarnya, kemarin (22/4).

Perlu diketahui, di TPS 3 Kelurahan Matang Ginalon, Kecamatan Pandawan, terdapat 242 Daftar Pemilih Tetap (DPT). Kemudian, selain di Kabupaten HST, ada dua kabupaten yang menurut Bawaslu Provinsi bakal menggelar pemungutan suara ulang, yakni Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dan Kabupaten Balangan. (tas/kry/fud/ema)


BACA JUGA

Rabu, 21 Agustus 2019 10:45

Kepala Dinas Ikut Berkontes di Pilkada HST, Bagaimana Status PNS-nya?

BARABAI - Salah satu kontestan yang digadang-gadang bakal meramaikan bursa…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:32

Janji Urus Tambang di Rantau Bakula, Dinas ESDM Malah 'Angkat Tangan'

BANJARBARU - Berjanji ingin meninjau lokasi tanah retak di Desa…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:26

PPP Incar Kepala Daerah di 3 Tempat

BANJARMASIN - Partai Persatuan Pembangunan yang pernah menjadi salah satu…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:03

Bersihkan Sampah di Sungai Belasung, PUPR Akan Kerahkan Pasukan Turbo

BANJARMASIN - Menanggapi permintaan warga untuk membersihkan sampah menumpuk di…

Rabu, 21 Agustus 2019 09:09

6 Jemaah Meninggal, 6 Jemaah Dipulangkan Duluan

BANJARBARU - Jemaah Haji Debarkasi Banjarmasin Kelompok Terbang (Kloter) 01,…

Rabu, 21 Agustus 2019 08:55

Spanduk Diikat di Pohon, Aktifis: Harusnya Tokoh Publik Beri Contoh Baik

BANJARBARU - Semenjak momen Hari Raya Idul Adha 1440 H…

Rabu, 21 Agustus 2019 08:52
PARLEMENTARIA

Dewan: Mengikat Spanduk di Pohon Jangan Dibiarkan

BANJARBARU - Fenomena maraknya spanduk yang diikat di pohon-pohon jalur…

Rabu, 21 Agustus 2019 08:47
Pemkab Tanah Bumbu

Pelayanan Disdukpencapil Semakin Baik

BATULICIN - Antrean layanan administrasi kependudukan di Kantor Dinas Kependudukan…

Rabu, 21 Agustus 2019 08:45
Pemkab Tanah Bumbu

Tumbuhkan Minat Baca Masyarakat

BATULICIN - Sekda Tanbu H Rooswandi Salem secara resmi membuka…

Rabu, 21 Agustus 2019 08:42
Pemkab Tanah Bumbu

BKD Diminta Tingkatkan Digitalisasi Pelayanan

BATULICIN - Sekda Tanbu H Rooswandi Salem mengingatkan Satuan Kerja…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*