MANAGED BY:
MINGGU
22 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE
Selasa, 18 Juni 2019 12:32
PH ini Angkat Mitos di Banua Jadi Short Movie

PROKAL.CO, Film bergenre horor turut mewarnai jagat perfilman Indonesia. Seperti yang sedang ramai ditayangkan, Kuntilanak 2 dan Ghost Writer. Dikutip dari Movieden.net, kedua film ini mendapat rating yang cukup memuaskan.

Horor memang selalu punya tempat di hati masyarakat. Tak terkecuali di kalangan anak muda. Eits, nggak melulu di layar lebar ya Sobat Muda. Perfilman horor Banua juga menunjukkan geliatnya. Saddam film salah satunya.

Production House (PH) ini digagas oleh pemuda asli Banua, Adi Setya Darma, sejak awal Mei lalu. Beranggotakan delapan orang, didominasi oleh anak muda.

PH mereka mengusung konsep film pendek. Dengan tema horor bercita rasa lokal. Seperti mengangkat mitos yang berkembang di masyarakat Banjar. Inilah yang menjadi ciri khas PH ini. Pastinya seru dan bikin penasaran.

"Saddam Film lebih ke mitos Banjar, karena belum pernah ada yang garap ide seperti itu buat dijadiin film," ucap alumnus SMA PGRI 6 Banjarmasin itu.

Meski baru sebulan, Saddam Film nggak bisa dipandang sebelah mata ya. Dalam waktu yang singkat, Adi dkk telah menelurkan dua karya. Yup, short movie berjudul 'Jangan Kada Betawaran' dan 'Tatangar' sudah tersedia di channel YouTube mereka, Saddam Film.

Kedua film pendek tersebut jelas kental dengan nuansa horor. Ditambah dengan efek suara dan teknik editing yang begitu apik, bikin film itu kian mencekam.

Dari iseng-iseng jadilah karya. Begitulah awal mula Saddam film memproduksi 'Jangan Kada Betawaran'. "Ketika bulan Ramadan kemarin, iseng-iseng ngajak bikin short movie. Biar nggak gabut," tutur Adi.

Dia juga mengajak sang kakak, Layla Fadeliyah sebagai script writer. Kebetulan Layla memang gemar menulis. Respons positif mengalir untuk karya perdana mereka. Bahkan ditonton hampir 2 ribu kali lho. "Kerja keras terbayarkan, bahkan diteror supaya bikin projek lagi," ungkap Layla.

Tak lepas dari prosesnya, Saddam Film terbilang minimalis. Baik dari segi konsep, sarana dan sumber dayanya sendiri. "3 kru dan 3 aktor, dan digarap hanya dalam 3 hari," tuturnya.

Syuting tengah malam, merinding, dan melihat makhluk tak kasat mata jadi pengalaman menarik mereka selama penggarapan film. Kebayang dong serunya ikutan Saddam Film.

By the way, sekilas tentang karya baru mereka nih. Dalam waktu dekat, Saddam Film akan merilis short movie berjudul 'Dakuan'. Mengulas tentang mitos ketika bermain dakon sendirian. Hmm, kira-kira apa yang terjadi ya? Siapin gadget dan pantengin terus channel YouTube mereka! (tia/ema)


BACA JUGA

Rabu, 07 Oktober 2015 07:14

Blender Hancurkan Narkotika

<p style="text-align: justify;"><strong>BANJARMASIN</strong> - Bak membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*