MANAGED BY:
RABU
21 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 15 Mei 2019 09:23
INNALILLAHI....Sudah 20 Orang KPPS di Banua yang Meninggal

13 Penyakit Jadi Penyebab Kematian Petugas Pemilu

PAHLAWAN DEMOKRASI: Pemakaman Ketua KPPS TPS 5 Desa Nusa Indah Bati-Bati Heru Sukoco, baru-baru tadi. | FOTO: ARDIAN HAIRIANSYAH/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Deret maut jumlah petugas Pemilu yang meninggal dunia di Kalsel terus bertambah dalam sepekan terakhir. Jika sebelumnya hanya ada 9 korban meninggal, berdasarkan data terakhir jumlahnya bertambah dua kali lipat.

"Data petugas Pemilu 2019 di Kalimantan Selatan yang meninggal dunia sebanyak 20 orang," kata Komisioner KPU Kalsel Edy Ariansyah (14/5).

Petugas yang meninggal merata di sejumlah daerah. Eddy menyebut KPU Kalsel sudah menindaklanjuti surat Sekjend KPU RI perihal verifikasi dan validasi data petugas KPPS, PPS, PPK dan Petugas Ketertiban TPS yang meninggal dunia atau sakit akibat kecelakaan kerja pada Pemilu 2019.

"Laporan data dokumen hasil verifikasi dan validasi telah disampaikan kepada KPU RI tanggal 11 Mei tadi," ujarnya.

Dia mengatakan KPU mengupayakan santunan terhadap jajaran petugas pemilu yang meninggal dunia dan kecelakaan dalam kerja penyelenggaraan pemilu.

"Hasil dari verifikasi dan validasi data yang dilaporkan oleh KPU kabupaten/kota akan diproses lebih lanjut oleh KPU RI. Semoga segera tersalurkan dalam waktu dekat," harapnya.

Untuk mengetahui penyebab meninggalnya petugas pemilu tersebut, masih perlu didalami. Kementerian Kesehatan telah digandeng oleh KPU dan Bawaslu untuk melakukan penyelidikan kematian petugas TPS di seluruh Indonesia. Kemenkes telah menerima laporan dari 15 provinsi.

Berdasarkan laporan dinas kesehatan dari 15 provinsi tersebut, penyebab kematian petugas TPS ada 13 jenis penyakit dan satu kecelakaan. 13 penyakit tersebut adalah infarct myocard (penyumbatan otot jantung), gagal jantung, koma hepatikum (gagal hati), stroke, respiratory failure (gagal napas), hipertensi, meningitis, sepsis (infeksi), dan asma. Selain itu juga diabetes melitus, gagal ginjal, TBC, dan kegagalan multi organ. Kebanyakan usia korban meninggal di kisaran 50-59 tahun.

Sekretaris Jenderal Kemenkes Oscar Primadi mengatakan kementeriannya sudah menerima laporan hasil investigasi penyebab meninggalnya petugas penyelenggara Pemilu dari 15 dinas kesehatan provinsi. 15 provinsi itu antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, dan Bengkulu. Selain itu juga Kepulauan Riau, Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Utara.

Oscar meminta kepada masyarakat agar tetap tenang. ”Pekerjaan sebagai petugas pemilu juga dituntut kondisi kesehatan yang prima. Maka para petugas pemilu yang mengidap penyakit tertentu akan terpicu bila tidak mengatur waktu bekerja yang berlebihan,” ungkapnya.

Oscar mengatakan terkait jadwal petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) perlu dilihat terlebih dahulu jadwal padatnya seperti apa. Terkait penjadwalan ini perlu pendalaman lebih lanjut dengan KPU. ”Nantinya kita akan bahas bersama KPU untuk perencanaan pemilu mendatang,” katanya.

Kedepan, menurut Oscar, petugas pemilu yang dipekerjakan diupayakan mempunyai kondisi kesehatan yang baik. Selain itu juga dibutuhkan lingkungan pekerjaan yang sehat, ruangan yang cukup luas, dan ritme kerja yang baik. ”Diharapkan, tidak merokok dan tidak terpapar asap rokok, serta memberikan porsi istirahat yang cukup,” ujarnya.

Sebelumnya, Kemenkes telah menyiagakan tenaga kesehatan sejak sebelum waktu pencoblosan dimulai pada 17 April. Oscar menambahkan komunikasi dengan tenaga kesehatan di daerah, sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum tanggap Pemilu serentak. (gmp/lyn/ay/ema)


BACA JUGA

Rabu, 21 Agustus 2019 16:22
Pemkab Tabalong

Pramuka Perangi Sampah Plastik

TANJUNG – Ribuan anggota Pramuka Kabupaten Tabalong menyatakan perang terhadap…

Rabu, 21 Agustus 2019 16:21
Pemkab Tabalong

Hari Pramuka Dimeriahkan Karnaval

TANJUNG – Hari Pramuka ke 58 di Kabupaten Tabalong diperingati…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:45

Kepala Dinas Ikut Berkontes di Pilkada HST, Bagaimana Status PNS-nya?

BARABAI - Salah satu kontestan yang digadang-gadang bakal meramaikan bursa…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:32

Janji Urus Tambang di Rantau Bakula, Dinas ESDM Malah 'Angkat Tangan'

BANJARBARU - Berjanji ingin meninjau lokasi tanah retak di Desa…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:26

PPP Incar Kepala Daerah di 3 Tempat

BANJARMASIN - Partai Persatuan Pembangunan yang pernah menjadi salah satu…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:03

Bersihkan Sampah di Sungai Belasung, PUPR Akan Kerahkan Pasukan Turbo

BANJARMASIN - Menanggapi permintaan warga untuk membersihkan sampah menumpuk di…

Rabu, 21 Agustus 2019 09:09

6 Jemaah Meninggal, 6 Jemaah Dipulangkan Duluan

BANJARBARU - Jemaah Haji Debarkasi Banjarmasin Kelompok Terbang (Kloter) 01,…

Rabu, 21 Agustus 2019 08:55

Spanduk Diikat di Pohon, Aktifis: Harusnya Tokoh Publik Beri Contoh Baik

BANJARBARU - Semenjak momen Hari Raya Idul Adha 1440 H…

Rabu, 21 Agustus 2019 08:52
PARLEMENTARIA

Dewan: Mengikat Spanduk di Pohon Jangan Dibiarkan

BANJARBARU - Fenomena maraknya spanduk yang diikat di pohon-pohon jalur…

Rabu, 21 Agustus 2019 08:47
Pemkab Tanah Bumbu

Pelayanan Disdukpencapil Semakin Baik

BATULICIN - Antrean layanan administrasi kependudukan di Kantor Dinas Kependudukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*