MANAGED BY:
JUMAT
13 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Jumat, 21 Juni 2019 10:01
Banyak Media yang Buat Kesalahan, Balai Bahasa: Tren Bahasa Media Tetap Positif
KAJI BERITA: Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalsel, Imam Budi Utomo (tengah memegang mikrofon) saat memaparkan temuan dari penelitian dan kajiannya soal penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar pada penulisan berita di media massa. Bersama jurnalis yang ada di Kota Banjarbaru, Balai Bahasa menggelar Diskusi Kelompok Terpumpun terkait penggunaan bahasa di sebuah berita. | Foto: Muhammad Rifani/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Saat ini, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar masih tak sepenuhnya jadi atensi publik. Bahkan di ranah media massa yang berkutat dengan penulisan berita juga tak luput dari sorotan.

Balai Bahasa Provinsi Kalsel menyoroti tentang penggunaan bahasa di beberapa media massa. Tidak hanya cetak dan elektronik, namun juga sampai ke media daring. Yang diketahui saat ini makin banyak bermunculan.

Bertempat di Wisma Sultan Sulaiman Kabupaten Banjar. Balai Bahasa mengundang puluhan wartawan di wilayah Banjarbaru untuk mengikuti Diskusi Kelompok Terpumpun selama dua hari. Yakni sejak Rabu (19/6) hingga Kamis (20/6).

Selain para jurnalis dari berbagai media massa yang ada di lingkup Kota Banjarbaru. Turut mengikuti juga perwakilan dari humas Pemko Banjarbaru, Dinas Kominfo Banjarbaru, Dinas Kominfo Kalsel.

Kepala Balai Bahasa Kalimantan Selatan, Imam Budi Utomo menyebut bahwa saat ini peranan media massa dalam mengedukasi masyarakat terkait penggunaan bahasa Indonesia begitu berpengaruh.

Hal ini terangnya lantaran media massa dianggap masyarakat menjadi rujukan oleh masyarakat. "Sehingga ada penilaian jika bahasa yang digunakan di dalam berita (media massa) jadi rujukan masyarakat," katanya.

Memang lanjutnya sejauh ini penggunaan bahasa Indonesia di berita cenderung mengalami tren positif. Tetapi tak dapat dipungkirinya bahwa pihaknya kerap mendapati ada kesalahan ataupun ketidaktepatan penggunaan bahasa Indonesia dalam sebuah karya jurnalistik.

Bahkan, selama ini Imam mengatakan kalau pihaknya telah melakukan penelitian. Tujuannya guna mengkaji pemakaian bahasa di media massa yang dipimpin oleh Peneliti Muda Balai Bahasa Kalsel, Musdalipah.

"Dari hasil kajian itu, Balai Bahasa Kalsel mendapati beberapa aspek kesalahan dalam berita-berita yang diterbitkan media massa. Baik yang menyangkut kaidah ejaan, kaidah pembentukan kata, pilihan kata, penyusunan kalimat dan lain sebagainya," informasinya.

Lantas apa kesalahan yang kerap menghantui para jurnalis dalam penulisan berita? Imam menjawab jika yang paling dominan terkait penyusunan kalimat serta penggunaan ejaan yang baik dan benar.

"Iya dari penelitian dan kajian kita, dua itu tadi masih dominan. Kadang ketika menulis kalimat dalam berita, kita tidak sadar jika kalimat yang digunakan tidak bersubjek. Bahkan biasanya terlalu bertele-tele juga," ungkapnya.

Terkait hal ini, Imam mengharapkan melalui diskusi tersebut bisa setidaknya meminimalisir kesalahan-kesalahan berbahasa.

Terakhir, baginya media massa disamping menyampaikan infomasi terkait dengan substansi, bahasa yang digunakannya juga harus bahasa teratur, benar, dan baku sesuai dengan kaidah tata bahasa.

Apalagi hal tersebut ujarnya sudah diatur berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang bendera, bahasa, dan lambang negara serta lagu kebangsaan.

"Pada pasal 39 menyatakan bahwa bahasa Indonesia wajib digunakan dalam media massa. Makanya kita berharap agar rekan-rekan jurnalis bisa memerhatikan perihal penggunaan bahasa Indonesia ini dalam penulisan di berita," pungkasnya. (rvn/bin/ema)


BACA JUGA

Kamis, 12 Desember 2019 11:34
SMK PP Negeri Banjarbaru

Kuliah Umum Marketing Online Bersama Alumni SMK-PP N Banjarbaru

Banjarbaru - SMK-PP Negeri Banjarbaru yang telah berdiri 64 tahun,…

Kamis, 12 Desember 2019 10:55

Yuk Nobar Panglima Tanpa Kepala

BANJARMASIN - Besok (13/12) malam, Aruh Film Kalimantan 2019 dibuka.…

Kamis, 12 Desember 2019 10:36

Polda Kalsel Peroleh Penghargaan WBK

BANJARMASIN - Hari Anti Korupsi Internasional menjadi hari bersejarah bagi…

Rabu, 11 Desember 2019 18:59
PT PLN Kalselteng

Bandara Baru 100 Persen Disuplai Listrik PLN

BANJARBARU - Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru telah…

Rabu, 11 Desember 2019 12:57

Romantisme Orang Kota, Tak Terbukti Apa-apa

Beberapa hari yang lalutepatnya Jum’at, 6 Desember 2019 kota Banjarmasin…

Selasa, 10 Desember 2019 16:50

Perkaya Data Berita Gambut

BANJARMASIN - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta bekerja sama dengan…

Selasa, 10 Desember 2019 10:34
SMKN PP Banjarbaru

SMK-PPN BANJARBARU GELAR SOSIALISASI PENILAIAN ANGKA KREDIT GURU

Banjarbaru, -  Demi mendukung wawasan dan pengetahuan angka kredit bagi…

Senin, 09 Desember 2019 15:01

Lima Menit, Puluhan Ribu Wadai di Hari Jadi Tabalong ke 54 Ludes

TANJUNG – Puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Tabalong ke 54…

Senin, 09 Desember 2019 14:37

Sabariah Kini Bisa Tidur Nyenyak

BANJARMASIN - Sekitar 70 tahun sudah rumah Nenek Sabariah di…

Senin, 09 Desember 2019 10:45
SMKN PP Banjarbaru

Dukung Kostratani, SMK-PPN Banjarbaru Ikuti Rakor Pendampingan dan Pengawalan

Bogor – Guna kelancaran pelaksanaan Kostratani di berbagai kecamatan, SMK-PPN…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.