MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 13 Juni 2019 10:44
Parlementaria
SKPD Harus Duduk Bersama Bahas Penegakan Perda Persampahan
Anggota Komisi II DPRD Kota Banjarbaru, Takyin Baskoro

PROKAL.CO, BANJARBARU - Penegakan Perda (Peraturan Daerah) No 32 tahun 2011 tentang Pengelolaan Persampahan & Kebersihan di Kota Banjarbaru sepertinya masih belum tampak. Buktinya, masih ada warga yang acuh terhadap Perda tersebut.

Padahal dalam Perda tersebut bagian Larangan dan sanksi. Tepatnya tertera di Pasal 18 yang menyatakan bahwa ada regulasi yang mengatur soal ketentuan bagaimana persampahan di Banjarbaru. Bahkan ketentuan pidananya pun turut dimuat di Perda tersebut. Ancaman maksimalnya enam bulan pidana atau denda maksimal Rp50 juta.

Adapun contoh yang kerap ditemui di lapangan adalah terkait jadwal membuang sampah oleh warga ke TPS. Disebutkan di Perda, bahwa membuang sampah di TPS hanya boleh dilakukan pada pukul 18.00-06.00 Wita.

Di luar jam tersebut termasuk melanggar. Belum lagi masih ditemukannya sampah-sampah berhamburan di luar TPS.

Terkait hal ini, Anggota Komisi II DPRD Kota Banjarbaru, Takyin Baskoro berpendapat senada. Menurutnya, Perda Persampahan di Banjarbaru khususnya penindakan pelanggaran masih terkesan mandul.

"Perda ini sudah lama sekali dan sampai sekarang saya lihat belum ada penindakan tegas. Artinya Perda ini harus dibahas secara intens dan serius oleh SKPS terkait agar bisa berjalan optimal," nilainya.

Legislator Partai Nasdem Banjarbaru ini pun mengungkapkan saat ini tak banyak masyarakat yang mengetahui Perda ini. Yang mana kondisi ini dikhawatirkannya terjadi miss persepsi di tengah-tengah masyarakat.

"Semisal mau ditegakkan langsung sanksinya. Nah masyarakat membela bahwa ia tidak serta merta mengetahui ada larangan ini. Artinya harus ada sosialisasi terlebih dahulu soal ini, agar masyarakat terkesan jangan menjadi korban," bebernya.

Maka dari itulah Baskoro menegaskan bahwa SKPD leading sector yang bersinggungan langsung dengan Perda ini harus berembuk. "Untuk mencari teknis ataupun hal-hal lainnya. Sebab Perda ini sangat penting untuk menjaga tata kelola kebersihan dan persampahan di Banjarbaru. Apalagi kita ingin mempertahankan Adipura bahkan menarget ingin Adipura Kencana," sarannya. (rvn/bin/ema)


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 11:53

4 Nama Pimpinan DPRD Kalsel Tunggu Disahkan

BANJARMASIN - Empat nama calon pimpinan definitif DPRD Provinsi Kalsel…

Selasa, 17 September 2019 11:48

Di HST, Tiga Calon Sudah Mengambil Formulir

BARABAI - Para politisi mulai berebut tiket PDI P untuk…

Selasa, 17 September 2019 11:44

IP Jeblok, Beasiswa Ditarik

BANJARMASIN - Mahasiswa penerima beasiswa Indonesia Bright Future Leade (IBFL)…

Selasa, 17 September 2019 11:41

Tak Selicin Trotoar Lama

BANJARMASIN - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Banjarmasin…

Selasa, 17 September 2019 11:30

Hoax Sekolah Masuk Jam 9: Disdik Tegaskan Tak Pernah Sebar Kabar Lewat WA

BANJARBARU - Sejak Senin (16/9) pagi. Beredar pesan di aplikasi…

Selasa, 17 September 2019 11:27
Pemko Banjarbaru

Walikota Instruksikan SKPD Piket Karhutla

BANJARBARU - Naiknya status Karhutla dari Siaga ke Darurat membuat…

Selasa, 17 September 2019 10:57

PARAH..!! Bolos Kerja, 43 PNS Terjaring Razia

SATPOL PP merazia PNS yang keluyuran pada jam kerja di…

Selasa, 17 September 2019 10:50

Hibah Dana Pilkada Pertama Diteken

BANJARMASIN - Ketua KPU Banjarmasin Gusti Makmur meneken perjanjian hibah…

Selasa, 17 September 2019 09:59

Paman Birin Dinobatkan Jadi Warga Kehormatan Dayak Pitap

BALANGAN- Perhatian Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dalam melestarikan kearifan…

Selasa, 17 September 2019 09:43
Pemko Banjarbaru

Kemah Bhakti Milenial dan MBL Sukses Digelar

BANJARBARU - Kegiatan Kemah Bhakti Milenial di lapangan di Jalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*