MANAGED BY:
KAMIS
22 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 24 Mei 2019 10:57
Divonis Bersalah, PSK Didenda Rp2000
SIDANG: Empat wanita yang berprofesi sebagai PSK (tengah) menjalani sidang Tipiring di PN Banjarbaru terkait larangan pelacuran.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Setelah ditertibkan dan diinterogasi Satpol PP Banjarbaru pada Rabu (22/5). Empat orang wanita terduga PSK yang diangkut dari dua eks lokalisasi Pembatuan & Batu Besi disidangkan pada Kamis (23/5) siang.

Keempatnya yakni S (37), BYS (46), ER (35) serta SM (40) menjalani sidang Tipiring (Tindak Pidana Ringan) di Pengadilan Negeri Kota Banjarbaru.

Dari proses sidang, keempatnya tampak tertunduk malu. Beberapa kali mereka juga menutupi wajahnya. Saat ditanya hakim yang diketuai oleh M Aulia Reza keempatnya juga tidak begitu melakukan pembelaan.

Sekitar hampir satu jam digelar sidang. Keempat wanita yang mengakui berprofesi sebagai PSK ini divonis bersalah oleh hakim. Usai hakim mempertimbangkan keterangan saksi dari Satpol PP Banjarbaru dan pengakuan tersangka.

Adapun, dari vonis pengadilan di sidang. Keempat PSK ini dikenakan sanksi hukuman tiga bulan kurungan badan namun tidak perlu dijalani dengan menjalani masa percobaan selama 1 tahun. Serta mereka turut dikenakan biaya perkara sebesar Rp2.000 per orang.

Mereka, didakwakan telah melanggar Perda Nomor 6 tahun 2002 Kota Banjarbaru tentang pemberantasan pelacuran di wilayah Kota Banjarbaru.

Kasatpol PP Banjarbaru, Marhain Rahman melalui PPNS Seksi Opsdal,Yanto Hidayat mengatakan, bahwa hasil sidang diserahkan sepenuhnya kepada pihak Pengadilan selaku lembaga yang berwenang.

"Benar, mereka semua divonis bersalah. Adapun barang bukti juga kita hadirkan, seperti selimut, bantal, kertas tisue, dll. Barang bukti tersebut kemudian diserahkan ke Kejaksaan Negeri Banjarbaru untuk dimusnahkan," ujarnya.

Usai dijatuhkan hukuman. Di depan hakim, keempat PSK ini kompak mengaku berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. "Saya akan berhenti dan mencari pekerjaan lain," kata S yang diikuti oleh tiga PSK lainnya.

Diwartakan sebelumnya, empat PSK ini diamankan Satpol PP Kota Banjarbaru di eks lokalisasi pembatuan dan eks lokalisasi batu besi yang secara resmi telah ditutup oleh Pemerintah Kota Banjarbaru.

Bahkan saat dilakukan proses penertiban. Salah seorang PSK sampai harus lari ke semak-semak. Untuk menghindari kejaran petugas. Seusai ditangkap, keempatnya dibawa ke Mako Satpol PP untuk dimintai keterangan. Mereka pun mengakui perbuatannya.

Keempatnya sendiri mematok tarif bervariasi. Mulai dari Rp70.000 hingga Rp500.000 untuk setiap kali kencan. Penangkapan PSK ini buntut dari laporan warga yang resah akan adanya indikasi praktik prostitusi di dua wilayah yang sudah ditutup secara resmi oleh pemerintah itu. (rvn/ij/ema)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*