MANAGED BY:
SENIN
20 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 26 Juni 2019 09:46
Gunakan Cadar Tuk Berbuat Jahat, Wanita ini Sudah 6 Kali Beraksi
MODUS: Pelaku utama penggelapan berinisial ITN hanya mengenakan cadar ketika beraksi bersama rekannya yang bertugas antar jemput, ketika diamankan Polres Banjarbaru. | FOTO: HUMAS POLRES BANJARBARU FOR RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU – Astagfirullah, sungguh keterlaluan apa yang dilakukan oleh Intan Maharani (ITN) 46, pelaku penipuan yang berada dibalik akun sosmed Zahira Raya ini. Ia menggunakan hijab dan cadar bukan untuk menutup aurat, tapi justru untuk melancarkan aksi jahatnya.

Meski demikian, petualangannya bersama rekannya Imam Syafi'i (IM), 38, berhasil diakhiri oleh Resmob Polres Banjarbaru dibantu Resmob Polda Kalsel. Ia ditangkap saat hendak menjual hasil kejahatan di salah satu toko ponsel, di Jalan Veteran Kota Banjarmasin, Sabtu (22/6) tadi.

Kedua pelaku yang hanya mengaku berteman ini, sama-sama berasal dari Jawa Timur. ITN adalah warga Dusun Gua Timur Penggereman Pamekasan dan IM beralamat di Jln Cemoro Sewu Kelurahan Ngasem Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri.

Kapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya melalui Kasat Reskrim Polres Banjarbaru, AKP Aryansyah mengatakan, pengejaran dilakukan setelah menerima laporan dari korban. "Peristiwa penggelapan terjadi Selasa (18/6) lalu. Bermula saat korban ingin menjual ponsel melalui Facebook seharga Rp1,9 juta," katanya.

Korban lalu dihubungi ITN yang menggunakan nama akun Zahira Raya. "Dalam percakapan di sosial media tersebut, pelaku menyatakan ingin membeli ponsel itu dan meminta korbannya untuk mengantar ke sebuah hotel di Banjarbaru," bebernya.

Keduanya bertemu di lobi hotel. Dengan alasan ingin mengecek kondisi ponsel tersebut, pelaku membawa ponsel ke tempat yang lebih terang, di luar lobi. "Tanpa curiga, korban menyerahkan HP tersebut beserta kotaknya kepada ITN," ujar Kasatreskrim.

Korban tak curiga lantaran pelaku menggunakan busana muslimah dan bercadar. "Tapi setelah menerima barangnya, pelaku menjauh kemudian lari, tanpa diketahui korban," ujarnya.

Merasa ditipu, korban lalu melapor ke Polres Banjarbaru. Pengejaran pun dilakukan, dipimpin langsung oleh Kanit Kejahantan dan Kekerasan Polres Banjarbaru Ipda Aditya Hadmanto melakukan penyelidikan.

Berbekal informasi dari korban dan para saksi, Polres Banjarbaru melakukan koordinasi dengan unit Resmob Polda Kalsel untuk menangkap yang berada di Kota Banjarmasin.

Dari hasil interogasi, Ipda Aditya Hadmanto mengungkapkan, pelaku ITN memang menggunakan cadar untuk melancarkan aksinya dan janjian dengan korban di lobi hotel. "Dia sudah melakukan aksinya enam kali dengan modus yang sama, tempatnya di Hotel Roditha Banjarbaru, Hotel Montana Banjarbaru, parkiran Duta Mall Banjarmasin, Hotel Dafam Banjarbaru, Hotel Golden Tulip Banjarmasin dan hotel Piramid Banjarmasin," katanya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku yakni dua buah HP, satu paket busana muslim bercadar warna hitam abu-abu dan uang sisa penjualan HP sebesar Rp400 ribu. “Pelaku ITN ini selalu bersama pelaku lainnya berinisial IM yang mana perannya sebagai antar jemput pelaku. Dia juga sudah kita amankan,” pungkas Aditya.

Untuk pelaku ITN sendiri disangkakan pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. Sedangkan IM dijerat dengan pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. (ris/bin/ema)


BACA JUGA

Senin, 20 Januari 2020 16:02
BREAKING NEWS

Dua Rumah Terbakar Habis di Desa Lano

TANJUNG - Siang bolong Senin (20/1/20) tadi terjadi kebakaran di…

Senin, 20 Januari 2020 08:46

Sempat Kejar-kejaran Dengan Terduga Pelaku Penyetruman

RANTAU - Penangkapan ikan menggunakan alat setrum marak terjadi di…

Senin, 20 Januari 2020 08:14

Sudah 30 Kepala Badut Diamankan, Tapi Masih Ada yang Nekat Beroperasi di A Yani

BANJARBARU - Meski sudah sering ditindak oleh Satpol PP Banjarbaru,…

Senin, 20 Januari 2020 08:11

Balap Liar di Kawasan Murjani, 81 Remaja dan 59 Ranmor Diamankan

BANJARBARU - Setelah mengamankan 165 pelajar yang diduga terlibat melakukan…

Senin, 20 Januari 2020 07:35

Gemparkan Sungai Andai, Anto Tergeletak Tanpa Busana di Kamar Mandi

BANJARMASIN - Warga Jalan Mutiara Raya RT 26 Sungai Andai…

Senin, 20 Januari 2020 07:25

Disergap di Tepi Jalan, Warga Tapin Utara ini Tertunduk Malu

RANTAU - Hanya bisa tertunduk malu. Begitulah Muchsyar Gandhi di…

Senin, 20 Januari 2020 07:24

Bawa Kabur Mobil, Ditangkap di Kaltim

AMUNTAI - Akibat ingin mendapat uang secara instan, segala cara…

Minggu, 19 Januari 2020 00:44

Dugaan Tindakan Asusila, KPU Kalsel Bakal Panggil Gusti Makmur

BANJARMASIN - Kabar dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh Ketua…

Minggu, 19 Januari 2020 00:38

Perkantoran Gubernur Dikepung, Ratusan Pembalap Liar Ditilang

BANJARBARU - Deru suara knalpot motor terdengar saling bersahutan di…

Minggu, 19 Januari 2020 00:32

Piton Tertangkap, Plafon Hancur

BANJARMASIN - Warga Teluk Dalam geger. Ular piton sepanjang 3,2…

DURIAN OH DURIAN... Macet Total, Jalan Kaki 2 Km, Luka dan Pingsan karena Rebutan Durian

Dugaan Tindakan Asusila, KPU Kalsel Bakal Panggil Gusti Makmur

Siswa MTsN 11 Tabalong Kunjungi Radar Banjarmasin: Lihat Proses Pembuatan Koran

Bukit Batu di Riam Kanan ini, Diproyeksi Jadi Tempat Wisata

Perkantoran Gubernur Dikepung, Ratusan Pembalap Liar Ditilang

Tanpa Antre di Ruangan Khusus, Penyandang Disabilitas Bisa dapat SIM

Karlina: Jangan Ragu Pakai Dana Kelurahan

Piton Tertangkap, Plafon Hancur

Pagu Siring Teluk Kelayan Rp10,4 Miliar, Deadline Pembongkaran: April

Ibnu Sina Kecewa dengan Pemprov, Gara-gara PDAM Cuma Bisa Jadi Perseroda
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers