MANAGED BY:
RABU
21 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 01 Mei 2019 15:09
Warga Dayak Kecewa, Uang Ganti Rugi Belum Dibayar
SIKAP: Tokoh adat masyarakat Dayak Kabupaten Tapin yang ikut rapat sosialisasi UGR saat diwawancarai. | Foto: Rasidi Fadli/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, RANTAU - Pembangunan bendungan yang merupakan proyek sterategis nasional (PSN) di Kecamatan Piani Kabupaten Tapin, sampai saat ini tersisa masalah. Pasalnya masih ada warga yang belum menerima uang ganti rugi tahap ke-3. 

Bahkan, saat rapat sosialisasi pembayaran uang ganti rugi (UGR) yang berlangsung di Aula Kabinet, Senin (29/4), beberapa warga memilih keluar atau walk out dari ruangan, karena mereka belum mendengar kepastian kapan uang ganti rugi dibayar.

"Kami kecewa, karena saat rapat berlangsung belum menerima kepastian kapan uang ganti rugi bisa diterima," ucap Yandi warga Pipitak Jaya Kecamatan Piani kepada Radar Banjarmasin.

Menurut Yandi warga Desa Pipitak maupun warga Desa Harakit menginginkan uang ganti rugi bisa dicairkan pada bulan Mei, karena warga sudah bosan menunggu.

"Alasannya kami sudah beberapa kali mendengar bahwa uang ganti rugi tahap ketiga akan cair, tapi sampai saat ini belum ada," paparnya.

Lanjut Yandi, sekarang ini pembangunan bendungan sudah mencapai 80 persen. Karena itulah warga takut kalau sewaktu bendungan jadi nanti, uang ganti rugi tidak cair. "Itulah kami desak, agar Mei ini bisa cair," paparnya.

Tidak berbeda dengan Yandi, Kaspul Anwar yang juga sebagai penasehat Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Tapin menambahkan bahwa seandainya tidak dibayar pada bulan Mei ini, masyarakat akan mengancam untuk menutup akses pengerjaan bendungan Pipitak Jaya.

"Sekarang ini atau sekitar lima hari lalu akses jalan menuju lokasi pembangunan bendungan sudah kami tutup," ucapnya.

Tambah tokoh masyarakat ini, penutupan yang pihaknya lakukan tidak semata-mata ingin menghalangi pembangunan bendungan, tetapi masih ada hak masyarakat yang belum terpenuhi.

"Mengingat kami mendengar isu pembangunan bendungan Riam Kanan masih belum ada yang belum dibayarkan, jadi kami takut itu terjadi di sini," katanya yang memberitahukan bahwa ada 330 bidang tanah yang belum di ganti rugi.

Asisten Pemerintah dan Kesra Setda Tapin, M Yunus mengatakan bahwa pemerintah daerah terus mengawal dan membantu hingga terselesaikan masalah pembayaran ini. "Jadi, masyarakat harap bersabar," katanya yang mengatakan untuk pembangunan bendungan pengerjaan sudah 80 persen.

Lanjut Yunus, keterlambatan pembayaran ini karena ada beberapa berkas atau administrasi dari masyarakat yang belum lengkap.

"Namun sekarang sudah lengkap, tinggal musyawarah kemudian akan dibawa ke LMAN (Lembaga Manajemen Aset Negara), dan saya sendiri yang akan mengawal dan melobi pemerintah pusat, agar dana cepat cair," janjinya. 

Sementara Kepala SNVT Pembangunan Bendungan BWS Wilayah Kalimantan II, Yosiabdi Radi mengungkapkan untuk masyarakat rencananya akan dilaksanakan tanggal 9 Mei ini.

"Setelah musyawarah selesai akan ada berita acara dan validasi yang kemudian akan dikirim ke Kementerian Keuangan untuk diajukan pembayaran," bebernya.

Pembangunan bendungan di Tapin sendiri masuk dalam proyek strategis nasional (PSN) Kementerian PUPR. Sekarang, pembangunan sudah hampir selesai. Proyek ini dimulai sejak 2015 lalu dan dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2018.

Pembangunan bendungan tersebut akan menenggelamkan dua desa yang ada di Kecamatan Piani Kabupaten Tapin, yakni Desa Pipitak Jaya dan Desa Harakit. (dly/ema)


BACA JUGA

Selasa, 20 Agustus 2019 16:18
Pemkab Tabalong

Rapat Pendapatan se Kalsel di Tabalong

TANJUNG - Kabupaten Tabalong menjadi tuan rumah Rapat Kerja Kepala…

Selasa, 20 Agustus 2019 14:09
Berita Balangan

Bupati Berikan Penghargaan Kepada Sejumlah Pejabat dan Masyarakat

PARINGIN – Momen peringatan 17 Agustus 2019, dimanfaatkan oleh Bupati…

Selasa, 20 Agustus 2019 14:07
Berita Balangan

Perhimpunan Anggrek Indonesia Balangan, Gelar Orchid Show

PARINGIN - Ambil bagian di gelaran Balangan Expo 2019, Perhimpunan…

Selasa, 20 Agustus 2019 13:14

Turun Hujan, Bukan Berarti Kemarau Akan Berakhir

BANJARMASIN - Dua hari ini, Banjarmasin diguyur hujan. Intensitasnya ringan,…

Selasa, 20 Agustus 2019 12:09

Bupati Luncurkan Sistem SPPD Online

PARINGIN – Sebagai salah satu bentuk perwujudan tata kelola pemerintahan…

Selasa, 20 Agustus 2019 10:13

Catatan Positif Penyelenggaraan Haji 2019: Tidak Ada Kasus Kekurangan Obat

Catatan positif penyelenggaraan haji 2019 juga ada di layanan kesehatan.…

Selasa, 20 Agustus 2019 10:05

Rotasi Guru Berdasarkan Zonasi Bisa Bikin Motivasi Kerja Menurun, Begini Pendapat Pihak Terkait di Banua

BANJARMASIN - Tak hanya menerapkan kebijakan zonasi penerimaan peserta didik…

Selasa, 20 Agustus 2019 09:56

Tanbu atau Kotabaru? Zairullah Azhar Belum Tentukan Sikap

BATULICIN - Niat Zairullah Azhar maju Pilkada 2020 ternyata bukan…

Selasa, 20 Agustus 2019 09:53

Warga Ingin Manfaatkan Air Sungai Belasung

BANJARMASIN - Bangunan yang menghinggapi badan dan bantaran Sungai Belasung…

Selasa, 20 Agustus 2019 09:48

Komisi III DPRD Banjarmasin Sindir Para Pembantu Wali Kota

BANJARMASIN - Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin, Matnor Ali masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*