MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Selasa, 02 Juli 2019 11:15
Gimar Jid, Penyanyi Lagu India yang Viral di Media Sosial
Sudah Unik Sejak Kecil
EKSENTRIK DAN ENERGIK: Gimar Jid bergaya dengan gitar kesayangan di rumahnya, Birayang Timur HST | Foto: Wahyu Ramadhan/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Cuplikan video pemuda yang menyanyi lagu India sambil bergelantungan di buritan mobil pikap menjadi viral di media sosial. Banyak yang memuji, banyak pula yang mencaci. Namun itulah ciri khas Gimar Jid, penyanyi eksentrik asal Hulu Sungai Tengah.

--- WAHYU RAMADHAN, Barabai ---

Muhammad Putera Mahdika. Demikian nama asli Gimar Jid, anak pertama dari dua bersaudara. Buah hati, dari pasangan suami istri Kaspul Mahdi dan Rita Puspita.

Sejak lahir hingga berumur 1,5 tahun, Gimar Jid punya banyak keunikan. Di antaranya, mampu menghapal 100 kosakata bahasa Inggris, dan nama-nama presiden berikut para menterinya. Keunikan itu membuat kali pertama pada 1993, sebuah media cetak lokal mewawancarainya.

Radar Banjarmasin menjumpai pemuda yang akrab disapa Ade itu di kediamannya, Jalan Kesatria, Kelurahan Birayang Timur, Kecamatan Batang Alai Selatan, pada Minggu (30/6) sore. Dia tampak semringah. Penampilannya eksentrik. Mengenakan kemeja krem bermotif garis, kancing di bagian dadanya dibiarkan terbuka, dan kerah kemeja sengaja dilebarkan. Celana cut bray berwarna senada dengan kemejanya melengkapi penampilan Gimar Jid. Sekilas, mirip Elvis Presley. Atau penyanyi dangdut kawakan, A Rafiq.

“Saya baru pulang menghadiri acara di Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan. Kemudian, ke Desa Ilung,” jelasnya. Kami lantas terkekeh bersama, ketika penulis menyinggung soal bekas bedak yang masih menempel di wajahnya. Dia tersipu dan mengatakan itu hanya sebatas keperluan tampil di panggung.

Pemuda kelahiran 11 Februari 1991 itu memulai karirnya sebagai penyanyi tepat pada 2011. Di sebuah acara pernikahan, tiba-tiba saja dia ditodong menyanyikan sebuah lagu. Dengan canggung, dia naik ke atas panggung. Kala itu, dia menyanyikan dua lagu. Pertama, lagu hitsnya The Rolling Stones berjudul Honky Tonk Woman. Dan lagu kedua, dangdutnya A Rafiq berjudul Pandangan Pertama.

“Respon masyarakat cukup baik waktu itu,” kenangnya.

Dari peristiwa tersebut, dia mulai keranjingan tampil bernyanyi di depan umum. Terlebih, bila bernyanyi, pemuda yang mengidolakan John Lennon itu selalu tampil total. Tidak hanya mengenakan kostum yang eksentrik, tapi juga benar-benar tampil atraktif. Di atas panggung, dia berjoget, melompat-lompat, hingga seperti yang tampak dalam cuplikan video viral itu. Bergelantungan di buritan mobil yang melintas sambil menyanyikan lagu India.

“Saya juga pernah bergelantungan di pintu truk sambil bernyanyi. Spontanitas. Berimprovisasi dengan apa yang saya temui di sekitar panggung dan wilayah yang menjadi tempat di mana saya tampil," jelasnya. Dia mengaku aksinya terinspirasi aktor film laga dan komedi Jackie Chan.

Tak ayal, setahun kemudian, sekitar 2012, Gimar Jid mulai menjadi perbincangan masyarakat luas. Di tahun itu pula, dia punya kebiasaan berkeliling mendatangi acara perkawinan, sekadar menghibur masyarakat sekaligus melejitkan namanya. “Malu sih. Tapi orang-orang suka,” katanya.

Dari waktu ke waktu, usahanya pun membuahkan hasil. Gimar Jid mengaku kerap menerima panggilan show. Mulai diminta sebagai pembawa acara di perpisahan sekolah, ulang tahun, peresmian, hingga pernikahan. Hampir seluruhnya kegiatan yang membutuhkan hiburan.

“Saya tidak mematok tarif. Niat cuma ingin menghibur. Kalau dikasih honor ya syukur, kalau tidak juga tidak mengapa. Alhamdulillah, selalu ada panggilan tiap pekan di berbagai daerah di Kalsel. Sayangnya, panggilan selalu datang mendadak. Bahkan ada yang datang di saat hari H,” gelaknya.

