MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 19 Juni 2019 17:36
Pemkab Tabalong
Bupati Sebut Profesi Penyuluh Terbelakang
JADI PEMBICARA: Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani ketika memaparkan petingnya profesi penyuluh di Seminar Pengelolaan Hayati Tanaman Holtikultura, di Wisma Tamu Pendopo Bersinar Pembataan, Tanjung, Rabu (19/6/19).

PROKAL.CO, TANJUNG – Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani menjadi narasumber dalam Seminar Pengelolaan Hayati Tanaman Holtikultura bag Petani dan Penyuluh Pertanian yang dilaksanakan Dewan Pimpinan Daerah Perhimpunan Penyuluh Pertanian (Perhiptani) Kabupaten Tabalong, di Wisma Tamu Pendopo Bersinar Pembataan, Rabu (19/6/19).

Di acara tersebut, bupati terang-terangan mengatakan profesi penyuluh pertanian adalah penyuluh terbelakang. “Di antara semua yang saya amati, profesi sebagai penyuluh yang keterbelakang,” katanya. 

Ia menilai, profesi ini jalan di tempat, tanpa ada yang bisa dibanggakan. Semua itu karenakan para penyuluh sekarang tidak pernah yakin dengan profesinya tersebut. “Kita tidak punya percaya diri,” imbuhnya. 

Dengan begitu, dia menegaskan agar para penyuluh bisa menumbuhkembangkan dan membangun kembali rasa percaya dirinya. 

“Caranya bagaimana, kita perlu seminar lagi. Saya hanya pintu masuknya saja, jawabannya cari sendiri,” tegasnya. 

Apa yang dibeberkan bupati itu bukan tanpa bukti. “Buktinya apa, setiap miggu pasti ada permohonan dari penyuluh untuk pindah,” imbuhnya. 

Berbeda dengan profesi bidan, kalaupun memang minta pindah hanya untuk permohonan sekolah atau melanjutkan pendidikan. Begitu pula dengan membangun kepercayaan di tengah masyarakat. 

Selebihnya, bupati juga meminta kepada penyuluh agar menjadi peniliti dan pengembangan (Litbang) di lokasi tugasnya bagi petani. 

Salah satunya bisa melihat fenomena keberadaan tomat yang menurut pantauannya sedang kosong. Mulai dari Tabalong hingga Jakarta. Jika ada, itu hanya produk import. 

“Bisakah tomat ditanam pada puncak panennya, pasti bisa karena tanaman ini tumbuh tergantung dari air. Semua bisa direkayasa,” tegasnya. Jangan mengandalkan alur jadwal masa tanam, namun harus keluar dari situ. Disini peran penyuluh. 

Ketua Perhiptani Kabupaten Tabalong, Yana Mulyana mengatakan, seminar itu sendiri diselanggarakan agar bisa meningkatkan produksi holtikultura. “Tujuan agar hasil produksi tanaman hotikultura meningkat dikendalikan secara hayati, menjadi referensi petani di lapangan,” imbuhnya.

Seminar tersebut turut dihadiri Guru Besar Penyakit Tanaman Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Perhiptani Kalimantan Selatan, dan perwakilan dinas pertanian kabupaten lainnya. (ibn/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 21 September 2019 11:05

Masih Banyak PR, Ibnu Sina Tetap Optimis Sambut Pemindahan Ibu Kota

BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina optimis melihat pemindahan…

Sabtu, 21 September 2019 10:47

Jumat Berkah Bersama Polsek Banteng

BANJARMASIN - Polsekta Banjarmasin Tengah memberikan bantuan kepada korban kebakaran…

Sabtu, 21 September 2019 10:42

DPRD Kalsel Janji Selesaikan Polemik Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM)

BANJARMASIN - Banyak PR lama yang belum diselesaikan DPRD Kalsel.…

Sabtu, 21 September 2019 09:47
Pemkab Tanah Bumbu

Kapolsek Pantau Pelaksanaan Pilkades

BATULICIN - Kapolsek Angsana Iptu H Tony Haryono didampingi Kanit…

Sabtu, 21 September 2019 09:45
Pemkab Tanah Bumbu

Lansia Simpang Empat dapat Bantuan

BATULICIN - Pemkab Tanbu melalui Bagian Kesra menyerahkan bantuan sosial…

Sabtu, 21 September 2019 09:43
Pemkab Tanah Bumbu

Ketua RT Diberi Pelatihan

BATULICIN - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menggelar pelatihan…

Jumat, 20 September 2019 12:16

Selamat Datang Musim Politik

BANJARMASIN – Insan politik banua, bersiaplah. Tinggal hitungan hari, tahapan…

Jumat, 20 September 2019 12:11

Sekolah Diminta Transparan Gunakan Dana BOS

BANJARMASIN - Tahun depan, Pemerintan Pusat melalui Kementerian Pendidikan dan…

Jumat, 20 September 2019 11:05

Ananda Ada Hati ke PDIP, Lagi Tunggu 'Hilal' Golkar Kalsel

BANJARMASIN - Bursa kandidat pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali…

Jumat, 20 September 2019 10:31

Cuma 4000 Pelanggan Taat bayar Tagihan PDAM

BANJARMASIN - Meriahkan harjad kota ke-493, PDAM Bandarmasih mengundi hadiah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*