MANAGED BY:
MINGGU
15 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 26 Juni 2019 11:11
Banyak Masalah, Persoalan TPA Regional Mulai Teratasi
HARAPAN BARU: Rombongan Biro Komunikasi Publik Kepala Hubungan Masyarakat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Kalsel saat meninjau TPA Banjarbakula, Selasa (25/6) kemarin. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Selesai dibangun pada 2018, TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Regional Banjarbakula banyak menghadapi masalah. Mulai dari kekurangan alat berat, ketersediaan listrik, hingga penolakan warga yang enggan angkutan sampah melintasi di daerah mereka.

Kondisi tersebut, membuat TPA yang beralamat di Jalan Gunung Kupang, Cempaka tersebut akhirnya berhenti beroperasi sementara. Setelah sebelumnya, sempat menerima sampah dari lima kabupaten/kota: Banjarbaru, Banjarmasin, Batola, Banjar dan Tanah Laut selama beberapa pekan.

Namun, semua masalah itu satu-persatu mulai teratasi. Untuk listrik, saat ini sudah tersedia. Begitu juga jalan, Pemko Banjarbaru tampak membukakan jalan alternatif untuk TPA Regional Banjarbakula. Di mana nantinya, pembangunan akan dilakukan oleh Pemprov Kalsel.

Hal itu terlihat saat rombongan Biro Komunikasi Publik Kepala Hubungan Masyarakat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPT) bersama Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Kalsel, Selasa (25/6) kemarin meninjau TPA tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Kalsel, Muhammad Rizat Abidin mengatakan bahwa pihaknya akan mendukung keberlangsungan TPA yang pembangunannya menelan biaya Rp150 miliar tersebut. "Alat berat di sini juga kurang. Kabarnya, Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya akan memberikan bantuan satu unit dozer dan ekskavator. Tinggal menunggu anggaran pengirimannya saja," katanya.

Dia berharap, TPA Banjarbakula dapat beroperasi dengan baik. Sebab, TPA tersebut dibangun sebagai dukungan Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya kepada pemerintah daerah dalam pengelolaan persampahan.

"Kalsel kami pilih, karena mereka mengajukan usulan dengan memenuhi sejumlah persyaratan. Diantaranya, lokasinya memenuhi rencana tata ruang, sudah memiliki kajian analisis dampak lingkungan (Amdal), Unit Pengelola dan tersedianya lahan,” bebernya.

Pembangunan TPA Regional sendiri menurutnya lebih baik, dibandingkan dengan TPA milik kabupaten/kota. Sebab, dilengkapi teknologi sanitary landfill yang bertujuan menjaga kawasan sekitar tidak tercemar dari bau timbunan sampah.

"Biasanya TPA lain hanya buang sampai menumpuk. Kalau di TPA Regional, sampah dihampar lalu ditutupi tanah. Kemudian di atasnya dihampar sampah lagi dan ditutupi tanah. Begitu seterusnya sampai landfill penuh," ujarnya.

Selain itu, dia mengungkapkan TPA Regional juga dilengkapi alat pengolah air lindi yang dihasilkan sampah. Dengan alat itu, air yang keluar dari TPA menjadi bersih. "Dengan sistem ini saya yakin lingkungan di sekitar TPA tidak akan tercemar. Serta, tidak meninggalkan bau dan menyebabkan penyakit," ungkapnya.

Mengenai kapan TPA Regional akan beroperasi lagi. Kepala UPT TPA Regional Banjarbakula Sumadi menyampaikan, untuk beroperasi kembali mereka masih menunggu penyelesaian pembangunan jalan dan pengadaan alat berat. "Jalan sedang dibangun. Sementara pengadaan alat berat akan dianggarkan pada APBD Perubahan Kalsel. Dan ada tambahan dari kementerian," ujarnya.

Untuk listrik sendiri, dia menyebut hal itu sudah teratasi sebelum Ramadan tadi. "Sudah pasang PLN. Jadi listrik sudah aman," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Minggu, 15 September 2019 12:59

Oktober Diprediksi Baru Mulai Hujan, Kalsel Dalam Kondisi Puncak Kemarau

BANJARBARU - Fenomena Karhutla (kebakaran hutan dan lahan) yang melanda…

Minggu, 15 September 2019 12:42

Sekolah Terpaksa Pulangkan Siswa

Kabut yang menyelimuti kawasan Banjarbaru, Sabtu (14/9) kemarin nampaknya paling…

Minggu, 15 September 2019 12:41

Tolong Selamatkan Kami dari Kabut Asap

BANJARMASIN - Kabut asap yang kian menyiksa membuat para jemaah…

Minggu, 15 September 2019 12:39

Paman Birin Bantu Korban Kebakaran

MUHAMMAD Taher, salah satu korban terdampak kebakaran di Jl Wildan…

Sabtu, 14 September 2019 14:40

Sumber PDAM Makin Surut, Perkiraan Cuma Tahan 10 Hari

KOTABARU - Jika prediksi BMKG benar, maka krisis air PDAM…

Sabtu, 14 September 2019 14:36

BANJARBAKULA: Tambah 1 Tahun Ini, 3 Tahun Depan

BANJARMASIN - Menyikapi lamanya waktu tunggu Bus Rapid Transit (BRT)…

Sabtu, 14 September 2019 14:29

Politisi Tampik Pilkada Balangan Sepi

PARINGIN – Dibanding daerah lain di Kalsel yang menggelar Pilkada…

Sabtu, 14 September 2019 14:17

Ibnu Terganggu Asap Kiriman, Disdik Belum Akan Liburkan Sekolah

BANJARMASIN - Kabut asap hasil kebakaran lahan dari kota dan…

Sabtu, 14 September 2019 14:15

Gara-gara Surat, Pimpinan DPRD Banjarmasin Terancam Tak Bisa Penuhi Janji

BANJARMASIN - Pimpinan sementara DPRD Banjarmasin terlanjur berjanji kepada pengunjuk…

Sabtu, 14 September 2019 09:35
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Mengapresiasi Bantuan dari Perusahaan

BATULICIN - Pemkab Tanbu memberikan apresiasi yang besar pada perusahaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*