MANAGED BY:
SENIN
14 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Jumat, 14 Juni 2019 09:15
Sasirangan Jadi Unggulan: Diusulkan Masuk Daftar UCCN
Sasirangan

PROKAL.CO, JAKARTA - Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menghadiri pertemuan Indonesia Creative City Network (ICCN) di Jakarta, kemarin (13/6). Digelar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Agendanya sosialisasi proses pengusulan kota kreatif Indonesia untuk masuk dalam daftar UNESCO Creative City Network (UCCN).

Dari total 55 kabupaten dan kota, Banjarmasin masuk dalam kriteria kriya, dengan unggulan kain Sasirangan. Itulah yang diusulkan tahun ini agar terdaftar ke jejaring UNESCO. "Banjarmasin dan Kalsel harus berani mengusulkan itu," kata Ibnu.

Sebelumnya, Banjarmasin sudah mengusulkan Pasar Terapung dan Madihin. Artinya sudah ada tiga item yang diusulkan untuk kota ini.

Acuan pengusulan berdasarkan ketetapan pemerintah. Sebelumnya sudah menetapkan 860 lebih warisan budaya. Banjarmasin mendapat mencatatkan dua jatah. Pasar Terapung pada 2014, dan Madihin di tahun 2015.

Pada tahun 2017 lalu, Banjarmasin mendapat pendampingan dari Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf). Bersama empat kota lainnya; Bojonegoro, Banyuwangi, Tanah Toraja, dan Kabupaten Belu untuk diusulkan menjadi kota kreatif Indonesia. Proses itu dilakukan selama empat bulan. "Hasilnya, ditetapkanlah Kain Sasirangan," sebut Ibnu. Tahun depan, dia ingin kembali mengusulkan Nasi Astakona. Hidangan mirip tumpeng yang asli dari Banjar.

Biar tahu saja. Saat ini sudah ada dua kota di Indonesia yang tergabung dalam daftar UCCN. Bandung dan Pekalongan. Banjarmasin tentu saja ingin seperti itu.

Kini ada 64 kota dari 44 negara yang telah ditetapkan sebagai Kota Kreatif UNESCO dengan berbagai indikator. Antara lain indicator kerajinan dan seni rakyat, seni media, film, desain, gastronomi, sastra dan musik. Bandung dan Pekalongan masuk kriteria desain.

Lalu, seperti apa caranya agar diakui UNECSO? Sedikitnya ada 18 indikator. Salah satunya menunjukkan maksimal tiga program yang dikembangkan dalam lima tahun terakhir. Di bidang kreatif yang telah membantu atau memperkuat hubungan kerja sama antara kota, sektor swasta, pencipta, masyarakat sipil, dan akademisi.(nur/dye/ema)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*