MANAGED BY:
KAMIS
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 21 Mei 2019 09:44
Kuasa Hukum Habib "Ancam" Bawaslu
PEMERIKSAAN KEDUA: Habib Ahmad Bahasyim (mengenakan peci) mendatangi kantor Bawaslu Kalsel, kemarin (20/5) siang. Ditemani kuasa hukumnya, caleg DPRD Kalsel itu menerima cecaran 23 pertanyaan. | Foto: Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Habib Ahmad Bahasyim memenuhi panggilan Bawaslu Kalsel, kemarin (20/5) siang. Pemeriksaan caleg Partai Demokrat untuk pemilihan DPRD Kalsel itu masih terkait dugaan politik uang. Dia diperiksa selama 1,5 jam.

Ahmad datang ditemani kuasa hukumnya, Zamrony dari Indrayana Centre (Integrity). Yang juga ditunjuk sebagai pengacara Habib Abdurrahman Bahasyim dan Ahmad Heru Kurniawan.

"Kami menerima 23 pertanyaan. Setelah itu, kami sempat mengingatkan Bawaslu. Mengusut kasus ini harus berhati-hati. Buktinya harus kuat dan tak terbantahkan. Karena menyangkut nama baik kedua habib," ungkap Zamrony.

Abdurrahman (dijuluki Habib Banua) adalah caleg untuk pemilihan DPD RI. Sementara Heru adalah caleg untuk pemilihan DPRD Banjarmasin. Heru diperiksa lebih dulu pada Jumat (17/5) lalu.

Ketiganya dilaporkan Adhariani. Rival Abdurrahman di pemilihan DPD. Tudingannya, ada aksi bagi-bagi amplop menjelang masa tenang kampanye di Sungai Andai, Banjarmasin Utara.

"Kami terpikir melaporkan Bawaslu ke DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu). Tapi masih ditimbang. Melihat arah pemeriksaan dulu," imbuh Zamrony.

Namun, dia yakin kasus tindak pidana pemilu ini bakal gugur sebelum mencapai tahap penyidikan. "Kami optimis. Karena dugaan itu masih jauh. Jauh banget," tukasnya.

Terlapor terakhir yang dipanggil adalah Abdurrahman. Pemeriksaan dijadwalkan hari ini (21/5). Tapi Zamrony meminta pemanggilan ulang. "Kebetulan Habib Banua sedang kuliah di Malaysia. Saya belum tahu kapan beliau bisa pulang," ujarnya.

Sebelum keduanya tiba, sejumlah aktivis LSM mendatangi kantor di Jalan RE Martadinata itu. Unjuk rasa itu menekan Bawaslu. Menuntut pengusutan tuntas atas kasus ini. Bagaimana tanggapan Zamrony atas aksi itu? "Silakan kawan-kawan media tafsirkan sendiri," ujarnya seraya tersenyum.

Pemeriksaan dipimpin oleh Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kalsel, Aries Mardiono. Dia tertarik menanggapi pernyataan Zamrony pada pekan lalu. Bahwa laporan Adhariani terbukti kedaluwarsa.

Dalam Undang-Undang No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu tertera, kasus politik uang paling lambat dilaporkan 14 hari kerja sejak diketahuinya. Serangan fajar itu disebut terjadi pada tanggal 14 April. Sedangkan laporan baru diterima Bawaslu pada 3 Mei.

"Acuan kami adalah kata 'diketahui'. Jadi bukan 'kapan' tindak pidananya terjadi. Dan pelapor memang tak melihat dan mendengar langsung. Dia menerima aduan dari saksi mata peristiwa pada kemudian hari," jelasnya.

Meski berselisih paham, Aries mengapresiasi sikap terlapor. "Mereka terbuka sekali. Tak ada kesan enggan, apalagi sampai menolak menjawab. Terkait arah pertanyaan penyidik kemana, itu rahasia," pungkasnya. (fud/ay/ema)


BACA JUGA

Rabu, 23 Oktober 2019 09:59

Ternyata Karhutla Belum Usai, Kebakaran Lahan di Gambut Hanguskan 8 Rumah

MARTAPURA - Karhutla ternyata belum habis. Kemarin siang, hamparan lahan…

Rabu, 23 Oktober 2019 09:55

Siapkan Kelengkapan, Razia Digelar Dua Pekan

BANJARMASIN - Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar…

Rabu, 23 Oktober 2019 09:29

Sepasang Remaja Tertangkap Ngamar di Banjarmasin

BANJARMASIN - Satpol PP menangkap 41 orang bukan pasangan suami…

Rabu, 23 Oktober 2019 09:27

Simpan Mandau Dalam Kresek, Habib dan Husni Menghabisi Mursidi

BANJARMASIN - Penyidik Polsekta Bajarmasin Barat menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan…

Rabu, 23 Oktober 2019 09:24

Duel dengan Suami Mantan Istri, Yadi Dolar Tewas dengan Tangan Hampir Putus

BANJARMASIN – Kalah duel dengan suami mantan istrinya, Suryadi (45)…

Rabu, 23 Oktober 2019 09:15

Simpan Sabu Seberat 1 Kilogram, Warga Veteran Dibekuk di Rumah Sakit

BANJARMASIN - Ditresnarkoba Polda Kalsel menangkap Taufik Abdi alias Kacip.…

Rabu, 23 Oktober 2019 08:52

Sembilan Rumah dan Satu Bansau Terbakar

KANDANGAN – Berselang sekitar lima jam, ada dua lokasi berbeda…

Rabu, 23 Oktober 2019 08:49

Pemilik Sabu Ditangkap di Kios Ponsel

AMUNTAI - Polsek Danau Panggang didukung personel Satuan Polair Polres…

Rabu, 23 Oktober 2019 07:51

5 Pria dan 3 Wanita Terciduk Polres Banjarbaru, Bukan Hanya Prostitusi Online, Terindikasi Juga Penyalahgunaan Narkotika

BANJARBARU - Lagi, dugaan praktik prostitusi online mencuat di Kota…

Selasa, 22 Oktober 2019 11:43

Belum Tertangkap, Pemilik Sabu 1,4 Kg Buron

BANJARMASIN - Ditresnarkoba Polda Kalsel masih memburu Pebriyanto Tjindera alias…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*