MANAGED BY:
SABTU
14 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 17 Juni 2019 08:21
Tiket Ludes, Arus Balik Seramai Arus Mudik
MASIH BANYAK PEMUDIK: Pemudik kapal laut yang meninggalkan Banjarmasin masih banyak sepekan setelah lebaran. | FOTO: M OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Mahalnya tiket pesawat terbang berimbas pada tingginya pengguna kapal laut saat musim mudik Lebaran tahun ini. Data PT Dharma Lautan Utama Banjarmasin, penumpang yang memakai moda transportasi laut mencapai 18.400 orang. Itu belum angkutan kendaraan.

Jika dibandingkan dengan musim mudik tahun 2018 lalu yang hanya berkisar 10.269 orang, tahun ini kenaikan hampir dua kali lipat. “Sangat melonjak. Kenaikan mencapai 80 persen lebih,” beber Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama Banjarmasin, Anton Wahyudi kemarin.

Lonjakan jumlah pemudik yang menggunakan kapal laut sebutnya sudah bisa diprediksi saat H-30 lebaran. Fenomena ini tak biasa karena pada tahun sebelumnya, peningkatan penumpang baru kelihatan saat H-10 lebaran.

Sejak awal pihaknya memang sudah memprediksi akan terjadi lonjakan tinggi penumpang kapal. Faktornya tak lain karena mahalnya tiket pesawat. Karena itu, pihaknya telah mempersiapkan 4 buah kapal yang dioperasionalkan.

Salah satunya, yakni KM Dharma Kartika yang berkapasitaas 1.700 daya angkut. “Tahun lalu hanya tiga kapal. Tahun ini ditambah KM Dharma Kartika IX,” sebut Anton.

Tak hanya lonjakan di sektor penumpang, pihaknya juga mencatat angkutan kendaraan pun naik tinggi. Sepeda motor yang berangkat dari Banjarmasin ke Surabaya persentasenya naik mencapai 46,82 persen, mobil mencapai 42,07 persen, dan truk mencapai 30 persen.

“Melihat tingginya kendaraan ini, kami prediksi lantaran jalan tol yang saat ini sudah ada di Pulau Jawa. Jadi pemudik ingin sekaligus mencicipi tol baru,” tukasnya.

Jika dibandingkan dengan tiket pesawat yang harganya jutaan rupiah, Anton mengatakan, tiket kapal laut sangat terjangkau. Untuk tiket mudik H-30 sampai H-20 lebaran lalu harganya hanya Rp280 ribu. Untuk H-21 sampai H-10 harganya Rp368 ribu. Sedangkan di puncak arus mudik pada H-10 sampai H-2 Lebaran harga tiket hanya Rp440 ribu.

“Bandingkan dengan tiket pesawat. Sudah mahal, mencarinya juga susah. Mungkin ini yang menjadi salah satu faktor,” sebutnya.

Pihaknya juga mencatat lonjakan arus balik. Dari data hingga H+9 Lebaran. Penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya tujuan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin sudah mencapai 8 ribu lebih. Bahkan, tiket dari Surabaya ke Banjarmasin hingga keberangkatan tanggal 20 Juni mendatang sudah ludes terjual. “ Tiap hari rata-rata 1000 sampai 1.400 penumpang yang datang ke Banjarmasin,” imbuhnya.

Dia memprediksi, lonjakan akan semakin tinggi seiring akan berakhirnya masa libur sekolah. Selain itu akan datangnya pula para pekerja perkebunan, pertambangan dan lainnya. “Kemarin didominasi para ASN yang masa liburnya sudah habis. Ke depan para pekerja lain akan datang lagi,” yakin Anton.

Dia berharap pemerintah abisa memaksimalkan alur Barito dan pelabuhan sehingga kapal bermuatan besar bisa sandar di Trisakti Banjarmasin. Dia membandingkan dengan Pelabuhan Semayang di Balikpapan yang bisa mengakomodasi kapal berkapasitas besar dengan panjang 200 meter. Trisakti hanya bisa disandari kapal dengan panjang 150 meter. “Penumpangnya yang sandar di Semayang bisa mencapai 3 ribu orang. Di sini hanya 1.500 lebih,” tandasnya.

Kepada Radar Banjarmasin, salah seorang penumpang kapal laut, Santoso mengaku memilih transportasi kapal laut lantaran harganya terjangkau. Pekerja swasta ini tak ingin uangnya tergerus habis lantaran membeli tiket pesawat.

Dia sengaja baru kemarin mudik ke Blitar. Karena memang sudah mengambil cuti pasca Lebaran. “Saya berlebaran di Banjarmasin dulu. Baru sekarang mudik, kalau pas musim mudik juga tak enak berdesak-desakan,” ujarnya. (mof/ran/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 14 Desember 2019 03:23

Pemko Pikirkan Pakaian Honorer, Jenis dan Warnanya Digodok Bagian Organisasi

BANJARMASIN - Terkait pakaian tenaga kerja honor di lingkungan Pemko…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:20

Uji Coba BRT Tambahan

BANJARMASIN - Tambahan Bus Rapit Transit (BRT) sudah terealisasi. Lima…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:18

CAT Seleksi Panwascam Tala

PELAIHARI - Sebanyak 183 peserta seleksi Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam)…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:17

Calon Independen Ramaikan Balangan

PARINGIN – Pilkada 2020 Balangan bukan cuma dimeriahkan bakal calon…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:09

Pentas Seni untuk Donasi Kebakaran Sebuku

BANJARBARU - Pemandangan taman air mancur di depan Minggu Raya…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:07

Masih Masuk Musim Peralihan

BANJARBARU - Kerap diguyur hujan beberapa waktu terakhir. Banyak warga…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:06

Penerangan Bundaran Palam Dikeluhkan

BANJARBARU - Meski tergolong kawasan yang cukup ramai. Namun areal…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:00
Parlementaria Balangan

Raperda Inisiatif Penghargaan Bagi Pendiri Balangan Disepakati

PARINGIN - Raperda inisiatif tentang pemberian penghargaan bagi para pendiri…

Sabtu, 14 Desember 2019 02:56

Makin Merajalela, Tambang Liar di Hutan Tabalong

BANJARBARU – Meski sudah pernah dirazia oleh instansi terkait, pertambangan…

Sabtu, 14 Desember 2019 02:51

PT. Barito Putera Plantation Tunggu Mediasi Pemda

MARABAHAN - Terkait pemblokiran jalan lahan sawit PT Barito Putera…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.