MANAGED BY:
MINGGU
25 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 12 Juni 2019 10:08
Rencana BRT, Sopir Angkot: Jangan Sampai Habis Manis Sepah Dibuang !
ANGKOT MOGOK: Sopir taksi kuning ini mendorong angkotnya yang mogok di tanjakan Jembatan Alalak. Para sopir sedang cemas mendengar rencana penggantian angkot dengan BRT. Foto: Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Rencana pemko mengganti angkot menjadi Bus Rapid Transit (BRT) ditanggapi dingin oleh para sopir taksi kuning. Mereka merasa terancam kehilangan mata pencaharian.

Seperti diketahui, pemko berencana mengoperasikan 10 BRT pada tahun ini. Bakal di-launching pada Oktober nanti. Itu baru tahap awal. Tahun depan, kembali ditambah 20 BRT.

Para sopir sebenarnya memahami niat baik pemko. "Kalau taksi kuning diganti, artinya kami tak punya pekerjaan lagi. Bagaimana bisa kami mencari nafkah untuk keluarga," kata M Fauzi. Dia sopir jurusan Kayu Tangi ke Pasar Hanyar.

Fauzi bukan ingin menentang kebijakan pemko. Dia maklum, kota ini memang harus mengejar kemajuan zaman. "Tapi bagaimana nasib kami? Sopir seperti saya ada ratusan jumlahnya," ucap pria 55 tahun itu.

Kalaupun harus ada BRT, dia menuntut pemko bijak. Jangan sampai transportasi massal modern itu membuat mereka kehilangan pekerjaan. "Kami harap pemko mau duduk bersama. Mencarikan solusi terbaik," katanya.

Sopir lain, M Helmi, mengemudikan taksi kuning sejak tahun 1979. Pria bercucu satu itu juga sependapat dengan rekannya. Meminta pemko mencarikan jalan keluar.

"Kami sama sekali tidak menentang. Kami tentu saja mendukung. Asalkan angkot tidak dihilangkan sama sekali," pintanya.

Pemko sebenarnya sudah menyiapkan solusi. Salah satunya dengan merekrut pengemudi BRT dari kalangan sopir angkot. Hanya saja, itu mereka nilai tak efektif. Lantaran, jumlah yang bakal direkrut tak sebanding. "Yang direkrut untuk BRT kan cuma sedikit. Jadi, bagaimana nasib yang lainnya," tanyanya.

Sementara itu, Ketua Organda Banjarmasin, Asqolani memahami maksud pemko. Ingin memberikan sarana transportasi yang layak untuk warga kota. Tapi menurutnya, mesti dipikirkan matang-matang.

"Setuju-setuju saja. Tapi juga harus dipastikan bagaimana nasib sopir angkot yang sudah ada.
Harus dicarikan solusi agar tak ada pihak yang dirugikan," tuturnya.

Sama seperti tuntutan sopir angkot, Asqolani juga meminta pemko mau berembuk. Membicarakan transisi antara angkot ke BRT. "Selama ini pemerintah merasa benar sendiri dengan kebijakan yang mereka anggap benar," cecarnya.

Bagaimana pun angkot juga punya berjasa dalam perkembangan kota ini. "Angkot sudah ada sejak tahun 70-an. Banyak juga kontribusinya bagi daerah. Jangan sampai habis manis sepah dibuang," pungkasnya. (nur/at/ema)


BACA JUGA

Minggu, 25 Agustus 2019 14:51

Simpang LIK LA Darurat Traffic Light

BANJARBARU - Angka kecelakaan lalu lintas di Banjarbaru cenderung tinggi.…

Minggu, 25 Agustus 2019 11:38

Pungut Sampah Plastik di CFD, Alfamart Dukung Gerakan Bebas Kantong Plastik

BANJARBARU - Puluhan orang berbaju merah terlihat memungut sampah plastik…

Sabtu, 24 Agustus 2019 08:38

Dibantu Yusril Ihza Mahendra, Silo Group Gagalkan Upaya Pemprov Cabut Izin Tambangnya di Kotabaru

BANJARMASIN - Pemprov Kalsel harus menelan pil pahit. Karena, upaya…

Sabtu, 24 Agustus 2019 08:31

Tarik Menarik Posisi Bupati: Wacana Koalisi PDIP-Nasdem di Kotabaru

KOTABARU – Politik di Saijaan makin dinamis. Para tokoh politik…

Sabtu, 24 Agustus 2019 08:29

Berangkat Haji Sendiri, Nini Kayuh Meninggal di Pesawat

RANTAU - Duka mendalam diterima keluarga Noorjannah dan keluarga Kayuh…

Sabtu, 24 Agustus 2019 08:25

Pengesahan Raperda Retribusi Minuman Beralkohol Ditunda, Ibnu Hindari Polemik

BANJARMASIN - DPRD Banjarmasin menggelar rapat paripurna, kemarin (23/8) sore.…

Sabtu, 24 Agustus 2019 08:21

Belum Dilantik, Anggota DPRD Sudah Minta Laptop

BANJARMASIN - Anggota DPRD Banjarmasin periode 2019-2024 baru akan dilantik…

Sabtu, 24 Agustus 2019 08:16

Pedagang Pasar Beras Belum Tahu Akan Dipindah ke Mana, Penyiringan Muara Kelayan Terancam Molor

BANJARMASIN – Rencana pembangunan Siring Muara Kelayan sepanjang 400 meter…

Sabtu, 24 Agustus 2019 07:59

Dana Cadangan Pilkada Kalsel, Siap

BANJARMASIN - Dana cadangan pelaksanaan Pilkada 2020 di Kalsel sebesar…

Sabtu, 24 Agustus 2019 07:42

Pembangunan SMA di Landasan Ulin: Lahan harus Tersedia Tahun 2019

BANJARBARU - Sempat jadi polemik. Pelajar SMP/sederajat di Kecamatan Landasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*