MANAGED BY:
SABTU
23 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Jumat, 24 Mei 2019 09:11
Ustad Arifin Ilham, Ulama Kondang Asal Kalsel Berpulang
Ingin Dimakamkan di Gunung Sindur, Minta Dikubur Malam Jumat
Ustad Arifin Ilham | Foto: Ricardo/JPNN.com

PROKAL.CO, Ustad Arifin Ilham berpulang semalam. Setelah sempat kritis selama satu jam, Ustad Arifin menghembuskan nafas terakhirnya pukul 23.40 waktu Penang, Malaysia. Ustad Arifin telah dirawat selama satu bulan karena kanker getah bening.

--

Kabar itu dibenarkan oleh Kokom, adik Ustad Arifin ketika dihubungi wartawan tadi malam. "Iya, Ustad Arifin sudah gak ada," ujarnya sambil terisak.

Sebelumnya, almarhum dinyatakan kritis dan dirawat di ICU. Putra Ustad Arifin, Muhammad Alvin Faiz, juga membagikan kabar meninggalnya sang ayah di akun Instagramnya. "Mohon doanya, info valid dari Alvin," ungkap Aditya, manajer Alvin, melalui WhatsApp.

Ustad Arifin Ilham sendiri sempat dikabarkan wafat Januari lalu. Namun, pihak keluarga menampik dan menyatakan Ustad Arifin masih sadar. Hanya sulit berkomunikasi. Kondisi fisiknya juga menurun dan semakin kurus.

Jenazah Ustad Arifin diterbangkan ke Indonesia pagi kemarin dari Penang. "Dari bandara, langsung dibawa ke Sentul," jelas Kokom lebih lanjut. Rencananya, jenazah pendiri Majelis Taklim Adz-Dzikra itu akan dimakamkan di Kecamatan Gunung Sindur, Bogor.

Ustaz Arifin Ilham sendiri memang sempat menyampaikan keinginannya dimakamkan di Gunung Sindur itu sudah bisa dianggap memerlukan dunia. Hal itu disampaikannya Arifin sejak tahun 2015. Penanggung Jawab Tahfizh Alquran Ponpes Az-Zikra Gunung Sindur Abdur Rahman mengatakan Ustad Arifin berwasiat ingin dimakamkan di samping pohon kedondong.

"Kalau soal makam di sini, sejak 2015, Abi (ustaz) memang berwasiat. Dia melihat ini makam saya, saya akan dimakamkan di sini di samping pohon kedondong. Kebetulan pohonnya sampai saat ini masih ada," ucap Abdur Rahman. Dia mengatakan terakhir kali bertemu Ustad Arifin Ilham pada tahun 2018 lalu.

Meski sebenarnya ustaz Arifin Ilham meninggal pada hari Rabu, 22 Mei 2019, Tuhan punya jalan sendiri mengabulkan keinginan sang ustad. Putra ustad Arifin Ilham, Ameer, mengaku dia dan kakaknya sudah mempunyai firasat sang ayah akan berpulang ke Yang Maha Kuasa.

"Secara medis dokter juga sudah bilang besok atau lusa. Secara medis wallahualam," ungkap Ameer di Bandara Halim Perdana Kusuma.

Harusnya sesuai rencana ustaz dimakamkan pada usai salat zuhur. Tapi karena satu dan lain hal, penerbangan delay dan jenazah baru bisa dibawa ke Indonesia sekitar pukul 14.00 waktu Penang, Malaysia dan tiba di Halim Perdana Kusuma sekitar 15.58 WIB.

"Jenazah memang minta dikubur malam Jumat. Delay ini rasanya ada juga bagian dari keinginan ustaz sendiri. Kalau malam Jumat kan sudah masuk hari Jumat," sambung ustaz Yusuf Mansur.

Kebahagiaan lain adalah sang ulama meninggal pada bulan Ramadhan dan berdekatan dengan malam Nujulul Quran. Banyak yang mendoakan ustaz Arifin Ilham adalah mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa.

"Yang mendoakan beliau juga adalah orang-orang yang sedang berpuasa, menjalankan ibadah puasa. Se-Indonesia mendoakan ustaz saat puasa," tutur Yusuf Mansur.

Sesampainya di Bandara Halim Perdana Kusuma, peti jenazah Ustad Arifin Ilham sendiri langsung dimasukkan ke dalam ambulance. Ada yang terlihat tegar, tapi ada juga keluarga yang menangis mengantar kepulangan jenazah ustaz Arifin Ilham.