Gimar Jid adalah pemuda yang ramah. Wawancara kami selalu diselingi senyum dan tawa. Maka tidak heran, bila semua yang mengenalnya bakal merasa terhibur dan nyaman. Namun, di balik sifatnya itu, tidak sedikit pula yang mencaci bahkan menghinanya. Mulai dari cara berpakaiannya hingga aksinya di atas panggung. Dan semua itu, alih-alih diladeninya, Gimar Jid menganggapnya angin lalu.

“Saya juga pernah disebut orang gila. Sebelum menyandang nama Gimar Jid, nama panggung saya Gildan. Singkatan dari Gila atau Edan. Kemudian saya tambahkan Akardan, singkatan Anugerah dari Tuhan,” ungkapnya.

Lalu dari mana nama Gimar Jid? Dia mengungkapkan, prosesnya cukup panjang. Sesudah mendapatkan nama panggung Gildan Akardan, ia juga dijuluki Zumar oleh lelaki Arab. Artinya, rombongan-rombongan. Kemudian dia juga dijuluki dengan nama Jarjid (tokoh di dalam kartun Upin dan Ipin,red), karena dia piawai menyanyikan lagu India. Bukan lip sync.

“Tidak ingin nama-nama yang diberikan orang-orang saya tinggal, jadi saya gabung saja menjadi Gimar Jid,” urainya. Untuk menjaga kesehatan, dia banyak meminum air putih.

Di luar dari profesinya sebagai penyanyi, Gimar Jid sebenarnya bekerja di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten HST. Dia sudah bekerja sebagai ‘Pasukan Kuning’ sejak 1 November 2010. Dari pekerjaan inilah hingga kini dia mendapatkan penghasilan tetap setiap bulannya. Gajinya, Rp1,5 juta per bulan.

Wilayah tugasnya di seputar Kelurahan Bukat, Kabupaten HST. Karena loyalitasnya terhadap pekerjaan, oleh pemerintah setempat, dia pernah diganjar hadiah umrah ke Tanah Suci.

“Kerja setiap hari. Seusai salat subuh saya mulai turun bekerja hingga pukul 12 siang. Kalau ada show, saya selesaikan dulu pekerjaan baru ke acara. Alhamdulillah, kerja beres hobi pun demikian,” tuturnya.

Kepiawaian Gimar Jid di ajang tarik suara, tak terlepas dari pengaruh sang ibu, Rita Puspita. Di tahun 80-an hingga tahun 90-an Rita tergabung dalam band musik yang cukup ternama di Kota Kapuas, Kalimantan tengah (Kalteng). Namanya, Praja Mukti Band. Di band ini, Rita adalah vokalis.

“Ade (nama kecil Gimar Jid) semasa kecil kerap saya boyong ketika manggung. Tempat tidur favoritnya di samping pengeras suara,” ungkap Rita.

Ada pun lagu yang pernah dibawakan oleh Rita hampir seluruh genre atau aliran musik. Maka, dia merasa tidak aneh kalau sekarang ini Gimar Jid mewarisi bakatnya. Pun demikian dengan sang anak keduanya, Dea Dinda Puteri Mahdita. Pada Agustus mendatang, Dea bakal tampil mewakili Kabupaten HST dalam Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) di tingkat Provinsi Kalsel.

Dia bercerita, sejak kecil, Gimar Jid juga punya kebiasaan unik. Malam hari, dia tidak akan tertidur pulas bila belum melihat tayangan berita di televisi. Yakni acara Dunia dalam Berita. Bila ada waktu senggang, Gimar Jid kecil, merengek minta dilafalkan kosa kata berbahasa Inggris. Mulai dari nama buah-buahan, hewan, hingga disebutkan nama-nama Presiden beserta menterinya. Hingga hafal sekira 100 kosa kata.

“Pendengarannya sangat peka. Mengenal musik dan belajar bergitar pun secara autodidak, hanya melalui pendengaran dan melihat. Waktu hamil, saya cuma mengidam kepiting. Dan saya rasa, tidak ada hubungannya sama sekali,” ucapnya. Lagi-lagi kami sama-sama tergelak.

Terlepas dari hal tersebut, Rita mengakui bahwa kepiawaian Gimar Jid dalam bernyanyi secara tak langsung membawa rezeki di rumahnya. Menurut Rita, anaknya itu kerap menyuruhnya menabungkan saja semua penghasilannya sebagai Guru TK PKK Karatungan Kabupaten HST dan merias pengantin. Dia bisa membiayai hidup mereka.

