MANAGED BY:
JUMAT
21 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Rabu, 15 Mei 2019 15:41
Pengasuh Ponpes Tarbiyatul Furqan, Cetak Para Pendakwah Tangguh
Ratusan Ustaz Dikirim ke Desa Terpencil sampai Perkotaan
BUKA KITAB : Pengasuh Ponpes Tarbiyatul Furqan, KH Saiful Islamy membuka kitab saat ditemui, Selasa (14/5) kemarin. | FOTO: SALAHUDIN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Tinggal sedikit pesantren yang memiliki misi untuk mencetak para dai lintas daerah. Salah satunya mungkin adalah Ponpes Tarbiyatul Furqan.

Oleh: Salahudin, Kandangan

PONDOK PESANTREN (Ponpes) Tarbiyatul Furqan terletak di Jalan Kapten Piere Tendean, Keluruhan Jambu Hilir, Kecamatan Kandangan, Kabupaten HSS. Selasa (14/5) kemarin, wartawan Radar Banjarmasin menyambanginya.

Lokasi persinya berada di kawasan belakang Puskesmas atau Kantor Kelurahan Jambu Hilir. Setelah masuk mengikuti jalan, sekitar 100 meter akan menemukan Ponpes Tarbiyatul Furqan.

Dari kantor pemerintahan Pemkab HSS, Ponpes Tarbiyatul Furqan lokasinya tidak terlalu jauh. Dapat ditempuh dengan sepeda motor atau mobil. Jaraknya sekitar 5 sampai 10 menit.

Saat menyambangi Ponpes Tarbiyatul Furqan langsung diterima pengasuh KH Saiful Islamy. Kebetulan beliau tidak sibuk mengajar, karena selama Ramadan proses pembelajaran sementara diliburkan.

Sudah sekitar 20 tahun KH Saiful Islamy mendirikan Ponpes Tarbiyatul Furqan yang berdiri sejak tahun 1999. Sejak tahun 2000 lalu mulai beroperasi, Ponpes ini memiliki cara tersendiri untuk mengembangkan ilmu agama para santri yang dimiliki setelah beberapa tahun belajar.

Usai belajar berbagai ilmu agama dan keterampilan minimal enam tahun. Supaya dapat mandiri, para santri akan dikirim atau diterjunkan ke sejumlah perdesaan terpencil sampai perkotaan atau daerah yang memerlukan.

“19 tahun berjalan, sudah ada ratusan santri pernah dikirim ke berbagai daerah,” ujar abah guru kelahiran 10 Januari tahun 1965 ini.

Para santri yang diasuh KH Saiful Islamy kebanyakan dari kalangan orang tidak mampu. Mereka dididik dan kemudian dikirim ke sejumlah daerah di Kalsel dan luar Kalsel. 

Para santri nantinya dapat mengamalkan berbagai ilmu yang didapatkan di Ponpes, sehingga mendewasakan mental dan membekali mereka pengalaman.

Salah satu pernah dikirim ke berbagai daerah di Kalsel adalah ustaz Muhammad Akromul Qolbi (36). Lulus sekitar tahun 2004 lalu, dia kemudian membantu mengajar sekaligus kuliah di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Ulum, Kandangan.

Selanjutnya tahun 2007, ustaz Qolbi mengajarkan berbagai ilmu didapatkannya di salah satu cabang PonpesTarbiyatul Furqan di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Alalak, Batola.

Disana ustaz Qolbi diberikan kepercayaan menjadi kepala sekolah (kepsek) atau pengasuh untuk mengembangkan cabang PonpesTarbiyatul Furqan.

Tidak lama menjadi pengasuh disana. Ustaz memiliki darah orang Nagara, Kecamatan Daha ini kemudian diminta mengajar di salah TK Alquran di Sampit, Kalteng. Selanjutnya menjadi Dai Pembangunan desa terpencil dibawah naungan Kemenag di wilayah Kaltim tahun 2010. Sekitar tujuh tahun sampai 2017 ustaz Qolbi mengajar berbagai ilmu agama di wilayah perdesaan terpencil di Kaltim.

Apa tujuan dari mengirim santri ke berbagai daerah ini?

“Supaya dapat mengembangkan nuansa, ilmu pengetahuan, sosial sampai kemasyarakatan,” tutur KH Saiful Islamy. (ay/ema)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 18 Februari 2020 12:23

Selebgram Jelajahi Tempat-tempat Wisata di Kalimantan; Kemana-mana Naik Roda Dua, Ditimpuk Batu Saat Melintasi Jalan Sunyi

Peraih gelar Putri Pariwisata Favorit Palangkaraya Tahun 2018, Hana Pira…

Selasa, 18 Februari 2020 10:43

Cetak Pemuda Berakhlak Demi Tangkal Radikalisme

Suasana Alam Roh, Kiram Park, kemarin (17/2) ramai sekali. Banyak…

Senin, 17 Februari 2020 11:02

Mengenal Legislator yang Suka Menulis: Sebagai Pedoman Sesama Anggota Dewan

Salah satu tugas anggota DPRD adalah membuat peraturan daerah. Apapun…

Minggu, 16 Februari 2020 06:58

Kalsel Bakal Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Semoga ini bisa menjadi solusi, agar sistem kelistrikan di Banua…

Sabtu, 15 Februari 2020 10:11

Perjalanan Biker Sirath Touring Borneo Lintas Tiga Negara

Hasrat mencapai puncak Pulau Kalimantan menggunakan sepeda motor akhirnya tercapai.…

Kamis, 13 Februari 2020 12:00

Gaduk, Minuman Oplosan yang Kebal Regulasi: Bisa Bikin Mati Mendadak, Tengah Malam Bisa Jual Lebih Mahal

Fungsinya sudah jelas. Alkohol tunggal dengan kadar mencapai 95% bukan…

Kamis, 13 Februari 2020 10:35

Biker Banua Terkesan Kemulusan Aspal Negeri Jiran

Perjalanan tiga anggota Biker Sirath dari Banjarmasin menuju Tip of…

Rabu, 12 Februari 2020 12:27

Nasib Bendungan Pipitak Jaya yang Direncanakan Bakal Tanggulangi Banjir Tapin

Dikerjakan sejak tahun 2015 silam. Bendungan Pipitak Jaya, yang terletak…

Selasa, 11 Februari 2020 11:36

Pamer Buah-Buah Langka, Ada Buah yang Tidak Bisa Diperjualbelikan

Marajai, desa yang terletak di lereng pegunungan Meratus ini, menunjukkan…

Minggu, 09 Februari 2020 10:08

Kebakaran Beruntun 4 Gedung Sekolah di HST: Curiga Disengaja, Datangkan Tim Ahli Forensik dari Surabaya

Kebakaran yang menghanguskan gedung sekolah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers