MANAGED BY:
SELASA
15 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Jumat, 14 Juni 2019 09:40
Harga Tiket Belum Turun Juga, Sejumlah Travel Batalkan Tour Wisata
Ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Sejak Desember 2018 hingga saat ini, harga tiket pesawat belum menunjukkan penurunan signifikan yang diharapkan pengguna jasa transportasi penerbangan. Sektor dunia pariwisata mulai melesu. Sejumlah travel agen sejak awal tahun ini membatalkan paket tour wisata.

"Beberapa rekan saya di travel agen mengeluhkan terpaksa membatalkan paket-paket tour wisata, terutama tour ke Jawa ataupun sebaliknya akibat mahalnya tiket domestik," kata Sekretaris Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Kalsel, Siti Aisyah.

Termasuk biro perjalanan miliknya: Camesa Travel. Total sudah ada dua paket tour wisata yang mereka batalkan. "Tour yang kami batalkan ke Singapura dan Malaysia. Ada lagi tour ke Semarang kemungkinan batal juga, kalau harga tiket masih tinggi," ucapnya.

Dijelaskannya, kenaikan harga tiket dapat dimaklumi jika terjadi di musim liburan. Tetapi, kenyataannya saat ini belum juga turun. "Kalau harga tiket tidak kunjung turun, peminat tour akan semakin sedikit," jelasnya.

Siti berharap, pemerintah melakukan upaya agar harga tiket pesawat kembali murah. Sehingga sektor pariwisata kembali bergairah.

Lesunya tour wisata juga disampaikan Direktur Utama PT Albis Nusa Wisata, Utami Dewi. "Iya, karena tiket mahal sejumlah travel agen di Kalsel membatalkan paket tour wisata," ucapnya.

Namun, hingga kini paket tour wisata yang mereka jalankan belum ada yang dibatalkan. Sebab, yang membeli paket rata-rata dari perusahaan yang memberangkatkan karyawannya berlibur. "Tapi tour domestik kami memang tidak banyak. Karena kami banyak di umrah haji dan muslim tour," bebernya.

Sebelumnya, General Manajer (GM) Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Indah Preastuty mengungkapkan, bahwa pengguna jasa maskapai penerbangan selama 2019 mengalami penurunan sekitar 25 sampai 30 persen dibandingkan tahun lalu. "Biasanya jumlah penumpang setiap harinya mencapai kisaran 10 ribu orang. Saat ini tercatat hanya tujuh ribu orang saja perharinya," ungkapnya.

Dia juga menduga, penurunan jumlah penumpang terjadi diakibatkan oleh masih tingginya harga tiket pesawat. "Kami berharap dalam beberapa waktu ke depan harga tiket maskapai penerbangan bisa segera turun. Sehingga dapat menaikkan jumlah penumpang," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*