MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 03 Juli 2019 13:00
Sering Mengganja Pas Bekerja, Warga Jalan Martapura Lama Dibekuk
GELAR PERKARA: Gondrong mengenakan baju tahanan oranye. Di depan, Wadir Resnarkoba AKBP Eko Wahyuniawan menunjukkan barang bukti sitaan. | Foto: Endang/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Sedikit atau banyak, mau dijual atau dipakai sendiri, narkotika diharamkan oleh hukum Indonesia. Inilah yang dialami Achmad Pramono alias Gondrong. Lelaki 37 tahun itu menyimpan ganja dengan berat kotor 48,33 gram atau berat bersih 39,39 gram.

Warga Jalan Martapura Lama Kompleks Graha Sejahtera RT 08 Kabupaten Banjar itu dibekuk polisi pada Kamis (27/6) siang. Ditangkap di samping Rumah Makan Cianjur Jalan Ahmad Yani kilometer 4,5 Banjarmasin Timur.

"Untuk dipakai sendiri. Sebelumnya memang terbiasa memakai di Surabaya," ungkap Gondrong dalam gelar pekara di Ditresnarkoba Polda Kalsel.

Gondrong selama ini bekerja sebagai tukang servis AC. Ganja dibelinya dari seseorang yang tinggal di Kalimantan Tengah. Harganya Rp1,5 juta per garis. Barang sebanyak itu cukup untuk pemakaian selama tiga bulan.

Biasa dia sedot selagi bersantai ataupun saat sedang sibuk bekerja. "Saya biasa mengambil paket di Terminal Pal Enam. Kami transaksi melalui telepon," imbuhnya.

Wadir Resnarkoba Eko Wahyuniawan membeberkan, di TKP polisi tak hanya menemukan ganja, tapi juga sepaket sabu. “Ketika isi tasnya digeledah, ditemukan satu kotak rokok yang di dalamnya berisi lima paket ganja dengan berat kotor 0,28 gram. Ada juga satu kaleng rokok yang berisi satu paket sabu dengan berat kotor 8,79 gram,” bebernya.

Curiga bahwa pelaku masih menyimpan barang haram lainnya, polisi bergegas menuju rumah tersangka. Benar saja, di sana ditemukan lebih banyak ganja yang disembunyikan di bak cucian piring.

“Kami temukan lagi ganja seberat 48,33 gram. Ditambah satu pak plastik klip dan satu lembar kantong plastik,” sebut Eko.

Tak bisa mengelak, Gondrong akhirnya mengakui bahwa semua barang haram tersebut adalah miliknya. “Perbuatan pelaku dijerat pasal 114 Ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” tegasnya. (gmp/fud/ema)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*