MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Rabu, 12 Juni 2019 11:26
Tiket Mahal, Warga Batal Mudik: Penjualan Tiket Pesawat Anjlok
PENJUALAN TIKET: Mudik Lebaran tahun ini tidak banyak membawa keuntungan bagi pelaku usaha penjualan tiket pesawat di Banua. | FOTO: DETIK

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Mudik Lebaran tahun ini tidak banyak membawa keuntungan bagi pelaku usaha penjualan tiket pesawat di Banua. Pasalnya harga tiket yang mahal membuat banyak masyarakat mengurungkan diri untuk mudik atau memilih jalur laut.

H Sumedi Wakil Ketua Asita Kalsel menjelaskan, untuk tahun ini mudik Lebaran tidak terlalu membawa dampak positif bagi bisnis anggota Asita Kalsel.

"Tahun ini benar-benar tidak berdampak positif, istilahnya tidak panen, karena tiket mahal dan banyak orang beralih ke kapal laut," ungkapnya.

Diakuinya, dibanding tahun sebelumnya, penurunan mencapai 20 persen. Padahal jika melihat Lebaran tahun lalu Asita Kalsel berani carter pesawat beberapa kali. Namun sekarang tidak berani carter pesawat.

Hj Baina Sundari owner PT Qalbu Amanah Perdana menjelaskan, tiket pesawat sebelum Ramadan saja sudah mahal, apalagi saat mendekati Lebaran dan saat Lebaran.

"Untuk Banjarmasin Surabaya saja sudah Rp1,3 juta, sudah sangat mahal, ini membuat permintaan tiket saat mudik tadi turun," jelasnya

Dibanding mudik tahun lalu, mudik tahun ini mengalami penurunan yang cukup besar, sekitar 20 persen dibanding tahun sebelumnya.

"Memang sangat terasa penurunanya, selain harga mahal, juga sekarang banyak penjualan tiket online yang jadi saingan," tambahnya.

Baina pun berharap harga tiket bisa kembali normal, sehingga bisnis penjualan tiket bisa lebih membaik, termasuk bisnis perjalanan wisata.

Hal senada diungkapkan Hj Armistyani Ketua Dewan Penasehat Asita Kalsel, dengan harga tiket yang melambung, membuat permintaan untuk tiket, terutama rute domestik saat mudik lebaran turun.

"Banyak masyarakat yang batal mudik karena tiket yang sangat mahal, imbasnya permintaan tiket pun menurun, termasuk ke anggota Asita,"pungkasnya. (sya/ij/ema)


BACA JUGA

Kamis, 19 September 2019 11:42

Digdaya di Munas HIPMI, Mardani Terpilih jadi Ketua, Bisa jadi Jalan Masuk Pengusaha Daerah ke Pentas Nasional

BANJARMASIN - Mardani H Maming begitu digdaya pada Musyawarah Nasional…

Senin, 16 September 2019 10:37

Siring Tak Dijaga, PKL Muncul Lagi, Bagaimana Tanggapan Pengunjung?

BANJARMASIN - Belum lama Siring Pierre Tandean bebas dari pedagang…

Senin, 16 September 2019 09:23
Pemkab Tanah Laut

Kunjungi Riam Adungan, Disambut Tarian Dayak

PELAIHARI - Kegiatan rutin Manunggal Tuntung pandang dilaksanakan dengan cara…

Jumat, 13 September 2019 11:17

Visa Progresif Dihapus, Muncul Visa Umrah

BANJARMASIN – Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan baru menghapus biaya…

Jumat, 13 September 2019 09:55

Pajak Hiburan di Banjarbaru, Sudah Surplus Rp400 Juta

BANJARBARU - Sepanjang tahun 2019 ini. Kota Banjarbaru ibarat jadi…

Kamis, 12 September 2019 16:25

ATK & Co Cabang Veteran Dibuka, Kualitas Premium, Harga Terjangkau

BANJARMASIN – Satu lagi toko kebutuhan alat tulis kantor dibuka…

Kamis, 12 September 2019 11:46

Halau Ancaman Kepunahan Anggrek Meratus

BANJARMASIN - Ancaman kepunahan Anggrek Meratus, menjadi keprihatinan Hj Nurhasanah.…

Rabu, 11 September 2019 09:43

Kabut Pekat, Penerbangan Kacau

BANJARBARU - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan semakin…

Rabu, 11 September 2019 09:23

Tagline Baru Kota Banjarmasin, Budayawan: Hati-hati, Jangan Sampai Menggerus Identitas Asli

BANJARMASIN - Pada puncak perayaan hari jadi kota 24 September…

Sabtu, 07 September 2019 12:05

BUMD Minim Kontribusi akan Dievaluasi

BANJARMASIN – Tak ingin terus merugi. Pemprov Kalsel selaku pemegang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*