Sang anak, Alvin bersama adik-adiknya, serta para sahabat langsung menuju pesawat yang membawa sang ustad. Tangis pecah dari Alvin, anak pertamanya sambil memeluk peti.

Terlihat, istri kedua, Rania dan istri ketiganya, Ummi Akhtar jalan menuju ruang VIP. Istri pertama, sang ustaz, Yuni diduga berada di dalam ambulance bersama jenazah dan anak-anaknya.

Dua istri ustaz Arifin Ilham pun hanya diam menunduk dengan dikawal menuju mobil Alphard putih yang akan membawa mereka. Ummi Akhtar menggunakan hijab dan cadar hitam terlihat berpelukan dengan seorang ibu yang menangis.

Lain lagi dengan ibunda ustaz Arifin Ilham, Nurhayati yang duduk di bangku depan ambulance bersama Ameer terlihat tak sanggup menahan tangis. Berkali-kali dia menghapus air matanya dengan sapu tangan.

Jenazah segera dibawa ke Masjid Az Zikra Sentul untuk disalatkan. Banyak jemaah yang menangis saat jenazah tiba di Sentul. Lantunan zikir pun semakin menggema bersamaan dengan tangisan jemaah yang terdengar dari berbagai sisi.

Setelahnya, para jemaah pun diarahkan untuk memundurkan shaf sebanyak 3-5 langkah ke belakang. Tepat pukul 17.30 WIB, jenazah Ustaz Arifin Ilham disalatkan.

Awalnya, Alvin Faiz ditugaskan untuk menjadi imam. Namun pada akhirnya, sang adik, Ameer Faiz, yang menjadi imam. Ustaz Yusuf Mansur pun kala itu menjadi muazin. Masih dalam keadaan berduka, sang ustaz pun terdengar menangis saat mengumandangkan azan.

Saat akan dimakamkan, ribuan jemaah juga sudah menunggu di tepi jalan untuk mengantar sang ulama ke tempat peristirahatan terakhir kali. (gmp/dt/ay/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 16 November 2019 11:37

Merajut Harmoni di Hunjur Meratus: Balian Tetap Lestari, Agama Lain pun Berkembang

Jauh dari hiruk pikuk dan keramaian kota, penduduk Desa Patikalain…

Sabtu, 16 November 2019 11:33

Menganut Agama Balian, Kepala Adat Patikalain: Tak Apa-apa Keluarga Pilih Agama Berbeda, Asal Diterapkan Sebaik-baiknya

MALAM mulai merayap di Desa Patikalaian, Jumat (8/11) pekan lalu,…

Sabtu, 16 November 2019 11:26

Sisi Lain Desa Patikalain: Indung Sambi, Sang Legenda Hidup

PENDUDUK Desa Patikalain, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST)…

Sabtu, 16 November 2019 10:59

Margarita, Pejuang Pendidikan Usia Dini dari Pedalaman Hulu Sungai Utara

Bila di kota pendidikan anak usia dini telah menjamur, di…

Kamis, 14 November 2019 10:45

Selamat Jalan Pilar Smart City Banjarbaru

Kota Banjarbaru khususnya di lingkup Pemerintahan Kota (Pemko) berduka. Kepala…

Selasa, 12 November 2019 11:10

Kisah Polisi Berbagi Bubur Tiap Jumat: Semua Gratis, Bisa Dibawa Pulang

Lengkap berpakaian dinas kepolisian. Tak ketinggalan senjata api menghiasi pinggang,…

Minggu, 10 November 2019 09:57

Tradisi Baayun Maulid di Kubah Basirih: Ada Peserta dari Riau dan Jakarta

Agar anak cepat tertidur, orang tua zaman dulu senang mengayunkan…

Minggu, 10 November 2019 09:25

Lady Fire: Awalnya Malu, Lalu Ketagihan

Namanya saja Lady Fire, jelas menyangkut kaum hawa. Di sini…

Sabtu, 09 November 2019 05:43

Mengunjungi Rumah Perajin Besi di Kuin Selatan: Dipejamkan Sakit, Melek Juga Nyeri

Kuin Selatan terkenal dengan kerajinan besinya. Di perkampungan asli Banjar…

Jumat, 08 November 2019 11:54

Manfaatkan Cepu-Cepu, Waspadai Agen Ganda

Diberi waktu empat belas untuk mengungkap minimal empat kasus narkoba,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*