MANAGED BY:
JUMAT
10 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 01 Mei 2019 09:31
May Day, Buruh Serbu Rumah Gubernur
DEMI BURUH: Para organisasi buruh menyiapkan spanduk dan poster, kemarin (30/4) sore di Kompleks KPN Banjarmasin. | Foto: SYARAFUDDIN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Memperingati Hari Buruh Sedunia, siang ini (1/5) ratusan buruh di Banjarmasin bakal turun ke jalan. Bukan hanya kesejahteraan kaum buruh yang diteriakkan. Hak-hak guru honorer dan ojek online juga turut diperjuangkan.

"Mereka enggak mungkin berteriak sendiri. Jadi kami bantu teriakkan," kata Ketua DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kalsel, Yoeyoen Indharto.

Guru dan tenaga honorer diberi beban kerja tinggi. Tapi digaji secara tak manusiawi. Sementara ojol, alih-alih diberi status karyawan, malah diperlakukan manajemen sebagai mitra. "Honorer cuma digaji ratusan ribu, apa enggak kebangetan," imbuhnya.

Kemarin (30/4) sore, sekretariat FPSMI di Jalan Sutoyo S Kompleks KPN sudah tampak ramai. Pengurus gotong-royong membuat pamflet dan spanduk untuk atribut aksi. Kabarnya, buruh dari Hulu Sungai dan Kalteng juga ikut bergabung.

Yoeyoen menjamin, aksi ini benar-benar mandiri. Tidak ditunggangi kepentingan politik manapun. Mengingat isu pemilu masih panas-panasnya. "Ongkosnya dari patungan iuran kawan-kawan. Jadi dari kaum buruh untuk kaum buruh," tegasnya.

Demonstrasi ini sekaligus menyiratkan penolakan FSPMI atas ajakan jalan sehat buruh. Yang digelar Pemprov Kalsel di Siring Nol Kilometer di Jalan Sudirman. "May Day itu hari perjuangan. Bukan untuk jalan-jalan santai atau bagi-bagi doorprize," cecarnya.

Aksi dimulai sekitar jam 9 pagi. Titik kumpul di Taman Kamboja, Jalan Anang Adenansi. Long march menuju rumah dinas Gubernur Kalsel di Jalan R Suprapto. Dilanjutkan ke Gedung DPRD Kalsel di Jalan Lambung Mangkurat. Dan berakhir di Balai Kota Banjarmasin di Jalan RE Martadinata.

Beberapa tuntutan memang belum berubah. Seperti menolak upah murah, tuntutan jam kerja 8 jam, cuti hamil yang ditambah menjadi 14 pekan, pencabutan PP No 78 Tahun 2015, dan penambahan KHL (Kebutuhan Hidup Layak) dari 60 item menjadi 84 item.

Termasuk penghapusan outsourcing berkedok permagangan. "Magang kok sampai setahun, itu gila! Sekarang yang paling getol memakai sistem ini justru BUMN. Ngapain memburu-buru perusahaan swasta. Berantas dulu dong BUMN nakalnya," jelasnya.

Sementara PP No 78, dituding telah menyunat kenaikan UMP (Upah Minimum Provinsi) tahunan. Sebelum terbitnya PP ini, UMP lazimnya naik 12 persen per tahun. Kini paling banter 8 persen. Lantaran cuma mengacu pada inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Hitung-hitungan FSPMI, per tahun ada 4 persen yang raib. "Hari ini UMP baru Rp2,6 juta. Mestinya sudah Rp3 juta. Kita kehilangan Rp300 ribu sampai Rp350 ribu per bulan," pungkasnya.

Selain demonstrasi, May Day juga diperingati dengan bakti sosial. Seperti donor darah. FSPMI berhasil mengumpulkan sumbangan sekitar 2 ton beras. Untuk dibagi-bagikan ke pondok pesantren, panti asuhan, dan fakir miskin di Banjarmasin.

Sebagai informasi latar belakang, FSPMI awalnya lahir dari golongan pekerja industri logam. Tapi ranah perjuangannya sudah melebar ke aneka industri. Kini, FSPMI sudah menaungi sedikitnya enam serikat buruh. (fud/ema)


BACA JUGA

Kamis, 09 April 2020 23:36
BREAKING NEWS

Satu Warga Balangan Positif Terpapar Corona

PARINGIN - Satu warga Balangan yang sebelumnya masuk dalam Pasien…

Kamis, 09 April 2020 10:38

Corona Belum Mereda, Belajar di Rumah Diperpanjang

BANJARBARU - Belum redanya wabah virus corona atau Covid-19 di…

Kamis, 09 April 2020 10:35

Masker Langka di Daerah, Ombudsman: Itu Termasuk Maladministrasi

BANJARMASIN – Kabar baik datang dari Gugus Tugas Covid-19 Kalsel.…

Kamis, 09 April 2020 10:27

Ada Warga Banjarbaru yang Terkonfirmasi Positif Corona, Dinkes Banjarbaru Tak Punya Identitasnya

BANJARBARU - Kota Banjarbaru telah terkonfirmasi ada satu kasus positif…

Kamis, 09 April 2020 10:21

Mahasiswa Tantang Dewan Potong Gaji

BANJARBARU - Enam Organisasi Kemasyarakatan Pemuda; PD KAMMI Banjarbaru, PC…

Kamis, 09 April 2020 10:19

Ditolak Warga, Rumah Karantina Ditunda; Warga Kayu Tangi II Sarankan Lingkar Selatan

BANJARMASIN - Penggunaan gedung Balai Diklat di Jalan Kayu Tangi…

Kamis, 09 April 2020 10:16

Terganjal Peraturan Pusat, Wali Kota Tetap Ingin Menutup Kota Banjarmasin

BANJARMASIN - Kota ini berstatus zona merah sebagai local transmission.…

Kamis, 09 April 2020 10:11

Stok Krisis, PMI Buka Gerai Darah

BANJARMASIN - Stok darah sudah lama kosong. Pasokan darah segar…

Kamis, 09 April 2020 10:04

Dermaga Feri Disemprot

BANJARMASIN - Pintu masuk Banjarmasin mulai diperketat. Bukan hanya jalur…

Kamis, 09 April 2020 09:35
Pemko Banjarbaru

Wawali Serahkan Sertifikat Koperasi Anggota PKH

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan didampingi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers