MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 13 Juni 2019 09:46
Pemko Banjarbaru
Bongkar Sarang Prostitusi, Izin Bangunan di Pembatuan akan Ditertibkan
BAKAL DIRAPIKAN: Pemko Banjarbaru berencana akan melakukan inventarisir data bangunan di eks lokalisasi Pembatuan Landasan Ulin Banjarbaru. Pemko berniat akan menekan prostitusi terselubung lewat penindakan bangunan-bangunan yang melanggar izin dan fungsinya. | Foto: Rifani/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Eks lokalisasi Pembatuan telah resmi ditutup. Tiga tahun silam. Puluhan PSK telah mendapat Jadup (Jatah Hidup). Seharusnya, mantan lokalisasi tersohor di Kalsel itu sudah berhenti beroperasi.

Tapi sayangnya menutup lokalisasi tak sekadar seremonial semata. Buktinya geliat bisnis esek-esek kerap terendus di sana. Bedanya, dulu terang-terangan, sekarang kucing-kucingan.

Dari beberapa bulan belakangan. Tercatat ada puluhan PSK diciduk. Baik oleh Satpol PP Banjarbaru maupun Polres Banjarbaru. Mereka yang diamankan terbukti menjalankan bisnis lendir secara terselubung.

Parahnya beberapa kasus penertiban ini. Ada PSK yang sebetulnya berstatus pemain lama. Artinya sudah mendapat Jadup. Juga berjanji tak menjajakan diri lagi. Namun nyatanya mereka memilih kembali.

Dari beberapa pengakuan PSK saat diinterogasi petugas. Alasan utama mereka selalu soal ekonomi. Memilih bisnis hitam untuk memperoleh pemasukan instan.

Januari 2019 lalu. Pemko melalui tim lintas sektoral mencanangkan tim khusus. Tugasnya melakukan inventarisir, penyisiran dan penindakan tegas terhadap bangunan di eks lokalisasi.

Saat itu, Dinas Perumahan & Permukiman (Disperkim), Satpol PP dan juga unsur Camat & Lurah dicanangkan bergerak satu tim. Arahan langsung diberikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) dalam sebuah rapat koordinasi (Rakor) ihwal pemberantasan prostitusi di Banjarbaru. Sebagaimana diketahui, memberantas prostitusi merupakan komitmen Pemko di bawah kepemimpinan Nadjmi Adhani & Darmawan Jaya.

Coba menelusuri wacana ini. Radar Banjarmasin coba mengkonfirmasi Disperkim Banjarbaru. Yang mana saat itu disebutkan bahwa Disperkim sebagai Leading Sector tim khusus ini.

Kepala Disperkim Banjarbaru, Muriyani menjawab bahwa wacana ini memang benar adanya. Namun soal eksekusinya, ia menjawab sedang dalam proses pembahasan.

"Belum (untuk eksekusi), tapi sudah mulai dibahas, sudah ada bayang-bayangnya. Hanya saja untuk teknis kita masih menunggu arahan pimpinan," katanya saat diwawancara wartawan, Rabu (12/6) siang.

Lantas kapan wacana ini mulai digarap? Muriyani tak menjawab secara pasti. Namun disebut ya bahwa di awal Juli kemungkinan sudah dirapatkan dengan instansi lainnya.

"Kita perlu koordinasi dengan yang lainnya, misalnya pihak Kecamatan & Kelurahan soal IMB dan Satpol PP penindakannya. Makanya kita fix kan dulu teknisnya seperti apa nanti," paparnya.

Disperkim sendiri terang Muriyani akan menyasar dan mengincar soal izin fungsi bangunan di eks lokalisasi tersebut. Yang mana apabila ditemukan penyalahgunaan fungsi bangunan maka akan ditindak hingga dilakukan pembongkaran.

"Sebab menurut pak Sekda itu rumah ini ibarat sarangnya. Kalau sarangnya kita tidak fungsikan maka tidak ada lagi aktivitas penghuni yang melanggar. Nah harapan kita seperti itu," ceritanya.

Adapun alihfungsi bangunan memang kata Muriyani bisa ditindak. Semisal seharusnya rumah tinggal namun disulap menjadi tempat sewaan. Baik berupa kos, bilik ataupun kamar-kamar. Ini juga kerap didapati digunakan para PSK sebagai tempat memadu kasih dengan klien.

"Kalau memang terbukti melanggar akan kita tegur beberapa kali. Kalau masih tidak taat, bisa dilakukan pembongkaran ataupun mengembalikan ke fungsi sesuai izinnya," ujarnya.

Lalu seberapa serius Pemko melanjutkan wacana ini? Muriyani meyakinkan kalau pihaknya akan serius. "Insya Allah kita serius. Karena ini juga arahan dan pekerjaan."

Sayangnya saat ini kata Muriyani pihaknya terkendala soal data IMB di eks lokalisasi tersebut. "Makanya kita akan berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan. Karena setahu saya IMB nya dikeluarkan di sana," bebernya.

Terkait IMB ini, Radar Banjarmasin coba melakukan konfirmasi kepada Camat Landasan Ulin, Subhan. Camat yang baru menjabat ini mengatakan memang sebelumnya mengetahui soal wacana ini. Tetapi Subhan menjawab jika data ataupun tentang IMB masih belum dikantonginya secara rinci.

"Untuk sekarang saya belum mengetahuinya secara detilnya bagaimana. Agar tidak ada kerancuan, nanti saat akan cek dan dalami terkait IMB bangunan-bangunan ini. Juga menanyakan ke Kelurahan (Landasan Ulin Timur)," jawabnya.

Saat ini dari data yang dipunya kelurahan. Total bangunan yang berada di areal eks lokalisasi berkisar 190 buah. "Itu terdiri dari rumah warga dan juga bangunan yang bekas tempat lokalisasi dulu," tambahnya.

Memang katanya bangunan-bangunan yang dulu digunakan untuk tempat prostitusi terkesan jadi Bangli (bangunan liar). Sebab status izin dan kepemilikannya tidak rinci apalagi pasca penutupan lalu.

"Kita akan menunggu rakor (rapat koordinasi) soal wacana inventarisir dan penindakan bangunan ini. Yang pasti tentu kita sangat menyambut baik wacana ini," ujarnya.

Adapun, jumlah bangunan liar yang sebelumnya digunakan untuk prostitusi semasa masih legal berjumlah kurang lebih 60 buah. Sekarang, bangunan ini beberapa masih dimanfaatkan secara terselubung oleh PSK yang nekat beroperasi.

Salah satu sumber Radar Banjarmasin yang mengetahui beberapa aktivitas prostitusi terselubung menginformasikan jika geliat bisnis haram ini memang masih bernadi.

"Bedanya sekarang lebih diam-diam dan harus ada kode atau janjian. Kalau terang-terangan tentu tidak berani. Untuk waktunya sering lewat tengah malam," kisahnya.

Lalu bagaimana dengan nasib bangunan liar itu? Ia menyebut bahwa biasanya bangunan-bangunan yang kebanyakan berbentuk kos atau bedakan ini dibuat tampak kosong dan terkunci.

"Jika ada transaksi baik langsung ke PSK atau perantara, maka bangunan ini bisa saja digunakan atau disewa," pungkasnya.

Seperti diwartakan Radar Banjarmasin sebelumnya. Satpol PP Banjarbaru juga turut mendukung wacana ini. Sebab ketika melakukan penindakan, aparat penegak Perda ini menilai pelaku aktivitas prostitusi terkesan tak pernah kapok.

Seperti tidak pernah jera, masih ada saja yang berani meskipun kita tindak. Jadi saat rapat dengan Pak Sekda (Sekretaris Daerah) lalu, disepakati untuk tidak hanya menindak PSK atau mucikarinya saja, melainkan juga menyasar bangunan atau rumahnya lewat izinnya," komentar Kasatpol PP Banjarbaru, Marhain Rahman dahulu. (rvn/bin/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 08:31

Tarik Menarik Posisi Bupati: Wacana Koalisi PDIP-Nasdem di Kotabaru

KOTABARU – Politik di Saijaan makin dinamis. Para tokoh politik…

Sabtu, 24 Agustus 2019 08:29

Berangkat Haji Sendiri, Nini Kayuh Meninggal di Pesawat

RANTAU - Duka mendalam diterima keluarga Noorjannah dan keluarga Kayuh…

Sabtu, 24 Agustus 2019 08:25

Pengesahan Raperda Retribusi Minuman Beralkohol Ditunda, Ibnu Hindari Polemik

BANJARMASIN - DPRD Banjarmasin menggelar rapat paripurna, kemarin (23/8) sore.…

Sabtu, 24 Agustus 2019 08:21

Belum Dilantik, Anggota DPRD Sudah Minta Laptop

BANJARMASIN - Anggota DPRD Banjarmasin periode 2019-2024 baru akan dilantik…

Sabtu, 24 Agustus 2019 08:16

Pedagang Pasar Beras Belum Tahu Akan Dipindah ke Mana, Penyiringan Muara Kelayan Terancam Molor

BANJARMASIN – Rencana pembangunan Siring Muara Kelayan sepanjang 400 meter…

Sabtu, 24 Agustus 2019 07:59

Dana Cadangan Pilkada Kalsel, Siap

BANJARMASIN - Dana cadangan pelaksanaan Pilkada 2020 di Kalsel sebesar…

Sabtu, 24 Agustus 2019 07:42

Pembangunan SMA di Landasan Ulin: Lahan harus Tersedia Tahun 2019

BANJARBARU - Sempat jadi polemik. Pelajar SMP/sederajat di Kecamatan Landasan…

Sabtu, 24 Agustus 2019 07:19
Pemkab Tanah Bumbu

Wabup Hadiri Pencanangan ZI Karang Bintang

BATULICIN - Wabup Tanbu H Ready Kambo menghadiri Pencanangan Pembangunan…

Sabtu, 24 Agustus 2019 07:17
Pemkab Tanah Bumbu

Pererat Silaturahmi Penyuluh Pertanian

BATULICIN - Dinas Pertanian menggelar berbagai lomba dalam rangka memperingati…

Sabtu, 24 Agustus 2019 07:14
Pemkab Tanah Bumbu

Sekda Hadiri haul KH Zakaria

BATULICIN - Sekda Tanah Bumbu H Rooswandi Salem menghadiri Haul…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*