MANAGED BY:
JUMAT
13 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 11 Mei 2019 10:21
Jembatan Alalak makin Macet, Salah Portal?
SEDANG LONGGAR: Pemandangan berbeda tentu akan terlihat pada sore hari di Jembatan Alalak II ini. Mulai dari kendaraan menumpuk, hingga macet total.

PROKAL.CO, SUDAH tiga hari jalan alternatif tembus Perumnas Banjarmasin menuju Kabupaten Barito Kuala (Batola) mengalami kemacetan. Terlebih saat sore hari jelang berbuka puasa.

Jalan alternatif ini adalah satu-satunya jalan bagi pengendara roda dua dan empat bermuatan kecil, yang ingin ke Banjarmasin maupun menuju Batola. Kemacetan sudah terasa begitu memasuki jalan tembus Perumnas tepat di depan RSUD Mohammad Ansyari Saleh.

Padahal, jalan ini sudah direkayasa menjadi satu arah. “Sebelumnya tak separah ini macetnya. Sudah tiga hari saya kerepotan menembus kemacetan,” keluh Herni, warga Handil Bakti kemarin.

Dia menyalahkan, palang portal yang diganti kontraktor pekerjaan Jembatan Alalak I di oprit jembatan Alalak II yang menjadi biang masalah kemacetan. “Sebelumnya meski sama diportal, namun modelnya tak seperti ini,” tukasnya.

Palang portal sebelumnya, sekitar 1 bulan lalu sudah terlepas. Lantaran ditabrak angkutan. Selama itu pula ruas jalan di sini tak mengalami kemacetan. “Karena dipasang lagi, makanya macet terjadi. Saya sempat hampir terlambat berbuka puasa,” sebutnya.

Bahkan, model palang portal yang dipasang sekarang, malah menimbulkan kemacetan. Terpasang di oprit jembatan, di bagian tengah ditambah tiang penyangga tambahan. “Memang kokoh. Tapi kendaraan roda dua tak bisa menyalip. Harus menunggu roda empat naik. Akhirnya kendaraan pun tersendat,” cecar Herni.

Tiang penyangga tambahan yang berada di bagian tengah ini juga dikeluhkan Munawar. Menurutnya, seharusnya tak perlu tiang tengah, karena malah membuat roda dua harus menunggu roda empat melintas. “Buat saja yang lebih kokoh. Atau jaga saja petugas di pintu masuk. Sehingga angkutan berdimensi tinggi dan besar tak bisa masuk,” cetusnya.

Portal baru yang dipasang kali ini tingginya sama. Yakni setinggi 2,1 meter. “Penjagaan petugas juga tak maksimal. Masih ada angkutan tinggi melintas,” imbuhnya.

Manajar Proyek Jembatan Sungai Alalak, Sijadul Jamal menyebut, palang portal tersebut harus dipasang pihaknya kembali. Pasalnya, untuk menghidari macet parah di kawasan tersebut. “Portal harus tetap dipasang. Ini untuk membatasi pengguna jalan, yakni angkutan besar,” terang Jamal kemarin.

Dia mengaku bingung jika terjadi kemacetan gara-gara palang portal ini. Padahal sebutnya, durasi yang melintas pun tak ada perubahan. Berbeda ketika ada even. “Kalau muncul kemacetan, bisa saja ada kendaraan yang tertahan di atas jembatan. Soal tiang tengah sangat penting untuk membagi arah,” terangnya. (mof/at/ema)


BACA JUGA

Kamis, 12 Desember 2019 12:35

Denyut Perekonomian Bandara Berpindah

BANJARBARU - Baru dua hari terminal Bandara Internasional Syamsudin Noor…

Kamis, 12 Desember 2019 11:53

Habib Banua: Ngapain Ngurusin Seragam Honorer..?

BANJARMASIN - Keluarnya surat edaran Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina…

Kamis, 12 Desember 2019 11:19

HST Akhirnya Punya Wabup

BARABAI - Setelah melalui proses panjang, Berry Nahdian Forqan akhirnya…

Kamis, 12 Desember 2019 10:51

Warga Minta DM Perbaiki Fasilitas Pendidikan

BANJARMASIN - Urusan Duta Mall dan warga sekitar lokasi proyek…

Kamis, 12 Desember 2019 10:49

PDAM Bandarmasih Berubah Status Demi Saham Tunggal

BANJARMASIN - Rencana perubahan status badan hukum PDAM Bandarmasih sudah…

Kamis, 12 Desember 2019 10:38

Ingin Tahu Perkembangan Politik Kalsel, Kedubes AS Kunjungi DPRD

BANJARMASIN - Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK menerima kunjungan…

Kamis, 12 Desember 2019 10:22

Dikeluhkan, Jalan Lorong Bupati Memprihatinkan

RANTAU - Setiap kali hujan deras, Jalan Lorong Bupati Rt…

Kamis, 12 Desember 2019 10:07
Pemko Banjarbaru

Serahkan Tali Asih ke Petugas Rumah Ibadah

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani didampingi Kepala Bagian…

Kamis, 12 Desember 2019 10:03
PARLEMENTARIA

Dinilai Kecolongan, Komisi I Sayangkan Kejadian Hepatitis

BANJARBARU - Kasus virus hepatitis A yang terjadi di wilayah…

Kamis, 12 Desember 2019 09:56
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Raih Penghargaan Peduli HAM

BATULICIN - Pemkab Tanbu menerima penghargaan sebagai pemerintah kabupaten yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.