MANAGED BY:
KAMIS
23 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 20 Mei 2019 09:07
Kasus Dihentikan, Nasrullah Bakal Adukan Bawaslu
TAK PUAS: Caleg PPP Nasrullah seusai menyerahkan bukti dan saksi tambahan ke Bawaslu Kalsel, (13/5). Terkait dugaan politik uang oleh caleg PPP Syaifullah Tamliha.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Setelah laporannya dihentikan, Nasrullah AR tak patah semangat. Caleg Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini berniat mengadukan Bawaslu Kalsel ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Ada indikasi kuat kesana dan kami punya ruang untuk menguji itu di DKPP,” kata Nasrullah, Minggu (19/5). Mantan Anggota DPRD Kalsel yang maju menjadi caleg DPR RI dalam pemilu lalu itu menagaku masih mempelajari penghentian kasus yang dilakukan Bawaslu.

Dia merasa sudah mengajukan semua bukti-bukti atas dugaan politik uang yang dilakukan koleganya di PPP, Syaifullah Tamliha. “Apakah Bawaslu melanggar kode etik? itu yang perlu diuji,” tegasnya.

Pria kelahiran tahun 1978 ini juga membantah keterangan Syaifullah Tamliha yang mengatakan dirinya merupakan kader PMII yang direkrut Syaifullah. Menurutnya, dia pertama kali bergabung di organisasi kepemudaan itu di Hulu Sungai Utara (HSU), sementara Syaifullah adalah pengurus PMII di Kabupaten Banjar. "Jadi tidak nyambung," ujarnya.

“Di PPP saya masuk di DPC HSU dari zaman H Ilyas, jadi DPRD provinsi saya direkrut Rudy Ariffin, bukan (direkrut) Syaifullah,” ujarnya.

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Kalsel, Azhar Ridhanie tampaknya tidak ambil pusing terkait rencana pengaduan Nasrullah. Bahkan jika Nasrullah memang benar-benar melaporkan hal tersebut ke DKPP. Selaku petugas Bawaslu, pihaknya mengklaim sudah bekerja secara profesional. “Mau lapor ke DKPP itu hak orang,” tandasnya.

Namun Azhar memastikan keputusan yang dikeluarkan Bawaslu sudah sesuai dengan aturan tentang pelanggaran pidana Pemilu yang penyelesaiannya dilakukan oleh Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

Gakkumdu bukan hanya diisi petugas Bawaslu saja melainkan ada institusi lain, yakni kejaksaan dan kepolisian. Ketiganya bertugas bersama-sama dalam menyelesaikan penanganan suatu tindak pidana pemilu. “Pendapat penghentian itu berdasarkan kesimpulan ketiga institusi tersebut, bukan hanya Bawaslu saja,” tegasnya.

Sebelumnya, Syaifullah mengatakan dia sempat kaget ketika diadukan adalah Nasrullah AR. Wakil Ketua Fraksi PPP DPR RI itu mengaku Nasrullah adalah kadernya di PMII. "Saya lah yang merekrut dia menjadi anggota DPRD Kalsel 2009, walaupun dia bukan pengurus DPC maupun DPW. Saya benar-benar tidak menduga dia tega melaporkan saya," ucap Syaifullah.

Nasrullah dan Syaifullah Tamliha sama-sama kader PPP Kalsel. Keduanya bertarung dalam pemilihan Anggota DPR RI dari Dapil Kalsel 1 yang meliputi wilayah Hulu Sungai, Kabupaten Banjar dan Batola. Syaifullah yang masih aktif sebagai Anggota Komisi I DPR RI terpilih kembali dan Nasrullah gagal.

Belakangan, Nasrullah melaporkan koleganya itu melakukan politik uang. Belakangan Bawaslu Kalsel akhirnya menghentikan laporan Nasrullah karena minimnya bukti-bukti. Saksi yang dimintai keterangan memang menyampaikan adanya politik uang, namun keterangan itu tidak dapat membuktikan subjek yang disangkakan.(gmp/ay/ema)


BACA JUGA

Kamis, 23 Januari 2020 11:01

Cuma Bermodal Seragam Polisi, Pria ini Kumpulkan Duit, Sudah Lama Bercita-cita Tapi Tak Kesampaian

BANJARBARU - Ada-ada saja yang dilakukan Budhi. Agar bisa mendapatkan…

Kamis, 23 Januari 2020 10:54

Ketuanya Tersandung Kasus, Samahuddin: KPU Harus Tegas, Jangan Coreng Intregritas Lembaga

BANJARBARU - Usai terbitnya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) oleh…

Kamis, 23 Januari 2020 10:14

MEMPRIHATINKAN..! Harusnya Dihuni 366 Orang, Lapas Teluk Dalam Dihuni 2600 Napi

BANJARMASIN - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalsel,…

Kamis, 23 Januari 2020 09:55

Fahrudin Sudah Lama Diburu

BANJARMASIN - Fahruddin dibekuk buser Polsek Banjarmasin Barat. Warga Jalan…

Kamis, 23 Januari 2020 09:53

Miliki Sabu, Pedagang Diringkus

KANDANGAN – Sedang asyik berada di Poskamling Desa Samuda, Kecamatan…

Kamis, 23 Januari 2020 09:52

Tiga Begundal Sabu Diringkus

AMUNTAI - Berbisnis sabu rupanya sangat menggiurkan. Buktinya, Satuan Resnarkoba…

Kamis, 23 Januari 2020 08:29

Menipu Dengan Modus Tawarkan Sepeda Motor, Warga Kabupaten Banjar Diamankan di Binuang

RANTAU - Muhammad Rasyad atau yang biasa dipanggil Rasyad warga…

Kamis, 23 Januari 2020 08:27

Dua Begal di Kecamatan Bungur Diamankan

RANTAU -Kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau begal yang…

Rabu, 22 Januari 2020 10:04

Terjerat Dugaan Kasus Asusila, Ketua KPU Banjarmasin Makmur Tunjuk Pengacara

BANJARMASIN – Wajah Ketua KPU Banjarmasin Gusti Makmur terlihat lelah…

Rabu, 22 Januari 2020 09:19

Satpol PP Tegur Kandang Babi, Keberadaannya Dikeluhan Warga Guntung Manggis

BANJARBARU - Usai dikeluhkan warga sekitar. Kandang peternakan hewan jenis…

KNPI Gelar Khitanan Massal, Bupati HSU H Abdul Wahid Hibur Anak-Anak

Demam Berdarah Serbu HSS, Sudah 60 Kasus di Minggu Ketiga Awal Tahun ini

Nasib Honorer di Ujung Tanduk, Puluhan Ribu Honorer Terancam Dihapus

Semua Sekolah Wajib UNBK, Masih Ada yang Pinjam Laptop ke Siswa

NasDem Pilih Nadjmi - Jaya, Golkar Pastikan Usung Haji Rusli

Pilkada di Kalsel: 15 Pasangan Maju di jalur Independen

Terjerat Dugaan Kasus Asusila, Ketua KPU Banjarmasin Makmur Tunjuk Pengacara

Biaya Kesehatan SIM jadi Rp100 Ribu Resahkan Tanah Laut

Satpol PP Tegur Kandang Babi, Keberadaannya Dikeluhan Warga Guntung Manggis

Dinkes Banjarbaru Klaim Tren DBD Turun
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers