MANAGED BY:
SELASA
21 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 21 Mei 2019 09:44
Kuasa Hukum Habib "Ancam" Bawaslu
PEMERIKSAAN KEDUA: Habib Ahmad Bahasyim (mengenakan peci) mendatangi kantor Bawaslu Kalsel, kemarin (20/5) siang. Ditemani kuasa hukumnya, caleg DPRD Kalsel itu menerima cecaran 23 pertanyaan. | Foto: Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Habib Ahmad Bahasyim memenuhi panggilan Bawaslu Kalsel, kemarin (20/5) siang. Pemeriksaan caleg Partai Demokrat untuk pemilihan DPRD Kalsel itu masih terkait dugaan politik uang. Dia diperiksa selama 1,5 jam.

Ahmad datang ditemani kuasa hukumnya, Zamrony dari Indrayana Centre (Integrity). Yang juga ditunjuk sebagai pengacara Habib Abdurrahman Bahasyim dan Ahmad Heru Kurniawan.

"Kami menerima 23 pertanyaan. Setelah itu, kami sempat mengingatkan Bawaslu. Mengusut kasus ini harus berhati-hati. Buktinya harus kuat dan tak terbantahkan. Karena menyangkut nama baik kedua habib," ungkap Zamrony.

Abdurrahman (dijuluki Habib Banua) adalah caleg untuk pemilihan DPD RI. Sementara Heru adalah caleg untuk pemilihan DPRD Banjarmasin. Heru diperiksa lebih dulu pada Jumat (17/5) lalu.

Ketiganya dilaporkan Adhariani. Rival Abdurrahman di pemilihan DPD. Tudingannya, ada aksi bagi-bagi amplop menjelang masa tenang kampanye di Sungai Andai, Banjarmasin Utara.

"Kami terpikir melaporkan Bawaslu ke DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu). Tapi masih ditimbang. Melihat arah pemeriksaan dulu," imbuh Zamrony.

Namun, dia yakin kasus tindak pidana pemilu ini bakal gugur sebelum mencapai tahap penyidikan. "Kami optimis. Karena dugaan itu masih jauh. Jauh banget," tukasnya.

Terlapor terakhir yang dipanggil adalah Abdurrahman. Pemeriksaan dijadwalkan hari ini (21/5). Tapi Zamrony meminta pemanggilan ulang. "Kebetulan Habib Banua sedang kuliah di Malaysia. Saya belum tahu kapan beliau bisa pulang," ujarnya.

Sebelum keduanya tiba, sejumlah aktivis LSM mendatangi kantor di Jalan RE Martadinata itu. Unjuk rasa itu menekan Bawaslu. Menuntut pengusutan tuntas atas kasus ini. Bagaimana tanggapan Zamrony atas aksi itu? "Silakan kawan-kawan media tafsirkan sendiri," ujarnya seraya tersenyum.

Pemeriksaan dipimpin oleh Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kalsel, Aries Mardiono. Dia tertarik menanggapi pernyataan Zamrony pada pekan lalu. Bahwa laporan Adhariani terbukti kedaluwarsa.

Dalam Undang-Undang No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu tertera, kasus politik uang paling lambat dilaporkan 14 hari kerja sejak diketahuinya. Serangan fajar itu disebut terjadi pada tanggal 14 April. Sedangkan laporan baru diterima Bawaslu pada 3 Mei.

"Acuan kami adalah kata 'diketahui'. Jadi bukan 'kapan' tindak pidananya terjadi. Dan pelapor memang tak melihat dan mendengar langsung. Dia menerima aduan dari saksi mata peristiwa pada kemudian hari," jelasnya.

Meski berselisih paham, Aries mengapresiasi sikap terlapor. "Mereka terbuka sekali. Tak ada kesan enggan, apalagi sampai menolak menjawab. Terkait arah pertanyaan penyidik kemana, itu rahasia," pungkasnya. (fud/ay/ema)


BACA JUGA

Senin, 20 Januari 2020 16:02
BREAKING NEWS

Dua Rumah Terbakar Habis di Desa Lano

TANJUNG - Siang bolong Senin (20/1/20) tadi terjadi kebakaran di…

Senin, 20 Januari 2020 08:46

Sempat Kejar-kejaran Dengan Terduga Pelaku Penyetruman

RANTAU - Penangkapan ikan menggunakan alat setrum marak terjadi di…

Senin, 20 Januari 2020 08:14

Sudah 30 Kepala Badut Diamankan, Tapi Masih Ada yang Nekat Beroperasi di A Yani

BANJARBARU - Meski sudah sering ditindak oleh Satpol PP Banjarbaru,…

Senin, 20 Januari 2020 08:11

Balap Liar di Kawasan Murjani, 81 Remaja dan 59 Ranmor Diamankan

BANJARBARU - Setelah mengamankan 165 pelajar yang diduga terlibat melakukan…

Senin, 20 Januari 2020 07:35

Gemparkan Sungai Andai, Anto Tergeletak Tanpa Busana di Kamar Mandi

BANJARMASIN - Warga Jalan Mutiara Raya RT 26 Sungai Andai…

Senin, 20 Januari 2020 07:25

Disergap di Tepi Jalan, Warga Tapin Utara ini Tertunduk Malu

RANTAU - Hanya bisa tertunduk malu. Begitulah Muchsyar Gandhi di…

Senin, 20 Januari 2020 07:24

Bawa Kabur Mobil, Ditangkap di Kaltim

AMUNTAI - Akibat ingin mendapat uang secara instan, segala cara…

Minggu, 19 Januari 2020 00:44

Dugaan Tindakan Asusila, KPU Kalsel Bakal Panggil Gusti Makmur

BANJARMASIN - Kabar dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh Ketua…

Minggu, 19 Januari 2020 00:38

Perkantoran Gubernur Dikepung, Ratusan Pembalap Liar Ditilang

BANJARBARU - Deru suara knalpot motor terdengar saling bersahutan di…

Minggu, 19 Januari 2020 00:32

Piton Tertangkap, Plafon Hancur

BANJARMASIN - Warga Teluk Dalam geger. Ular piton sepanjang 3,2…

Dua Rumah Terbakar Habis di Desa Lano

Ketua Dekranasda Hj Anisah Rasyidah Wahid Ajak Pengrajin Kembangkan Sasirangan Motif Fauna 

Sempat Kejar-kejaran Dengan Terduga Pelaku Penyetruman

Sudah 30 Kepala Badut Diamankan, Tapi Masih Ada yang Nekat Beroperasi di A Yani

Balap Liar di Kawasan Murjani, 81 Remaja dan 59 Ranmor Diamankan

Ba'da Jumat, Polsek Banjarmasin Barat Bagikan Sembako dan Serukan Bahaya Hoax

Kopdar Bareng Komunitas Youtuber Borneo: Jadi Wadah Belajar dan Bermain

Gara-gara ini, Kalsel-Teng Gelap-gelapan

Haul Guru Diamankan 23.988 Petugas, Belum Termasuk 24 Ribu Relawan

Kecamatan Baru, Sigam Tak Punya PPK
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers