MANAGED BY:
JUMAT
20 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 01 Mei 2019 09:31
May Day, Buruh Serbu Rumah Gubernur
DEMI BURUH: Para organisasi buruh menyiapkan spanduk dan poster, kemarin (30/4) sore di Kompleks KPN Banjarmasin. | Foto: SYARAFUDDIN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Memperingati Hari Buruh Sedunia, siang ini (1/5) ratusan buruh di Banjarmasin bakal turun ke jalan. Bukan hanya kesejahteraan kaum buruh yang diteriakkan. Hak-hak guru honorer dan ojek online juga turut diperjuangkan.

"Mereka enggak mungkin berteriak sendiri. Jadi kami bantu teriakkan," kata Ketua DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kalsel, Yoeyoen Indharto.

Guru dan tenaga honorer diberi beban kerja tinggi. Tapi digaji secara tak manusiawi. Sementara ojol, alih-alih diberi status karyawan, malah diperlakukan manajemen sebagai mitra. "Honorer cuma digaji ratusan ribu, apa enggak kebangetan," imbuhnya.

Kemarin (30/4) sore, sekretariat FPSMI di Jalan Sutoyo S Kompleks KPN sudah tampak ramai. Pengurus gotong-royong membuat pamflet dan spanduk untuk atribut aksi. Kabarnya, buruh dari Hulu Sungai dan Kalteng juga ikut bergabung.

Yoeyoen menjamin, aksi ini benar-benar mandiri. Tidak ditunggangi kepentingan politik manapun. Mengingat isu pemilu masih panas-panasnya. "Ongkosnya dari patungan iuran kawan-kawan. Jadi dari kaum buruh untuk kaum buruh," tegasnya.

Demonstrasi ini sekaligus menyiratkan penolakan FSPMI atas ajakan jalan sehat buruh. Yang digelar Pemprov Kalsel di Siring Nol Kilometer di Jalan Sudirman. "May Day itu hari perjuangan. Bukan untuk jalan-jalan santai atau bagi-bagi doorprize," cecarnya.

Aksi dimulai sekitar jam 9 pagi. Titik kumpul di Taman Kamboja, Jalan Anang Adenansi. Long march menuju rumah dinas Gubernur Kalsel di Jalan R Suprapto. Dilanjutkan ke Gedung DPRD Kalsel di Jalan Lambung Mangkurat. Dan berakhir di Balai Kota Banjarmasin di Jalan RE Martadinata.

Beberapa tuntutan memang belum berubah. Seperti menolak upah murah, tuntutan jam kerja 8 jam, cuti hamil yang ditambah menjadi 14 pekan, pencabutan PP No 78 Tahun 2015, dan penambahan KHL (Kebutuhan Hidup Layak) dari 60 item menjadi 84 item.

Termasuk penghapusan outsourcing berkedok permagangan. "Magang kok sampai setahun, itu gila! Sekarang yang paling getol memakai sistem ini justru BUMN. Ngapain memburu-buru perusahaan swasta. Berantas dulu dong BUMN nakalnya," jelasnya.

Sementara PP No 78, dituding telah menyunat kenaikan UMP (Upah Minimum Provinsi) tahunan. Sebelum terbitnya PP ini, UMP lazimnya naik 12 persen per tahun. Kini paling banter 8 persen. Lantaran cuma mengacu pada inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Hitung-hitungan FSPMI, per tahun ada 4 persen yang raib. "Hari ini UMP baru Rp2,6 juta. Mestinya sudah Rp3 juta. Kita kehilangan Rp300 ribu sampai Rp350 ribu per bulan," pungkasnya.

Selain demonstrasi, May Day juga diperingati dengan bakti sosial. Seperti donor darah. FSPMI berhasil mengumpulkan sumbangan sekitar 2 ton beras. Untuk dibagi-bagikan ke pondok pesantren, panti asuhan, dan fakir miskin di Banjarmasin.

Sebagai informasi latar belakang, FSPMI awalnya lahir dari golongan pekerja industri logam. Tapi ranah perjuangannya sudah melebar ke aneka industri. Kini, FSPMI sudah menaungi sedikitnya enam serikat buruh. (fud/ema)


BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 12:11

Sekolah Diminta Transparan Gunakan Dana BOS

BANJARMASIN - Tahun depan, Pemerintan Pusat melalui Kementerian Pendidikan dan…

Jumat, 20 September 2019 11:05

Ananda Ada Hati ke PDIP, Lagi Tunggu 'Hilal' Golkar Kalsel

BANJARMASIN - Bursa kandidat pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali…

Jumat, 20 September 2019 10:31

Cuma 4000 Pelanggan Taat bayar Tagihan PDAM

BANJARMASIN - Meriahkan harjad kota ke-493, PDAM Bandarmasih mengundi hadiah…

Jumat, 20 September 2019 10:20

Kabut Asap Terus Terulang, Wakil Rakyat ikut Prihatin

BANJARMASIN - Kabut asap yang belakangan melanda Kalsel sudah sangat…

Jumat, 20 September 2019 10:18

Anggota Dewan Asal Kotabaru Ingin Tuntaskan Jembatan Pulau Laut

BANJARMASIN - Pembangunan jembatan Pulau Laut masih tersendat-sendat. Ini menjadi…

Jumat, 20 September 2019 09:44
Pemprov Kalimantan Selatan

Menteri PAN-RB Apresiasi Implementasi Lapor Paman

BANJARBARU - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB)…

Jumat, 20 September 2019 09:40
Pemko Banjarbaru

Gerai Pelayanan Publik Terpadu Diresmikan

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani Kamis (19/9) tadi…

Jumat, 20 September 2019 09:32
Pemkab Tanah Bumbu

Bangun Komunikasi yang Harmonis

BATULICIN - Ketua TP-PKK Tanbu Hj Sadariah melantik Ketua TP-PKK…

Jumat, 20 September 2019 09:30
Pemkab Tanah Bumbu

Tanbu Pilot Project Kementerian Keuangan

BATULICIN - Pemkab Tanbu menjadi satu dari 16 kabupaten/kota di…

Jumat, 20 September 2019 09:29
Pemkab Tanah Bumbu

Jajaran Pemkab Salat Istisqo

BATULICIN - Musim kemarau yang panjang mengakibatkan kekeringan melanda beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*