MANAGED BY:
SELASA
15 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 20 Juni 2019 10:36
Rekayasa Penculikan, Santri ini Mengaku cuma 'Prank'
PURA-PURA DICULIK: MAA dan HA diamankan setelah drama aksi penculikan palsunya tercium polisi.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Masih ingat perkara penculikan yang direkayasa santri remaja asal Banjarmasin? MAA, 15 tahun, mengaku hanya sedang bercanda. Penculikan itu bukanlah hal serius.

Setelah menjalani pemeriksaan di Mapolda Kalsel, MAA akhirnya bisa pulang ke rumah, kemarin (19/6). Bersama ayahnya Heri, 50 tahun, MAA bersedia berbicara kepada Radar Banjarmasin.

"Mau bikin prank saja. Berikan kejutan buat umi (ibu). Karena dua hari sebelumnya beliau ulang tahun. Kebetulan pas hari itu saya tidak ada. Jadi saya bikin skenario seperti itu," ujarnya.

Ide ini dia peroleh dari YouTube. Selama berpura-pura sedang diculik, dia bersembunyi di rumah bibinya di Desa Jelapat Kabupaten Barito Kuala. MAA mengaku tak mengira akhir ceritanya bakal begini. Sampai harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Melalui SMS, MAA mengirimkan pesan kepada sang ayah. Menuntut tebusan sebesar Rp100 juta. Jika tidak dipenuhi, nyawa sang anak bakal melayang. "Uangnya juga tak bakal diapa-apakan. Begitu berhasil ngep-rank, uangnya dikembalikan lagi sama ayah," ungkapnya polos.

Ketika dijemput polisi, MAA mengaku tak paning. Tenang-tenang saja. "Dapatnya dari YouTube. Benar-benar cuma main-main saja. Mau bikin panik orang tua. Makanya saya bisa tenang pas dijemput. Tidak takut," tambah santri yang mondok di Banjarbaru itu.

Direktur Kriminal Umum Polda Kalsel, Kombes Pol Sofyan Hidayat mengungkapkan, hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya keterlibatan orang lain dalam kasus ini.

"Itu hanya karangan si anak saja. Katanya mau bikin kejutan buat orang tua, semacam nge-prank. Jadi untuk itu anaknya dipulangkan. Tapi dia wajib lapor setiap pekan," terang.

Menurut Sofyan, kasus seperti ini menjadi pengalaman bagi semua orang tua. Awasi pergaulan dan penggunaan internet oleh si buah hati. "Jangan biarkan anak-anak Anda terlampau bebas menggunakan internet. Pantau apa yang sering dilihatnya," pesan Sofyan. (lan/fud/ema)


BACA JUGA

Senin, 14 Oktober 2019 10:22

Ngapain di dalam Kamar..? Muda-mudi Terciduk Polres Banjarbaru di Penginapan

BANJARBARU - Sepasang muda-mudi terciduk sedang berduaan di salah satu…

Minggu, 13 Oktober 2019 07:16

Cuaca Panas Lagi, Titik Api Muncul Kembali, Kini Karhutla Beralih ke Lahan Pertanian

BANJARBARU - Cuaca yang kembali panas dalam beberapa hari terakhir…

Minggu, 13 Oktober 2019 06:57

JANGAN MACAM-MACAM..!! Ada 178 'Mata-mata' di Banjarmasin

BANJARMASIN - Sebanyak 178 CCTV sudah terpasang di berbagai sudut…

Sabtu, 12 Oktober 2019 11:56

Pengakuan Pelaku Pencabulan Anak Kandung di Banjarbaru: Ambil Anak dari Istri dan Tak Disekolahkan

Beberapa hari terakhir Banjarbaru dihebohkan dengan kasus bapak menggauli anaknya…

Sabtu, 12 Oktober 2019 11:54

Di Dalam Tahanan, Banyak Orang Ingin Bertemu Lihan

BANJARBARU - Sekitar tiga pekan sudah Lihan mendekam di Ruang…

Sabtu, 12 Oktober 2019 11:27

Jadi Tersangka Gara-gara Puntung Rokok

BANJARBARU - Setelah beberapa kali tak terdeteksi dan terbukti secara…

Sabtu, 12 Oktober 2019 08:20

YA AMPUNN...! Hampir Saja Rumah Warga Hangus

AMUNTAI - Kepanikan menimpa warga Desa Cangkring, tepatnya di RT…

Jumat, 11 Oktober 2019 11:37

Mahasiswa jadi Kurir Sabu 2,7 Kg, Diciduk di Mahat Kasan

BANJARMASIN - Dua kilogram lebih sabu berhasil disita Satresnarkoba Polresta…

Jumat, 11 Oktober 2019 11:33

Sikat Intan, Puluhan Penjahat Diringkus

BANJARMASIN - Operasi Sikat Intan yang digelar 24 September hingga…

Jumat, 11 Oktober 2019 11:04

Sakit Hati, Leher Teman Disayat saat Bermain Catur

AMUNTAI - Warga Desa Kota Raden Hulu, Kabupaten Hulu Sungai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*