“Merias pengantin, saya juga tidak mematok honor. Berapa pun saya terima. Suami saya penyadap karet, yang tentu tergantung musim. Tapi sekarang, harga karet mulai kembali menurun,” bebernya.

Rita menambahkan, hingga kini segala keperluan di rumah kerap ditanggung oleh Gimar Jid. Dirinya bukan tidak pernah melakukan upaya pelarangan, namun sang anak menekankan bahwa hal yang dilakukannya merupakan keinginannya sendiri untuk menjadi tulang punggung keluarga.

“Saya kuliah penyetaraan selama satu setengah tahun pun dibiayai oleh Ade. Padahal waktu itu, saya sudah pesimis mau dapat biaya dari mana. Tapi dia bilang, mama cukup doakan Ade saja,” tuturnya.

Khalayak ramai, mengenal Gimar Jid melalui aksi-aksinya ketika tampil. Bernyanyi membawakan lagu dangdut atau India dengan atraktif. Namun faktanya, kepada penulis, Gimar Jid menuturkan bahwa sejak kecil hingga sekarang dia mengidolakan penyanyi-penyanyi serta band musik lawas. Seperti The Rolling Stones, The Beatles, Bon Jovi, Nirvana, Metallica, Gun n Roses, Power Metal, Rhoma Irama dan Iwan Fals.

“Selain keluarga, yang kemudian paling banyak berperan di kehidupan bermusik saya, adalah kawan-kawan Forsa (Fans of Rhoma and Soneta) di Kabupaten Balangan,” ungkapnya.

Gimar Jid juga pernah mencoba peruntungan dengan mengikuti audisi di ajang tarik suara. Di tahun 2018, untuk pertamakalinya dia mengikuti audisi Kontes Dangdut Indonesia (KDI) di Banjarmasin. Kemudian di Tahun 2019, dia juga kembali menjajal peruntungan dengan mengikuti audisi menyanyi, yang digelar oleh salah satu gerai handphone yang cukup ternama di Banjarmasin. Hasilnya, dia berhasil membawa pulang gelar beserta piala untuk juara favorit.

“Hitung-hitung menambah pengalaman. Sebenarnya semua aliran saya suka. Dan yang paling saya sukai sejak kecil adalah musik rock. Tapi apapun itu, selama masyarakat terhibur saya bakal selalu tampil dengan semangat,” tuntasnya. Gimar Jid lantas mengambil gitar listrik berwarna merah miliknya, kemudian bergaya layaknya penyanyi terkenal. Sukses. (war/ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 22 Agustus 2019 10:47

74 Tahun Indonesia Merdeka, Desa Sakadoyan Belum Menikmati Listrik

74 tahun Indonesia merdeka, namun Desa Sakadoyan di Kotabaru masih…

Kamis, 22 Agustus 2019 10:44

Publik Helsinki dan Tallin Antusias Simak Kisah Bekantan

Sekali lagi Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) berkesempatan mengenalkan Bekantan ke…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:13

Perlu Gila dalam Dosis yang Cukup

Ruang Kreatif menggelar road show. Kemarin (20/8) sore di Gedung…

Rabu, 21 Agustus 2019 09:01

Semua Gembira dapat Buku Kalsel Cerdas

Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor kembali turun ke desa-desa…

Selasa, 20 Agustus 2019 10:26

Bendera Negara Lain di HUT RI, Begitu Didatangi Ternyata Cuma Kakek Pasang Umbul-Umbul

Gara-gara pasang bendera yang ada warna biru-nya, sebuah rumah di…

Senin, 19 Agustus 2019 12:27

Berbincang dengan PSK di Bawah Umur di Banjarmasin

Prostitusi anak adalah kenyataan yang tidak bisa diabaikan di Kota…

Senin, 19 Agustus 2019 10:25

Melihat Kemeriahan Pegunungan Meratus di Hari Kemerdekaan

Jauh dari kota, nun di pegunungan Meratus, warga Dayak memperingati…

Minggu, 18 Agustus 2019 10:05

Melihat Aksi Ibu-Ibu Meriahkan HUT Kemerdekaan: Setahun Sekali, Buat Apa Malu

Memperingati HUT Kemerdekaan RI, berbagai lomba digelar di kompleks-kompleks perumahan.Peserta…

Jumat, 16 Agustus 2019 14:09

Persiapan Upacara Bendera di Bawah Laut di Pulau Kerayaan Kotabaru

Memang di level nasional. Upacara pengibaran bendera merah putih di…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:30

Peneliti Banjarbaru Uji Kandungan Akar Bajakah yang Viral Sebagai Anti Kanker

Doktor Eko sempat kaget. Tumbuhan yang pernah ia uji di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*